Beranda » Agama » Bahasa Arab » Nahwu » Huwa Huma Hum, Kata Ganti Dalam Bahasa Arab & Contoh Penggunaan

Huwa Huma Hum, Kata Ganti Dalam Bahasa Arab & Contoh Penggunaan

penjelasan lengkap kata ganti dalam bahasa arab
<

jumanto.com – Kata Ganti Dalam Bahasa Arab atau Isim Dhamir. Menurut saya pribadi, dari pengalaman, mengenal huwa huma hum hiya huma hunna anta antuma antum anti antuma antunna ana nahnu itu penting banget dalam ilmu nahwu untuk analisis teks arab dan ini memang harus dihafalkan.

Kata ganti ini biasa digunakan untuk menggantikan nama, misal Motor Andi diganti menjadi motornya. -nya inilah yang dinamakan dengan kata ganti, yang akan kita terjemahkan ke dalam bahasa arab.

Untuk menghafalkan kata ganti atau dhomir dalam bahasa arab, kita bisa menggunakan lagu huwa huma hum, atau menggunakan logika berpikir yang terstruktur.

Kalau saya pribadi pilih menggunakan logika saja saat menghafalkan huwa huma hum ini, dikaitkan dengan struktur orang ketiga (ghaib), kedua (mukhotob), dan pertama (mutakallim).

Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal dia, kamu, dan saya/kami.

Hubungkan saja isim dhomir dengan dia, kamu dan saya/kami ini.

Cara Menghafalkan Huwa Huma Hum (Isim Dhamir)

Dalam pelajaran sekolah dari tingkat SD atau madrasah ibtidaiyah hingga SMP dan SMA kelas 7, 8, 9, 10, 11 dan 12, yang mempelajari bahasa arab, pasti diajakarkan kata tunjuk, kata ganti, kata penghubung, dan jenis-jenis kalimat lainnya.

Tak terkecuali dengan kata ganti atau dhomir.

Berikut ini cara menghafalkan dhomir agar mudah.

Rumus 3-3-3-3-2

Saya menghafalkan dhomir tiga-tiga, lalu terakhir dua, dikaitkan dengan kata ganti orang ketiga, kedua, dan pertama.

Lalu masing-masing bedakan antara laki-laki dan perempuan.

Huwa Huma Hum

Hiya Huma Hunna

Anta Antuma Antum

Anti Antuma Antunna

Ana Nahnu

Ini gambaran strukturnya:

kata ganti dalam bahasa arab huwa huma hum dan contoh penerapan
kata ganti dalam bahasa arab huwa huma hum dan contoh penerapan

Kata ganti orang ketiga (3-3)

3 untuk laki-laki (mudzakkar ghaib):

  1. Huwa artinya dia satu laki-laki.
  2. Huma artinya dia dua laki-laki.
  3. Hum artinya mereka (lebih dari dua) laki-laki.

3 untuk perempuan (muannats ghaib):

  1. Hiya artinya dia satu perempuan.
  2. Huma artinya dia dua perempuan.
  3. Hunna artinya mereka (lebih dari dua) perempuan.

Catatan: Huma bisa untuk dia dua orang baik laki-laki maupun perempuan.

Kata ganti orang kedua (3-3)

3 untuk laki-laki (mukhotob mudzakkar):

  1. Anta artinya kamu satu laki-laki.
  2. Antuma artinya kamu dua laki-laki.
  3. Antum artinya kalian (lebih dari dua) laki-laki.

3 untuk perempuan (mukhotob muannats):

  1. Anti artinya kamu satu perempuan, misalkan: anti jamiilatun (kamu perempuan cantik).
  2. Antuma artinya kamu dua perempuan.
  3. Antunna artinya kalian (lebih dari dua) perempuan.

Kata ganti orang pertama (2)

Tidak dibedakan antara laki-laki dan perempuan.

Yang membedakan hanya jumlahnya, apakah satu orang atau lebih dari satu.

  • satu orang (mutakallim wahdah): ana yang artinya aku/saya.
  • lebih dari satu orang (mutakallim ma’al ghair): nahnu yang artinya kita/kami.

Beda hum dan kum

Yang paling sering tertukar dalam bahasa arab biasanya adalah kata ganti hum dan kum.

Hum itu digunakan untuk kata ganti orang ketiga laki-laki ⇒ mereka laki-laki gunakan hum.

Sedangkan kum digunakan untuk kata ganti orang kedua laki-laki ⇒ kamu semua laki-laki gunakan kum.

