Beranda » Agama » Tajwid » 5 Hukum Bacaan Nun Mati dan Tanwin Beserta Skema Dan Contohnya

5 Hukum Bacaan Nun Mati dan Tanwin Beserta Skema Dan Contohnya

5 Hukum Bacaan Nun Mati dan Tanwin Beserta Contohnya Lengkap
<

jumanto.com – Hukum Nun Mati dan Tanwin Dalam Ilmu Tajwid merupakan salah satu hal yang pertama kali dibahas. Biasanya kita akan dikenalkan apa itu nun mati, apa itu tanwin, dan apa saja hukum bacaan nun mati dan tanwin jika bertemu huruf Hijaiyah.

Pada saat saya masih belajar ilmu tajwid dasar menggunakan kita Hidayatus Shibyan, setelah pembukaan kitab, yang dibahas juga masalah nun mati dan tanwin ini.

Semasa saya masih SD, saya merasa kesulitan untuk membedakan apa itu idzhar halqi, apa itu idgham bighunnah, idgham bilaghunnah, iqlab dan ikfha’ khaqiqi.

Wajar jika mata pelajaran Baca Tulis Quran saya waktu itu jelek banget.

Namun seiring berjalannya waktu, saat masuk SMP dan mendapatkan guru yang tepat, saya pun bisa memahami dengan mudah mengenai skema hukum nun mati dan tanwin jika bertemu huruf hijaiyah yang ada 28.

Apalagi dengan banyaknya latihan soal dan juga sering ditanyakan saat ngaji, jadinya lancar hingga sekarang.

Baca juga: Hukum Bacaan Mim Mati.

5 Hukum Nun Mati dan Tanwin Dalam Ilmu Tajwid

Untuk memudahkan kamu yang mau menghafal materi pelajaran tajwid dasar ini, silakan perhatikan gambar skema pembagian bacaan jika anda nun mati atau tanwin ( ً  ٍ ٌ  )bertemu huruf hijaiyah yang 28 ini:

gambar skema hukum nun mati dan tanwin ketemu huruf hijaiyah
gambar skema hukum nun mati atau tanwin ketemu huruf hijaiyah

Jadi, dapat disimpulkan, nun sukun atau tanwin jika bertemu huruf hijaiyah, memiliki 5 hukum sebagai berikut:

1. Izhar Halqi

Hukum bacaan nun mati dan tanwin dalam ilmu tajwid yang pertama adalah izhar halqi.

Izhar hartinya jelas.

Sedangkan halqi artinya tenggorokan, karena huruf-huruf yang 6 pada gambar di atas keluar dari tenggorokan.

Jika ada nun mati atau tanwin bertemu salah satu dari 6 huruf halqi, maka disebut dengan bacaan idzhar halqi.

6 huruf idzhar halqi yaitu:

  • hamzah (أ)
  • kha (ح)
  • kho’ (خ)
  • ‘ain (ع)
  • ghain (غ)
  • ha’ (ه)

Cara membacanya: nun sukun atau tanwin dibaca jelas tanpa berdengung sedikitpun.

Contohnya di Surat Yasin:

  • مِنْ خَلْفِهِمْ, ada nun mati ketemu kho’.
  • وَسَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ, alasannya ada dhommah tanwin ketemu ‘ain.
  • كُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ, karena ada kasrah tanwin ketemu hamzah.

Baca juga: Izhar Syafawi.

2. Idghom Bighunnah

Idhom artinya memasukkan.

Bighunnah artinya dengan berdengung.

Huruf idghom bighunnah ada 4:

  • Ya (ي)
  • Nun (ن)
  • Mim (م)
  • Wawu (و)

Jika ada nun mati atau tanwin ketemu salah satu dari 4 huruf tersebut di atas dan tidak berada dalam satu kata, maka disebut dengan idghom bighunnah.

Cara membacanya: nun mati atau tanwin dimasukkan kepada huruf sesudahnya dan dibaca berdengung kira-kira 2 harakat.

