Beranda » Agama » Bahasa Arab » Nahwu » 7 Jenis Isim Dhomir Dalam Bahasa Arab, Pengertian Dan Contohnya

7 Jenis Isim Dhomir Dalam Bahasa Arab, Pengertian Dan Contohnya

pengertian isim dhomir, pembagian dan contohnya lengkap

jumanto.com – Pengertian Isim Dhomir Dalam Bahasa Arab. Pembagian Isim Dhomir. Contoh isim Dhomir. Isim dhamir merupakan salah satu jenis kalimah isim di dalam ilmu nahwu. Dhamir adalah kata ganti dalam bahasa arab yang menggantikan sebutan untuk orang ketiga, kedua, dan pertama.

Pembagian dhomir sendiri bermacam-macam, dan berbeda kitab juga mungkin beda klasifikasinya.

Ada yang membagi menjadi: dhamir muttashil dan munfashil, lalu dhomir bariz dan mustatir, lalu dhomir lil fail dan lil maf’ul, lalu dhamir lil fiil, lil ismi, lil harf, dan dhomir marfu’, mansub, serta majrur.

Atau mungkin ada pembagian macam-macam dhamir yang lainnya.

Nah, di kesempatan kali ini, saya mengutip materi isim dhamir dalam bahasa arab yang dituliskan oleh Syekh Mustfhofa Al Ghulayaini dalam kitab beliau, Jami’ud Durus Al Arabiyah.

Kitab ini sering juga dijadikan rujukan untuk pembuatan makalah dan karya tulis.

Namun, sebelum masuk ke materi pembagian jenis isim dhamir, terlebih dahulu kita bahas sedikit pengertian isim dhomir.

Baca juga: Contoh Dhomir Dalam Al Quran.

Apa Itu Isim Dhomir?

Isim Dhomir adalah kata ganti di dalam bahasa arab.

Isim dhamir digunakan untuk menggantikan sebutan bagi isim dzahir.

Misalkan, dalam bahasa Indonesia ada kalimat: Saya telah memuliakan Ahmad. Bisa diganti dengan: Saya telah memuliakan dia.

Ahmad yang merupakan isim dzohir diganti dengan dia yang merupakan isim dhomir.

Isim dhomir nanti dibedakan berdasarkan:

Selanjutnya mari kita lanjut ke penjelasan pembagian isim dhamir dalam ilmu nahwu selengkapnya:

Pembagian Isim Dhomir Dalam Bahasa Arab

Salah satu kelebihan dari kitab Jami’ud Durus Al Arabiyah menurut saya adalah penjelasan lengkap mengenai pembagian kalimat dalam bahasa arab.

Setelah menjelaskan bahwa kalimah dibedakan menjadi isim, fiil dan huruf, dilanjutkan pembahasan lebih detail mengenai pembagian fiil, pembagian isim, dan pembagian huruf, sehingga penjelasannya lebih terstruktur.

Bagus untuk dipelajari pemula yang baru belajar nahwu shorof dasar.

Pada saat pembahasan pembagian isim dalam ilmu nahwu, dibahaslah dhomair, dengan 7 jenis isim dhomir sebagai berikut:

1. Isim Dhomir Muttashil (الضمير المتصل)

Dhamir muttashil adalah kata ganti dalam bahasa arab yang tidak bisa berada di awal kalam dan juga tidak bisa jatuh setelah lafadz illa (إلاّ).

Kata ganti ini selalu bersambung dengan kalimat lain (baik isim, fiil, atau huruf) dan berada di belakang dari kata tersebut.

Ada 9 macam dhamir muttashil yaitu: التاءُ, ونا, والواوُ, والألفُ, والنونُ, والكافُ, والياءُ, والهاءُ, وها.

Contoh dhamir muttashil dalam Al Quran sebagai berikut:

  • Surah Al Fatihah ayat 7: صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ. Yang saya kasih warna merah adalah dhamir muttashil.
  • Surat Al Baqarah ayat 2: ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ.

