Pengalaman Liburan Ke Palembang, Ini Tempat Wisata Kekinian Yang Kami Kunjungi

By | December 29, 2018

jumanto.com – Hai gaes, kali ini saya mau cerita pengalaman liburan ke Palembang bersama keluarga naik kereta api dari Lampung, dari Stasiun Tanjung Karang ke Stasiun Kertapati, lalu mengunjungi beberapa tempat wisata kekinian di Kota Palembang Sumatera Selatan, naik LRT Palembang dari Ampera ke Jakabaring, sewa motor di Palembang, dan dateng ke tempat nongkrong anak muda sore hari sambil momong anak.

Sebelum berangkat liburan ke Palembang, saya telah menyusun Rencana Liburan ke Palembang, menetukan itinerary wisata searah yang akan saya kunjungi, memesan tiket kereta api via JD.ID dan memesan kamar hotel di S One Hotel Palembang via tiket.com.

Baca: Menyusun Rencana Liburan ke Palembang.

Saya sudah menyusun list tempat wisata di Palembang terbaru yang akan saya kunjungi, terutama tempat wisata keluarga yang asyik buat bermain anak dan cocok buat wisata anak.

Saya pun kemudian menyusun list tempat wisata alam di kota Palembang, wisata keluarga di Palembang, dan waterpark atau kolam renang di Palembang yang asyik dikunjungi serta beberapa tempat wisata hits kekinian di kota Palembang.

Namanya juga rencana, tentu saja ada yang meleset dan ada yang tidak bisa saya kunjungi dikarenakan satu dan lain hal.

Sewa motor yang molor, padahal sebelumnya saya pikir sudah deal eh ternyata motornya sudah habis disewakan, Alya yang yang jatuh sakit di hari terakhir, dan beberapa hal lain membuat rencana yang sudah saya susun harus disesuaikan.

foto gambar liburan di palembang
Ki Park, salah satu tempat wisata alam di Palembang

Pengalaman Liburan ke Palembang Bersama Keluarga Naik Kereta Api dari Lampung ke Stasiun Kertapati

Saat jalan-jalan ke Palembang bersama keluarga, bersama mama dan Alya, saya memutuskan untuk naik kereta api dari Stasiun Tanjung Karang Bandar Lampung menuju Stasiun Kertapati Palembang.

Saat saya cek jadwal keberangkatan kereta Lampung Palembang lewat Traveloka, tiket.com, dan KAI Access, tinggal kereta api Sriwijaya yang berangkat malam hari jam 21.00 dan sampai di Palembang pukul 06.10 pagi.

Waktu tempuh dari Lampung ke Palembang menggunakan kereta api Sriwijaya kurang lebih 9 jam perjalanan, hampir sama dengan waktu tempuh Jakarta Purbalingga naik bus Sinar Jaya.

Awalnya mau beli tiket kereta api di Traveloka atau Tiket.com, eh pas Harbolnas ternyata ada diskon tiket kereta api 12% di JD.ID.

Akhirnya, saya pun beli tiket kereta api via JD.ID, dapat diskon 12% dan diskon channel karena beli 3 tiket kereta api.

Kami naik kereta api Lampung Palembang kelas bisnis dengan tarif 180.000 per orangnya, setelah diskon, harga 3 tiket kereta sekitar 470.000 rupiah saja.

Untuk pulangnya, dari Palembang ke Lampung, kami juga naik Kereta Api Sriwijaya kelas bisnis, pesan Via JD.ID diskon 12%, dengan harga yang sama, dan jam keberangkatan yang sama.

Naik kereta api malam hari naik kelas bisnis ternyata kurang nyaman, jadi lain kali mungkin perlu mencoba kelas eksekutif dengan tarif selisih 40 ribu rupiah saja.

Menginap di S One Hotel Palembang yang Dekat dengan Tempat Wisata di Palembang

Tidak ada tempat wisata pantai di Palembang, yang ada wisata sungai musi dengan ikon utama berupa Jembatan Ampera dan Pulau Kemaro.

Karena pengin dekat dengan tempat wisata populer di kota Palembang, kawasan Benteng Kuto Besak dan sekitarnya, maka kami memutuskan menginap di S One Hotel Palembang, dan ini benar-benar keputusan yang tepat.

Dari Hotel S One Palembang, cukup jalan kaki sebentar sudah sampai ke Sudirman Night Walk, Masjid Agung SMB, Benteng Kuto Besak, Museum SMB, Jembatan Ampera, Monpera, dan berbagai tempat nongkrong di sekitaran sungai Musi.

Hotel tempat kami menginap di Palembang pun terasa sangat nyaman untuk istirahat.