Kata Ganti Milik Dalam Bahasa Arab

Kata ganti atau dhomir dalam bahasa arab nanti dibedakan menjadi bariz dan mustatir, munfashil dan muttashil, serta pembagian dhomir lainnya.

Untuk menunjukkan milik, maka kata ganti yang digunakan dalam bahasa arab adalah dhomir muttshil.

Kata ganti milik dalam bahasa arab berbeda dengan susunan huwa huma hum di atas.

Kata ganti kepemilikan bahasa arab menggunakan:

Orang ketiga:

  • laki-laki satu: هُ , contohnya: buku punya dia laki-laki⇒ كِتَابُهُ.
  • laki-laki dua (tatsniyah): هُمَا , contohnya: buku punya dia orang berdua laki-laki ⇒ كِتَابُهُمَا.
  • laki-laki banyak lebih dari dua (jamak): هُمْ , contohnya: buku punya mereka laki-laki ⇒ كِتَابُهُمْ .
  • perempuan satu: هَا, contohnya: buku punya dia perempuan ⇒ كِتَابُهَا.
  • perempuan dua (tatsniyah): هُمَا , contohnya: buku punya dia orang berdua perempuan ⇒ كِتَابُهُمَا.
  • perempuan banyak lebih dari dua (jamak): هُنَّ, contohnya: buku punya mereka perempuan ⇒ كِتَابُهُنَّ .

Catatan:

  • harakat dhamir ha’ pada hu, huma, hum, dan hunna berubah menjadi kasrah jika didahului oleh harakat kasroh atau ya sukun.
  • contohnya: كِتَابِهِ dan عَلَيْهِنَّ.

Orang kedua:

  • laki-laki satu: كَ, contohnya: buku punya kamu laki-laki⇒ كِتَابُكَ.
  • laki-laki dua (tatsniyah): كُمَا, contohnya: buku punya kamu berdua laki-laki ⇒ كِتَابُكُمَا.
  • laki-laki banyak lebih dari dua (jamak): كُمْ, contohnya: buku punya kalian laki-laki ⇒ كِتَابُكُمْ .
  • perempuan satu: كِ, contohnya: buku punya kamu satu perempuan ⇒ كِتَابُكِ.
  • perempuan dua (tatsniyah): كُمَا, contohnya: buku punya kamu berdua perempuan ⇒ كِتَابُكُمَا.
  • perempuan banyak lebih dari dua (jamak): كُنَّ, contohnya: buku punya kalian perempuan ⇒ كِتَابُكُنَّ .

Orang pertama:

  • satu orang: ي, contohnya كِتَابِيْ artinya buku saya.
  • lebih dari satu orang: نَا, contohnya: كِتَابُنَا. artinya buku kami/kita.

Kata Ganti Objek Dalam Bahasa Arab

Jika status dhomir adalah sebagai maf’ul bih atau objek, kata ganti yang digunakan juga buka huwa huma hum seperti yang saya sebutkan di atas.

Kata ganti yang digunakan seperti kata ganti kepemilikan yaitu hu huma hum, haa huma hunna, ka kuma kum, ki kuma kunna, ya naa.

Hanya saja, untuk mutakallim wahdah, menggunakan nii, bukan ya.

Contohnya sebagai berikut:

Dhamir Ghaib

  1. laki-laki mufrod: اَكْرَمْتُهُ. Artinya aku memuliakan dia laki-laki satu orang.
  2. laki-laki tatsniyah: اَكْرَمْتُهُمَا. Artinya aku memuliakan mereka berdua laki-laki.
  3. laki-laki jamak: اَكْرَمْتُهُمْ. Artinya aku memuliakan mereka laki-laki.
  4. perempuan mufrod: اَكْرَمْتُهَا. Artinya aku memuliakan dia perempuan satu orang.
  5. perempuan tatsniyah: اَكْرَمْتُهُمَا. Artinya aku memuliakan mereka berdua perempuan.
  6. perempuan jamak: اَكْرَمْتُهُنَّ. Artinya aku memuliakan mereka perempuan.

Dhamir Mukhatab

  1. laki-laki mufrod: اَكْرَمْتُكَ. Artinya aku memuliakan kamu laki-laki satu orang.
  2. laki-laki tatsniyah: اَكْرَمْتُكُمَا. Artinya aku memuliakan kamu berdua laki-laki.
  3. laki-laki jamak: اَكْرَمْتُكُمْ. Artinya aku memuliakan kalian laki-laki.
  4. perempuan mufrod: اَكْرَمْتُكِ. Artinya aku memuliakan kamu perempuan satu orang.
  5. perempuan tatsniyah: اَكْرَمْتُكُمَا. Artinya aku memuliakan kamu berdua perempuan.
  6. perempuan jamak: اَكْرَمْتُكُنَّ. Artinya aku memuliakan kalian perempuan.

