Beranda » Pendidikan » Cara Menghitung & Mencari Jarak, Kecepatan, Dan Waktu Tempuh

Cara Menghitung & Mencari Jarak, Kecepatan, Dan Waktu Tempuh

jumanto.com – Rumus Mencari Jarak, Kecepatan, dan Waktu Matematika Fisika. Bagi siswa kelas 5 SD, biasanya sudah diajarkan oleh Guru Matematika untuk menghitung jarak, kecepatan dan waktu. Soal matematikan kecepatan jarak waktu kelas 5 tentu akan berbeda dengan soal anak SMP, SMA, dan SBMPTN dan anak kuliah.

Menghitung jarak, kecepatan dan waktu tidak hanya diujikan bagi anak-anak sekolah.

Ujian Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar CPNS (TKD), serta tes masuk TNI Polri pun biasanya mencantumkan perhitungan kecepatan jarak dan waktu di soal ujiannya.

Seperti pengalaman saya saat ikut USM STAN, soal jarak kecepatan waktu berpapasan serta kecepatan menyelesaikan pekerjaan jika dilakukan oleh banyak orang atau dua orang pun sering keluar.

Baca juga: Aplikasi Konversi Liter ke Kg.

Rumus Kecepatan Matematika Dan Simbolnya

Kecepatan merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan seberapa cepat benda berpindah dari satu titik ke titik lain.

Kecepatan sendiri saya kategorikan dalam kecepatan konstan dan kecepatan rata-rata.

Kecepatan konstan jarang terjadi di dunia nyata, bahkan mungkin sulit sekali dijumpai.

Makanya dalam ilmu Fisika biasa dipakai istilah Kecepatan Sesaat.

Yang sering terjadi adalah, kecepatan rata-rata, karena keadaan jalanan dan faktor mesin atau tenaga yang menjadikan kita tidak bisa berjalan dengan kecepatan konstan.

Kecepatan pesawat, mobil, jalan kaki, sepeda motor, saat bergerak, menggunakan kecepatan rata-rata.

Karena, kecepatan saat baru jalan, di tengah, dan berhenti tentu berbeda-beda, sehingga dipakailah  kecepatan rata-rata.

Namun, dalam pembelajaran, kita biasa menggunakan rumus kecepatan konstan sebagai berikut:

Kecepatan = jarak / waktu.

Atau jika menggunakan simbol, biasa dirumuskan:

v = s/t

Di mana:

  • v = kecepatan
  • s = jarak
  • dan t = waktu

Kecepatan memiliki satuan m/s (meter per sekon) dalam satuan internasional

meter merupakan satuan jarak, sedangkan sekon merupakan satuan internasional waktu.

Di dalam konversi nanti, akan kita kenal juga satuan kecepatan lain seperti:

  • km/jam.
  • mil/jam.
  • km/hours.
  • dan satuan kecepatan lainnya.

Contoh soal kecepatan siswa kelas 5 SD

Jarak Jogja Jakarta adalah 840 km. Jika waktu tempuh Jogja Jakarta menggunakan mobil adalah 12 jam, berapa kecepatan mobil tersebut?

Jawaban

Diketahui: jarak = 840 km, waktu = 12 jam.

Ditanyakan: kecepatan = …?

Jawab: kacepatan = jarak/waktu = 840 km / 12 jam = 70 km/jam.

Jadi kecepatan mobil dari Jogja ke Jakarta adalah 70 km / jam.

Selanjutnya, untuk anak SMP atau SMA, jika mau mengukur ke dalam satuan m/s, silakan pelajari tangga km dan juga konversi dari jam ke sekon/detik.

Contoh soal kecepatan siswa SMP.

Jarak antara Jakarta dan Bogor adalah 40 Km. Andi berangka dari Jakarta pukul 07.30 dan sampai di Bogor pukul 12.30 menggunakan sepeda. Berapa kecepatan sepeda Andi?

Jawaban

Diketahui: s = 40 km, t = 12.30 – 07.30 = 5 jam.

Ditanyakan: v = …?

Jawab:

v = s/t = 40/5 = 8 km/jam.

Jadi kecepatan sepeda Andi adalah 8 km per jam.

Rumus Kecepatan Rata-rata Dalam Ilmu Fisika

Rumus Mudah Cara Mencari Jarak, Waktu & Kecepatan Matematika Fisika
Rumus Mudah Cara Mencari Jarak, Waktu & Kecepatan Matematika Fisika

Di dalam dunia nyata, kecepatan sebenarnya yang biasa digunakan adalah kecepatan rata-rata. Makanya, di dalam pelajaran Fisika, digunakan rumus kecepatan rata-rata.