Hotel kami pesan via tiket.com karena saya punya tix point senilai 680 ribuan dan tarif kamar S One Hotel Palembang di tiket.com juga ternyata lebih murah, di bawah 400 ribu rupiah sudah termasuk sarapan.

S One Hotel juga istimewa, karena kami bisa gratis early check in.

Jam Check In aslinya di atas jam 1 siang.

Namun, karena kami sampai di Palembang jam 6 pagi lewat, kami langsung ke hotel, menanyakan chek in lebih awal, dan ternyata bisa karena ada kamar yang sudah ready. Gratis lagi.

Jam Check outnya juga sangat friendly. Kami Check out jam 1 siang.

Naik LRT di Palembang dari Ampera ke Jakabaring

Pagi hari sesampai di hotel, kami langsung istirahat karena semalaman gak bisa tidur di kereta. Gagal sudah rencana pagi hari mau keliling ampera hehee.

Selepas sholat Jumat, rencana awal, kami sewa motor, sudah menghubungi pemilik rental sebelumnya dan katanya OK.

Giliran saya hubungi lagi, ternyata dia bilang motor sudah disewa semua.

Yah, kecewa juga sih.

Karena gak dapat sewa motor, dan rental motor lain baru tersedia jam 6 malam, maka selepas Jumatan kami memutuskan makan siang di warung nasi dekat S One Hotel, lalu jalan kaki menuju Jembatan Ampera.

Sebelum sampai Jembatan Ampera, kami lihat ada Stasiun LRT Palembang.

Kami pun memutuskan untuk mencoba naik LRT Palembang dari Stasiun Ampera Pasar Ilir, naik ke loket tiket pakai eskalator, dan beli pakai uang tunai.

Tarif LRT Palembang cuma 5 ribu rupiah, lalu kami naik ke Jakabaring, dan balik lagi dari Jakabaring ke Ampera.

Pengalaman naik LRT Palembang, cukup nyaman buat liburan.

Sewa Motor di Palembang

Setelah dapat kabar rental motor di Palembang sebelumya yang sudah disepakati ternyata gagal karena motor disewa semua, saya mencari tempat sewa motor di Palembang lainnya, dan akhirnya dapat, tapi baru tersedia malam hari setelah jam 6 malam.

Motor yang tersedia cuma matic, dan saya dapat Yamaha Mio 2018, dengan tarif 100 ribu rupiah per hari.

Saya sewa motor di Palembang selama 3 hari, 300 ribu rupiah plus biaya antar 25 ribu rupiah plus biaya meterai 7 ribu rupiah.

Total 332 ribu rupiah.

Alhamdulillah, motor nyaman dikendarai, hanya saja helm rusak yang diserahkan ke kami yang membuat sangat tidak nyaman.

Motor dilengkapi dua buah helm rusak plus jas hujan serta STNK. Motor dipasangi GPS, hanya boleh digunakan di dalam kota Palembang. Tidak boleh luar kota.

Mengunjungi Tempat Wisata Kekinian di Palembang dan Tempat Nongkrong Anak Muda

tempat wisata alam di palembang
Foto di Taman Wisata Puntikayu Palembang

Tempat wisata di Palembang tidak sebanyak tempat wisata di Lampung.

Baca: Daftar Tempat Wisata di Lampung yang Menarik Untuk Dikunjungi.

Wisata kota Palembang tidak terlalu banyak, terutama wisata alam dan wisata kreatif yang selama ini banyak saya jumpai di Purbalingga, Bandung, dan Jogja.

Meskipun demikian, ada beberapa tempat wisata kekinian di Palembang yang asyik buat dikunjungi serta tempat nongkrong anak muda yang ramai didatangi.

Berikut ini destinasi wisata di Palembang yang kami kunjungi selama liburan ke Palembang.

Itirerary Wisata Liburan ke Palembang di Hari Pertama

Hari pertama, kami jalan-jalan naik LRT dari Ampera ke Jakabaring, lalu jalan kaki keliling Jembatan Ampera, foto di depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin Palembang, momong anak di pinggir sungai musi depan Benteng Kuto Besak, Sholat Jumat di Masjid Agung Palembang.

Kami gak jadi main ke Amanzi Waterpark karena sewa motor gagal di siang hari.

Untuk makan malam, kami membelikan Alya makanan di KFC Plaza Internasional Palembang di Jalan Sudirman, lalu saya menikmati nasi goreng dan mama menikmati Pempek di sebuah warung angkringan dekat Masjid Agung Palembang.

Obyek wisata di Palembang yang kami kunjungi di hari kedua selama liburan ke Palembang

Di hari kedua liburan ke Palembang, kami sudah dapat rental motor, sehingga lebih leluasa saat mau jalan-jalan mengeksplore kota Palembang.