Contohnya di dalam Al Quran Surat Al Kahfi:

  • شَدِيْدًا مِّنْ, karena ada fathah tanwin ketemu mim.
  • مِنْ عِلْمٍ وَّلَا, alasannya karena ada kasrah tanwin bertemu wawu.
  • اِنْ يَّقُوْلُوْنَ, karena ada nun sukun ketemu ya’.
  • بَاخِعٌ نَّفْسَكَ, karena ada dhommah tanwin ketemu nun (yang mana coba? silakan cari ya).

Baca juga: Hukum Belajar Ilmu Tajwid.

3. Idghom Bilaghunnah

Hukum bacaan nun mati atau tanwin yang ketiga adalah idghom bilaghunnah.

Pengertian idghom adalah memasukkan.

Sedangkan bilaghunnah artinya dengan tidak berdengung.

Kebalikan dari idgham bighunnah.

Huruf Idgham Bila Ghunnah ada dua yaitu: (ل) dan ra’ (ر).

Jika ada nun sukun atau tanwin ketemu salah satu daru dua huruf tersebut, maka dinamakan dengan bacaan idgham bilaghunnah.

Cara membacanya: nun sukun atau tanwin dimasukkan ke huruf selanjutnya dan dibaca tidak berdengung.

Contohnya dalam Al Quran Surat Al Kahfi:

  • قَيِّمًا لِّيُنْذِرَ, karena ada fathah tanwin ketemu lam.
  • مِنْ رَّبِّكُمْۗ. karena ada nun sukun ketemu ra.

Baca juga: Apa itu Ilmu Tajwid.

4. Iqlab

Hukum tajwid nun mati dan tanwin yang keempat adalah Iqlab.

Iqlab artinya pembalikan.

Huruf iqlab cuma satu yaitu ba’ (ب).

Jika ada nun mati atau tanwin bertemu dengan ba, maka disebut dengan bacaan iqlab.

Cara membacanya: nun mati/sukun atau tanwin diganti menjadi mim dan dibaca berdengung sekira 2 harakat.

Contohnya dalam Al Quran Surat Al Kahfi:

رَجْمًاۢ بِالْغَيْبِۚ, alasanya karena ada fathatain ketemu ba’.

5. Ikhfa Haqiqi

Hukum nun mati dan tanwin yang terakhir adalah ikhfa haqiqi.

Ikhfa artinya samar-samar.

Huruf ikhfa haqiqi ada 15: ت، ث، ج ، د، ذ، ز، س، ش، ص، ض، ط، ظ، ف، ق، ك.

Jika ada nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu dari 15 huruf di atas, maka dinamakan dengan bacaan ikhfa haqiqi.

Cara membacanya: nun mati atau tanwin dibaca samar-samar antara idzhar dan idgham.

Contohnya dalam Al Quran Surat Al Kahfi:

  • لِّيُنْذِرَ, karena ada nun sukun ketemu dzal.
  • بَأْسًا شَدِيْدًا, alasannya karena ada fathah tanwin ketemu syin.

Nah, dari skema dan penjelasan di atas, kita bisa menentukan apa hukum nun mati bertemu qaf, kaf, lam, ra, ya, wawu, dan sebagainya.

Baca juga: Ikhfa Syafawi.

Hukum Tajwid Nun Mati Dan Tanwin Lainnya (Idzhar Wajib)

Selain kelima hukum nun mati dan tanwin di atas, ada juga yang dinamakan dengan bacaan izhar wajib atau izhar mutlaq.

Idzhar wajib adalah jika ada nun mati bertemu 4 huruf idghom bighunnah namun berada dalam satu kata/kalimah.

Di Al Quran, ada 4 kata yang wajib dibaca idzhar wajib:

  • الدُّنْيَا
  • بُنْيَانٌ
  • صِنْوَانٌ
  • قِنْوَانٌ

Nun mati di atas wajib dibaca idzhar, tidak diidghomkan.