Selain kecepatan rata-rata, ada juga kecepatan sesaat.

Lalu, ada istilah kecepatan dan kelajuan dalam ilmu Fisika.

Hal ini dikaitkan dengan besaran vektor.

Kapan-kapan kita bahas tuntas perbedaan kecepatan dan kelajuan serta kecepatan dan kelajuaan rata-rata.

Misalkan saat naik sepeda motor dari Purbalingga ke Purwokerto.

Pertama kali mau jalan, kecepatan masih nol. Lalu bertambah cepat saat jalan pertama kali, 1 km /jam menjadi 20 km/jam dan seterusnya.

Saat jalan di tengah jalan, kecepatan pun tidak stabil karena ada lampu merah, jalanan padat, harus nyalip sehingga nambah kecepatan, dan sebagainya.

Karena kecepatan tidak konstan inilah, makanya pada praktiknya kecepatan di dunia nyata adalah kecepatan rata-rata.

Cara menghitung kecepatan rata-rata sebagai berikut:

kecepatan rata-rata = (titik akhir – titik awal)/(waktu akhir – waktu awal)

Contoh soal dan pembahasan lengkap akan kita bahas lain kali di pembahasan materi fisika lebih mendetail.

Untuk kali ini, kita belajar dulu cara menghitung kecepatan yang sederhana.

Rumus Jarak Matematika

Jarak dalam ilmu matematika merupakan pengukuran ruang berupa garis lurus antara satu titik dengan titik lainnya.

Di dalam pelajaran matematika, rumus jarak biasanya dituliskan sebagai berikut:

Jarak = kecepatan x waktu.

Rumus jarak dalam pelajaran matematika di atas hanyalah otak-atik dari rumus kecepatan sama dengan jarak dibagi waktu.

Baca juga: rumus jarak sebenarnya.

Contoh soal jarak waktu dan kecepatan kelas 5 SD

Kereta berangkat dari kota P pukul 07.00 pagi dan sampai di kota Q pukul 11.00 siang. Jika kecepatan kereta 50 km/jam, berapa jarak kota P ke kota Q?

Jawaban

Diketahui: waktu tempuh = 11.00 – 07.00 = 4 jam. kecepatan = 50 km/jam.

Ditanyakan: jarak tempuh = …?

Jawab: Jarak = kecepatan x waktu = 50 x 4 = 200 km.

Jadi jarak kota P ke kota Q adalah 200 km.

Rumus Waktu Tempuh Perjalanan

Waktu tempuh dalam matematika sering dirumuskan:

waktu = jarak / kecepatan.

satuan ukuran waktu bisa menit, detik/sekon, jam.

Silakan pelajari konversi waktu dan juga tangga km biar lebih memahami materi ini:

  • 1 jam = 60 menit = 3.600 detik atau sekon.
  • 1 menit = 60 sekon.

Contoh Soal Waktu Jarak Kecepatan

Untuk memperlancar kembali rumus mencari jarak waktu dan kecepatan, kali ini kita akan belajar soal lagi.

Penerapan rumus mencari jarak waktu kecepatan dalam matematika ini tentunya bisa buat latihan kamu ulangan.

Jarak kota A ke kota B 200 km. Sebuah bus berangkat dari kota A pukul 06.00. Bus istirahat di perjalanan selama 15 menit. Jika bus tersebut melaju dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, maka bus akan tiba di kota B pada pukul…. ?

Jawaban

Diketahui: jarak = 200 km, kecepatan = 50 km/jam, waktu berangkat = pukul 06.00, istrihat 15 menit.

Ditanyakan: waktu sampai = …?

Jawab:

waktu tempuh perjalanan = jarak / kecepatan = 200/50 = 4 jam.

waktu sampai = waktu berangkat + waktu istirahat + waktu tempu = 06.00 + 00.15 + 04.00 = 10.15

Jadi bus tersebut sampai di kota B pada pukul 10.15.

Gimana, cukup mudah kan memecahkan permasalah sederhana ini?

Selanjutnya, pada soal-soal SBMPTN atau TPA dan TKD, kita akan belajar soal jarak kecepatan waktu berpapasan.

Insya Allah.

Demikian penjelasan mengenai Rumus Cara Mencari Jarak, Kecepatan, dan Waktu dalam ilmu Matematika dan Fisika. Baca juga: Rumus Skala Peta.