Materi dhomir mutasil lengkapnya silakan baca: Dhomir Muttashil.

2. Isim Dhamir Munfashil (الضمير المنفصل)

Dhamir munfashil adalah kata ganti dalam bahasa arab yang bisa diletakkan di awal kalimah dan bisa juga jatuh setelah lafadz illa (إلاّ).

Dhamir munfashil ini ada 24 jenis (tanpa pengulangan) atau 28 jenis (dengan pengulangan).

Dari jumlah tersebut, dibagi menjadi dua kelompok yaitu:

  • Dhamir munfashil marfu’, ada 12 (tanpa pengulangan) atau ada 14 dengan pengulangan. Dhamir ini adalah huwa huma hum hiya huma hunna anta antuma antum anti antuma ana nahnu (jika diringkas 12: أنا ونحنُ وأنتَ وأنتِ وأنتما وأنتم وأنتنَّ وهو وهي وهما وهم وهُنَّ). Yang saya kasih warna merah adalah pengulangan. Lengkapnya bisa dibaca di: kata ganti dalam bahasa arab.
  • Dhamir munfashil mansub: ada 12 atau 14 (dengan pengulangan). 12 jenis dhamirnya sebagai berikut: “إيايَ وإيانا وإياكَ وإياكِ وإياكما وإياكم وإياكنَّ وإياهُ وإياها وإياهما وإياهمْ وإياهنَّ.

Contohnya di dalam Al Quran:

  • Surat Al Fatihah ayat 5: إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . Dhamir munfashil mansub.
  • Surat Al Baqarah ayat 4: وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ (4) . Dhamir munfashil marfu’.

3. Isim Dhamir Bariz (الضمير البارز)

Dhamir bariz adalah kata ganti dalam bahasa arab yang jelas tertulis dalam lafadz, bisa dilihat secara kasat mata, tidak tersembunyi.

Kebalikannya nanti adalah dhamir mustatir.

Berikut ini contoh dhamir bariz di dalam Al Quran:

  • Surat Al Baqarah ayat 6: إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ . Ada wawu, Ha, ta’ di situ sebagai dhamir.

Baca juga: Contoh Isim Mudzakkar Dalam Al Quran.

4. Isim Dhomir Mustatir (الضميرالمستتر)

Dhamir mustatir adalah kata ganti dalam bahasa arab yang tidak tertulis secara jelas di dalam kalam, akan tetapi dikira-kirakan berdasarkan pemikiran dan maksud tujuannya.

Dhamir itu tersimpan, jadi tidak terlihat kasat mata, dan butuh analisi pemikiran untuk mengetahuinya.

Contohnya di dalam Al Quran:

  • Surat Al Baqarah ayat 4: وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ . Di sana tersimpan dhamir huwa. Unzila artinya telah diturunkan. Apa yang diturunkan? Yang diturunkan adalah huwa (dia) sebagai dhamir mustatir yang posisinya adalah naibul fa’il.

Dhamir mustatir nantinya dibedakan menjadi dhamir mustatir wujuban dan dhamir mustatir jawazan.

5. Isim Dhamir Marfu’

Dhamir yang menempati tempat isim dzahir, juga berkedudukan i’rab seperti isim dzahirnya, bisa marfu’, manshub, atau majrur.

Silakan baca dulu, pengertian i’rob.

Di dalam posisi rofa‘, isim dhamir berkedudukan sebagai fa’il atau naibul fa’il.

Atau bisa juga sebagai mubtada’.

Contohnya sebagai berikut:

  • sebagai mubtada‘: هُوَ ابْنُ مَالِكٍ (Dia adalah Ibnu Malik), huwa sebagai mubtada’.
  • Sebagai fa’il misalkan: نَصَرْتُ اَحْمَدَ. (aku telah menolong ahmad).
  • Sebagai naibul fail contohnya: خُلِقْتَ. (kamu telah diciptakan)

6. Isim Dhamir Manshub

Isim dhamir juga ada yang pada posisi nashab, terutama karena menjadi maf’ul bih atau objek.