Pagi hari, agak siang sebenarnya, setelah sarapan di Hotel S One Hotel Palembang, kami langsung berangkat menuju Kolam Renang Opi Waterpark atau Opi Waterfun.

cerita pengalaman liburan ke palembang
Foto di depan loket tiket Opi Waterfun Palembang

Asyik banget ternyata berenang di sini, dengan harga tiket masuk yang murah saat saya beli lewat Traveloka.

Setelah puas main air di Opi Waterfun Palembang, kami menikmati wisata kuliner Palembang di Opi Mall, lalu sore hari menjelang ashar, kami jalan-jalan ke Kompleks Jakabaring City Sport.

Kami melewati stadion Gelora Sriwijaya, Taman Tumbuh-tumbuhan, stadion olah raga lainnya, sholat di mushola yang ada di kompleks ini, lalu berhenti terakhir di kompleks Danau Jakabaring, tempat nongkrong anak muda di Palembang dan tempat bermain anak yang asyik.

Malam harinya, tepat malam Minggu, ada event Sudirman Night Walk yang digelar setiap malam minggu, jadi kami keliling nyicip kuliner dan seni yang ada di sini.

Wisata malam kota Palembang ini ternyata ramai banget.

Liburan di Palembang hari ketiga, mengujungi tempat wisata alam dan wisata hits kota Palembang

Minggu pagi, setelah sarapan di S One Hotel, kami kembali berkeliling kota Palembang.

Pagi hari, kami jalan-jalan ke Kambang Iwak Park, menemani Alya mewarnai, lalu keliling taman menikmati asrinya pemandangan dengan danau kecil di tengahnya.

Selepas dari Kambang Iwak Park, rencananya mau mampir sebentar ke Taman Pom IX dan TVRI, tapi karena jalan di situ ramai banget, jadi kami sekedar lewat saja, dan akhirnya langsung main ke Taman Wisata Punti Kayu.

Tempat wisata alam di Palembang ini ternyata ramai banget di akhir pekan di liburan anak sekolah.

Sore hari, setelah dari Taman Punti Kayu, kami foto-foto main ke G Art Studio, Gramedia Palembang.

tempat wisata kekinian di palembang
Tempat wisata kekinian di Palembang G Art Studio Gramedia Palembang

Berbagai foto 3D bisa kita ambil di sana.

Setelah itu kami pun pulang.

Rencananya, malam hari mau makan malam, menikmati kuliner di kompleks BKB, tapi ternyata sesampai di hotel Alya pusing. Setelah itu muntah-muntah hingga jam 1 malam.

Liburan di Palembang hari keempat, istirahat total dan booking kamar hotel di Airy Rooms

Hari terakhir di Palembang, full satu hari itu kami cuma stay di penginapan di karenakan Alya masih gak enak badan dari semalem.

Untungnya lagi, S One Hotel membolehkan kami untuk check out jam 1 siang.

Kalau mau check out jam 4, kena charge 50%, dan check out di atas itu sudah kena tarif kamar full.

Akhirnya saya memutuskan untuk mencari kamar di Airy Rooms untuk sekedar numpang istirahat sampai jam 7 malam, sebelum naik kereta jam 9 malam.

Survei sebentar, saya kemudian memesan Airy Rooms Penginapan Dempo, dengan tarif 170 ribu sehari.

Sore harinya hingga pulang, giliran mama yang sakit, mual-mual. Lengkap sudah di hari terakhir 😀

Beli Oleh-oleh Khas Palembang di Pempek Beringin

Penginapan Dempo terletak persis di samping Pempek Beringin dan di depan penginapan ada ayam geprek yang enak banget.

Jadi hari itu kami makan siang dan malam di Ayam Geprek depan penginapan, lalu beli oleh-oleh Pempek Beringin khas Palembang ini.

Lokasi Pempek Beringin persis ada di samping Penginapan Dempo, jadi ya enak banget.

Kami beli pempek dan tekwan di Pempek Beringin.

Untuk kalian yang mau berburu wisata kuliner Palembang, bisa coba Pempek Beringin ini yang sudah cukup terkenal di Palembang.

Dari pengalaman liburan ke Palembang kali ini, masih banyak tempat wisata yang belum sempat saya singgahi.

Saya belum sempat main ke Pulau Kemaro Palembang, Taman Pelangi Palembang, D’Matto Millenial Art, serta mall dan waterpark di Palembang lainnya.

Bukit Siguntang pun gagal kami kunjungi karena Alya sakit di hari terakhir.

Lain kali mudah-mudahan masih dikasih kesempatan untuk menikmati destinasi wisata di Sumatera Selatan lainnya.

Itu saja cerita singkat pengalaman liburan ke Palembang bersama keluarga mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada di sana. Baca juga: Pengalaman Liburan ke Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *