Beranda » Agama » Pengertian Huruf Dalam Bahasa Arab, Pembagian, Dan Contohnya

Pengertian Huruf Dalam Bahasa Arab, Pembagian, Dan Contohnya

Pengertian Huruf Dalam Bahasa Arab, Pembagian, Dan Contohnya

jumanto.com – Dalam belajar bahasa arab dasar, pertama-tama kita harus mengenal betul pembagian kalimat dalam ilmu nahwu, di mana kalimat dibagi menjadi isim, fiil, dan huruf. Pengetahuan tentang huruf dalam Bahasa Arab menjadi penting sebelum belajar nahwu shorof lebih lanjut.

Yang menjadi kendala seseorang saat akan belajar nahwu shorof dalam bahasa arab, dan mengatakan bahwa nahwu shorof itu sulit, adalah karena pelajar tidak mendalami dulu mengenai kalimat isim, fiil, dan huruf.

Padahal, jika santri, murid, pelajar, atau siapa pun yang belajar bahasa arab, sudah paham dan bisa membedakan mana yang masuk ke kalimat isim, mana fiil, dan mana huruf, maka akan lebih mudah untuk memahami materi selanjutnya.

Oleh karena itu, harusnya, di awal-awal belajar, silakan dalami dulu:

Pengertian Huruf Dalam Bahasa Arab

Huruf dalam bahasa arab menggunakan huruf hijaiyah, bukan huruf a, b, c, d, e dan seterusnya hingga z.

Jika masih kesulitan saat mau menulis arab di komputer, silakan baca: cara menulis arab di laptop.

Di dalam kitab Jami’ud Durus Al Arabiyah, disebutkan definisi dari kalimah huruf sebagai berikut:

الحرفُ ما دلّ على معنىً في غيره، مثلُ “هَلْ وفي ولم وعلى وإنَّ ومِنْ”. وليس له علامةٌ يَتميَّزُ بها، كما للاسمِ والفعل.

Huruf adalah kalimat yang menunjukkan sebuah makna kepada selainnya, seperti هَلْ , في, لم, على, إنَّ, dan مِنْ.

Tidak ada tanda-tanda bagi kalimat huruf yang menjelaskanya, seperti tanda-tanda yang dimiliki oleh isim dan fiil.

Dari sini dapat kita ambil kesimpulan:

  • huruf ini hanya memberikan makna kepada selain huruf.
  • huruf tidak memiliki tanda-tanda khusus, berbeda dengan isim dan fiil yang punya tanda-tanda khusus.

Pembagian Huruf

وهو ثلاثةُ أقسام حرفٌ مُختصٌّ بالفعل بالاسم كحروف الجرِّ، والأحرف التي تنصبُ الاسمَ وترفعُ الخبر. وحرفٌ مُشتركٌ بينَ الأسماء والأفعال كحروف العطف، وحرفيِ الاستفهام

Huruf bisa dibagi menjadi 3 kelompok:

  1. Huruf yang khusus masuk ke fiil atau ke isim, contohnya: huruf jar, huruf yang menashabkan isim dan merofa’kan khabar.
  2. Huruf yang bisa masuk baik ke isim atau pun fiil, seperti huruf ‘athof.
  3. Huruf istifham.

Dari pembagian huruf dalam ilmu nahwu tersebut, dapat kita simpulkan pembagian huruf dalam bahasa arab sebagai berikut:

#1. Huruf yang hanya masuk pada isim

Huru ini tidak bisa masuk ke kalimah fiil.

Contohnya:

  • huruf jer, ini hanya masuk ke isim, dan menjadi ciri-ciri khas isim. contohnya: مِنْ ، اِلَى، عَنْ، عَلَى dan seterusnya.
  • huruf yang menashabkan isim dan merofa’kan khabar, yaitu inna (اِنَّ) dan saudara-saudaranya.

Contoh penggunaannya, di kalimat bismillahirrahmanirrahim : بسم الله الرّحمن الرّحيم.

#2. Huruf yang hanya masuk pada fiil.

Tidak bisa masuk pada isim.

Contohnya:

Huruf Artinya
أَنْ Agar/supaya
لَنْ tidak akan
لَمْ belum
لَمَّا tidak, belum
إِذَنْ Kalau begitu
كَيْ supaya
لاَ Janganlah(لاَ النَّاهِيَة)

Termasuk huruf-huruf yang hanya masuk pada kalimat fiil adalah huruf yang menjazemkan.

3. Huruf yang bisa masuk kepada fiil dan isim

Yang ketiga, ada huruf yang bisa masuk kepada keduanya.

Contohnya huruf ‘athaf.

  • جَاءَ زَيْدٌ وَمُحَمَّدٌ, masuk ke kalimat isim
  • اللّٰهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ, masuk ke kalimat fiil.

4. Huruf istifham

Huruf-huruf yang biasa digunakan untuk menanyakan sesuatu seperti هَلْ، مَا dan sebagainya.

Nah, dengan melihat pembagiannya, jumlah huruf tentunya ada banyak sekali, gak cuma 1-100, bisa lebih.

Macam-Macam Huruf Dalam Ilmu Nahwu

Selain pembagian di atas, huruf juga bisa dibagi menjadi dua macam yaitu:

#1. Huruf Mabani

Huruf mabani adalah huruf-huruf yang membentuk kalimat di dalam tulisan arab, yang biasa dikenal dengan huruf hijaiyah dari ا sampai ي.

Huruf mabani bisa dibedakan menjadi:

  • huruf illat: ا، ي،و.
  • huruf shahih: huruf hijaiyah selain di atas.

#2. Huruf Ma’ani

Huruf ma’ani adalah huruf yang maknanya akan jelas setelah dia digabungkan dengan kata/kalimah lain membentuk jumlah (kalimat).

Huru ma’ani dibedakan menjadi dua:

a. Huruf ‘amil (الحرف العامل)

Huruf amil adalah huruf yang menyebabkan perubahan i’rab jika masuk ke dalam kata yang dimasukinya.

Contohnya:

  • huruf jer.
    huruf jar dalam bahasa arab
    huruf jar dalam bahasa arab
  • huruf ‘amil nawashib.
  • huruf ‘amil jawazim.
  • huruf yang serupa dengan fiil (musyabbah bil fi’li).
  • Laa annafiyah lil jinsi.

b. Huruf ‘athil (الحرف العاطل)

Adalah huruf yang tidak menyebabka perubahan i’rab pada kata yang dimasukinya, seperti هل , هلا , نعم , لولا، dan yang lainnya.

Jenis Huruf Lainnya

Huruf dalam bahasa arab juga bisa dikelompokkan menjadi:

  1. Huruf Jer.
  2. Huruf Nida.
  3. Huruf ‘Athaf.
  4. Huruf Nashbil Mudhari’.
  5. Huruf Jazmil Mudhari’
  6. Huruf Amr.
  7. Huruf Nahi.
  8. Huruf Musyabbah Bil Fi’li.
  9. Huruf Musyabbah Bilaisa.
  10. Huruf Nafi.
  11. Huruf Jawab.
  12. Huruf Tafsir.
  13. Huruf Syarath.
  14. Huruf Tahdhidh dan Tandim.
  15. Huruf Ardh.
  16. Huruf Tanbih.
  17. Huruf Mashdariyah.
  18. Huruf istiqbal.
  19. Huruf Taukid.
  20. Huruf Istifham.
  21. Huruf Tamanni.
  22. Huruf Tarajji dan Isyfaq.
  23. Huruf Tasybih.
  24. Huruf Shilah.
  25. Huruf Ta’lil.
  26. Huruf Rad’ dan Zajr
  27. Ta Ta’nis Sakinah.
  28. Huruf Tholab.
  29. Huruf tanwin.
  30. Huruf Ha Sakt (Ha’ Sukun)

Kesimpulan

  • Kalimat huruf dalam bahasa arab: memberikan makna kepada kata lainnya.
  • Tidak punya ciri-ciri atau tanda-tanda khusus.
  • Bisa dibagi menjadi: masuk ke mana saja, mabni atau ma’ani, shahih atau illat, amil atau ‘athil, dan 30an jenis huruf lainnya.

Demikian penjelasan Huruf Dalam Bahasa Arab: Pengertian, Pembagian, Dan Contohnya. Kembali ke materi utama: Nahwu Shorof Dasar.