Dhamir Mutakallim

  1. wahdah: اَكْرَمْتَنِي artinya kamu telah memuliakan aku.
  2. ma’al ghoir: اَكْرَمْتَنَا. artinya kamu telah memuliakan kami.

Dhamir Rafa’ (Pelaku/Fa’il/Naibul Fa’il)

Fiil madhi

Langsung saja lihat ke contoh untuk fiil madhi ma’lum berikut ini.

  • dia laki-laki telah berdiri: قَامَ.
  • dia berdua laki-laki telah berdiri: قَامَا.
  • mereka laki-laki telah berdiri: قَامُوْا.
  • dia perempuan telah berdiri: قَامَتْ.
  • dia berdua perempuan telah berdiri: قَامَتَا.
  • mereka perempuan telah berdiri: قُمْنَ. mereka perempuan telah memukul: ضَرَبْنَ.
  • kamu laki-laki telah berdiri: قُمْتَ .
  • kamu berdua laki-laki telah berdiri: قُمْتُمَا .
  • kalian laki-laki telah berdiri: قُمْتُمْ .
  • kamu perempuan telah berdiri: قُمْتِ.
  • kamu berdua perempuan telah berdiri: قُمْتُمَا .
  • kalian perempuan telah berdiri: قُمْتُنَّ. kalian perempaun telah memukul: ضَرَبْتُنَّ.
  • aku telah berdiri: قُمْتُ.
  • kami telah berdiri: قُمْنَا.

Perhatikan yang saya merah.

Silakan pelajari juga dari tashrif fiil madhi kataba berikut ini:

tashrif fi'il madhi lengkap
tashrif fi’il madhi lengkap

Untuk latihan, coba bentuk dhamir fa’il dari fiil madhi berikut:

  • nashoro (نَصَرَ)
  • fataha (فَتَجَ)

Fiil mudhari

Untuk dhamir fa’il di fiil mudhari’, silakan lihat tashrifan fiil mudhari kataba berikut ini:

tabel tashrif fi'il mudhari' lengkap dengan artinya
tabel tashrif fi’il mudhari’ lengkap dengan artinya

Silakan lihat perubahannya dari bentuk mudzakkar ghaib, muannats ghaibah, sampai ke mutakallim.

Fil Amr

Untuk melihat dhamir yang ada di fiil amr, silakan lihat tabel tashrifan jalasa berikut ini:

tashrif jalasa arab, latin dan artinya
tashrif jalasa arab, latin dan artinya

Lihat perubahannya.

Baca juga: apa itu i’rob.

Contoh Dhamir Dalam al-Qur’an

Untuk lebih memahami, berikut ini saya tuliskan tulisan arab surat Al Baqarah dari ayat 1 sampai ayat 5:

الم (1)

ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ (2)

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (3)

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ (4)

أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (5)

Yang saya kasih warna merah adalah contoh kata ganti bahasa arab yang ada di Al Quran.

Selain yang saya kasih warna merah, sebenarnya juga masih ada, terutama dhamir mustatir (kata ganti tersembunyi), yang insya Allah akan kita bahas lain kali.

Baca juga: apakah angka termasuk isim?

Pembahasan Selanjutnya

Di materi selanjutnya insya Allah kita akan membahas materi pembagian isim dhomir seperti:

  • Dhomir bariz.
  • Dhomir mustatir.
  • Dhomir munfashil.
  • Dhomir muttashil.
  • Dhomir marfu’.
  • Dhomir mansub.
  • Dhomir majrur.

Kesimpulan

Kesimpulan dari materi kata ganti dalam bahasa arab huwa huma hum kali ini saya tampilkan dalam tabel berikut ini:

ringkasan materi kata ganti dalam bahasa arab huwa huma hum
ringkasan materi kata ganti dalam bahasa arab huwa huma hum

Untuk fiil madhi dan fiil amr sebagaimana ada di tabel tashrifan yang saya contohkan di atas.

Demikian materi lengkap mengenai kata ganti dalam bahasa arab huwa huma hum dll. Kembali ke materi utama: nahwu shorof lengkap.