Berikut ini contoh isim dhamir dalam posisi nashob.

  • اَكْرَمْتَكَ artinya aku telah memuliakan kamu. Dhamir kaf pada akramtuka berstatus mansub karena menjadi maf’ul bih.

Baca juga: Pembagian Kalimat Fiil.

7. Isim Dhamir Majrur

Dhamir juga bisa berstatus majrur, bisa karena menujukkan kata ganti kepemilikan (menjadi mudhaf ilaih), atau didahului oleh huruf jer.

Contohnya:

  • هَذَا كِتَابُكَ (ini adalah buku kamu). Dhamir kaf menjadi mudhaf ilaih sehingga dibaca jer.
  • Sura Al Baqarah ayat 2: ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ . Karena jatuh sesudah huruf jer maka statusnya adalah dhamir majrur.

Baca juga: Tanda I’rob Af’alul Khomsah.

14 Isim Dhomir Yang Paling Banyak Dihafal

Saat anak belajar dhomir dalam bahasa arab, pada tahap awal, biasanya 14 dhamir inilah yang dihafal, dan ada juga yang dibuatkan lagu.

14 dhamir bahasa arab dan artinya:

Isim Dhamir Bacaan Latin Artinya
هُوَ Huwa Dia laki-laki
 هُمَا Huma Mereka berdua laki-laki
 هُمْ Hum Mereka laki-laki
 هِيَ Hiya Dia perempuan
هُمَا Huma Mereka berdua perempuan
هُنَّ Hunna Mereka Perempuan
 اَنْتَ Anta Kamu laki-laki
 اَنْتُمَا Antuma Kalian berdua laki-laki
 اَنْتُمْ Antum Kalian laki-laki
 اَنْتِ Anti Kamu perempuan
 اَنْتُمَا Antuma Kalian berdua perempuan
 اَنْتُنَّ Antunna Kalian perempuan
 اَنَا Ana Aku/Saya
نَحْنُ Nahnu Kita/Kami

Dengan menghafalkan 14 Dhamir di atas, insya Allah memudahkan pemahaman pembagian dhamir dan contohnya seperti yang telah saya sebutkan di atas.

Namun, jika kalian belajar bahasa arab lebih lanjut, jumlah dhomir dalam bahasa arab sejatinya hanya ada 9 seperti yang telah saya sebutkan dalam dhamir muttashil di atas.

Untuk tahap awal, tidak mengapa menghafalkan bahwa dhamir itu ada 14.

Baca juga: .

Latihan Soal Isim Dhomir Bahasa Arab

Setelah mempelajari materi dhomir bahasa arab di atas, coba selesaikan soal di bawah ini:

  1. Tentukan dhamir untuk kata-kata berikut:
    • فَاطِمَةُ
    • احْمَدُ
    • مُؤْمِنَاتٌ
    • مُسْلِمٌ
  2. Tentukan Dhamir Muttashil yang ada pada surat Al Baqarah ayat 43 berikut: وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ .
  3. Tentukan dhamir bariz yang ada pada surat Al Baqarah ayat 45 berikut dan tentukan apakah marfu’, mansub, atau majrur: وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ.

Selamat mengerjakan!

Baca juga: isim mudzakkar dan muannats.

Kesimpulan

Penggunaan dhomir dalam bahasa arab adalah untuk menggantikan dari isim dzahir. Kedudukan i’rab isim dhamir bisa marfu’, mansub dan majrur.

Isim dhomir ada yang terlihat, disebut dhomir bariz, dan ada yang tersembunyi, disebut dhomir mustatir.

Dhomir bariz sendiri dibedakan menjadi dhomir mustatir dan munfashil.

Demikian materi pengertian dan pembagian isim dhomir dalam bahasa arab beserta contohnya lengkap. Kembali ke materi utama: nahwu shorof dasar.