Hal ini karena nun mati bertemu dengan huruf idghom bighunnah tapi dalam satu kata.

Baca juga: tajwid surat an nur ayat 2.

Ringkasan Cara Membaca Hukum Nun Mati dan Tanwin

  1. Idzhar Halqi: nun mati atau tanwin harus dibaca jelas tanpa berdengung sedikit pun.
  2. Idgham Bighunnah: Nun mati atau tanwin dimasukkan ke huruf ya, nun, mim atau wawu dan dibaca berdengung.
  3. Idgham Bila Ghunnah: Nun mati atau tanwin dimasukkan ke huruf lam atau ra’ dan dibaca tidak berdengung.
  4. Iqlab: Nun mati atau tanwin dirubah menjadi mim mati dan dibaca berdengung.
  5. Ikhfa’ Haqiqi: Nun mati atau tanwin dibaca samar-samar antara idzhar dan idgham, yaitu dengan cara mendekatkan nun mati atau tanwin ke makhraj huruf ikhfa’ haqiqi yang 15.

Contoh Latihan Hukum Bacaan Nun Mati Atau Tanwin dalam Al Quran

Untuk mempermudah pemahaman, maka langsung saja kita masuk ke contoh bacaan idzhar halqi, idgham bighunnah dan bila ghunnah, iqlab serta ikhfa’ haqiqi.

1. Contoh bacaan idzhar halqi di surat al Baqarah

Di surat Al Baqarah ayat 6 berbunyi sebagai berikut:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ 

Di situ terdapat dhammah tanwin bertemu dengan huruf ‘ain, ini adalah contoh bacaan idzhar halqi.

2.  Contoh bacaan idgham Bighunnah dalam Surat Yasin

Selanjutnya, contoh bacaan idgham bighunnah selain di surat pendek, dapat kita jumpai juga di Surat Yasin ayat 13:

عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ 

Di situ terdapat kasrah tanwin bertemu dengan huruf mim, yang saya kasih warna hijau.

Itulah contoh bacaan idghom bighunah di surah yasin.

3. Contoh bacaan idgham bilaghunnah dalam juz amma

Contoh idgham bilaghunnah dalam surat An Naba;

جَزَاءً مِّنْ رَّبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا

Ada kasrah tanwin bertemu dengan ra’ di surat Annaba ayat 36 tersebut, yang harus dibaca idghom bilaghunnah.

4. Contoh bacaan iqlab di juz 30

Untuk contoh bacaan iqlab yang ada di juz amma, bisa kita lihat surat Al Bayyinah ayat 4 sebagai berikut:

وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ 

Terdapat nun mati bertemu huruf ba, yang merupakan bacaan iqlab di juz ke 30 dalam Al Quran.

Baca juga: Pengertian Mad Wajib Muttashil.

5. Contoh Ikhfa’ Haqiqi huruf tsa

Di dalam surat Al Baqarah, di potongan ayat 25 terdapat bacaan sebagai berikut:

كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِّزْقًا

Terdapat huruf nun mati bertemu dengan tsa yang dinamakan dengan bacaan ikhfa haqiqi.

Selanjutnya, tentunya kamu pun bisa mencari contoh ikhfa haqiqi huruf ta, jim, dha, dan sebagainya.

Baca juga: hukum tajwid lengkap.

Penutup

Nah sebagai penutup, coba ada bacaan apa saja yang terkait dengan nun mati dan tanwin pada Surat Al Baqarah ayat 26 sebagai berikut:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَن يَضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ 

Sebagai bantuan, sudah saya kasih warna merah tuh, tinggal cari saja bacaan apa namanya.

Demikianlah pelajaran tajwid pemula mengenai skema hukum nun mati dan tanwin saat bertemu huruf hijaiyah. Baca juga: Pengertian Mad Jaiz Munfashil.