Beranda » Agama » Bahasa Arab » Nahwu » 25 Contoh Mubtada Khobar Beserta Pengertiannya Di Dalam Al Quran

25 Contoh Mubtada Khobar Beserta Pengertiannya Di Dalam Al Quran

contoh mubtada khobar di dalam al quran dan pengertiannya
<

jumanto.com –  Di artikel kali ini kita akan membahas contoh mubtada dan khobar yang ada di dalam Al Quran untuk memperdalam pengetahuan tentang ilmu nahwu Bahasa Arab. Akan kita singgung juga pengertian apa itu mubtada’, apa itu khobar, dan penerapannya dalam contoh kalimat lengkap.

Mubtada dan khobar adalah bagian dari susunan kalimat dalam bahasa arab, yang dalam ilmu nahwu dikenal dengan istilah jumlah.

Kalimat atau jumlah dalam Bahasa Arab dibedakan menjadi dua yaitu jumlah:

  • Jumlah fi’liyah: tersusun dari fi’il + fa’il, fi’il + fail + maf’ul bih, atau fi’il + naibul fa’il.
  • Jumlah ismiyah: tersusun atas mubtada’ dan khobar.

Dalam praktiknya, di dalam kalimat majemuk, nanti di satu kalimat bisa tersusun dari jumlah fi’liyah dan jumlah ismiyah.

Baca juga: Apa itu I’rob?

Pengertian Mubtada’ Khobar Dalam Bahasa Arab

Untuk mengawalinya, mari kita kenalan dulu apa itu mubtada dan apa itu khobar.

Apa Itu Mubtada?

Secara bahasa, mubtada’ adalah permulaan.

Dalam ilmu nahwu, pengertian mubtada adalah isim ma’rifat yang jatuh di awal jumlah (kalimat).

Jadi salah syarat mubtada adalah harus isim ma’rifat.

Setiap isim ma’rifah yang jatuh di awal kalimat, maka dia disebut dengan mubtada’.

Macam-macam Isim Ma’rifat di antaranya:

  • isim dhomir.
  • isim isyarah.
  • isim maushul.
  • isim ‘alam.
  • isim dengan alif lam (al) di depannya.
  • isim yang diidhofahkan dengan isim ma’rifat.

Pada dasarnya isim nakirah tidak bisa dijadikan mubtada‘, kecuali dalam keadaan tertentu nantinya.

Dalam mempelajari mubtada’, materi yang harus dikuasai di antaranya:

Apa Itu Khobar Dalam Ilmu Nahwu?

Khobar di dalam kitab Alfiyah didefinisikan sebagai mutimmul faidah, atau penyempurna faidah.

Ciri-ciri khobar adalah, jika kata tersebut cocok dikasih kata “itu” atau “adalah”.

Contohnya:

اَنَا طَالِبٌ

ana thaalibun.

Saya adalah seorang pelajar.

Seorang pelajar (طَالِبٌ) adalah khobar karena dia pantas dan cocok diterjemahkan dengan kata “itu” atau “adalah” di depannya.

Pembagian Khabar nantinya dibedakan menjadi:

  1. Khobar mufrod
  2. Khobar ghairu mufrod:
    • Jumlah
      • Jumlah fi’liyah
      • Jumlah Ismiyah
    • Syibhul Jumlah
      • jarun wamajrurun (jer majrur)
      • dhorof

Baca juga: Apa Itu Fi’il Amr.

Contoh Mubtada Khobar Di Dalam Al Quran

Nah, setelah mempelajari pengertian mubtada dan khobar di dalam ilmu nahwu Bahasa Arab, selanjutnya kita ke penerapan di dalam kalimat.

Kita akan melihat beragam contoh mubtada’ dan khobar yang ada di dalam Al Quran beserta surat dan ayatnya.

Mubtada khobar dalam surat Al Fatihah

Berikut ini contoh dan penjelasannya.

Ayat ke 2 Surat Al fatihah:

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Jika diterjemahkan: “segala puji itu milik Allah”.

Alhamdu di sini berposisi sebagai mubtada’, alasannya karena merupakan isim ma’rifat jatuh di awal kalimat.

Alhamdu dinamakan isim ma’rifat karena merupakan isim yang ada al-nya (alif lam di depan).

Sedangkan لِلَّهِ adalah susunan jer majrur yang berfungsi sebagai khobar, karena ia berfungsi sebagai mutimmul faidah, pantasi dikasih arti “itu” atau “adalah”.

Baca juga: isim di surat al fatihah.

Contoh mubtada dan khobar dalam surat Al Baqarah

Di surat al Baqarah Ayat 2, ada contoh mubtada khobar isim isyarah:

ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ

Kitab ini itu tidak ada keraguan di dalamnya.

Penjelasannya berikut ini:

  • ذَٰلِكَ adalah isim isyarah yang berkedudukan sebagai mubtada.
  • ٱلۡكِتَٰبُ adalah musyarun ilaihi sebagai ‘athaf bayan. Karena merupakan isim yang ada alnya, maka bisa di-i’robi sebagai na’at, bayan, atau badal. Jika tidak pakai al, berhukum sebagai khobar.
  •   لَا رَيۡبَ فِيهِ jumlah di sini berstatus sebagai khobar.

Contoh selanjutnya di Surat Al Baqarah ayat 5:

أُولَئِكَ عَلَى هُدًى

أُولَئِكَ berstatus sebagai mubtada dan khobarnya adalah عَلَى هُدًى

Khobarnya berupa susunan jer majrur.

Baca juga: Perbedaan Isim, Fiil, dan Huruf.

Contoh Mubtada berupa mashdar muawwal dan khobarnya

Mubtada sendiri dapat dibedakan menjadi dua yaitu: sharih dan ghairu sharih.

Mubtada sharih adalah mubtada yang berupa isim, seperti contoh diatas.

Sedangkan mubtada’ ghairu sharih adalah mubtada’ yang berupa mashdar muawwal.

Contohnya di dalam Surat Al Baqarah ayat 184:

وَأَن تَصُومُواْ خَيۡرٞ لَّكُمۡ

أَن تَصُومُواْ adalah mashdar muawwal yang berkedudukan sebagai mubtada dan khobarnya adalah lafadz خَيۡرٞ.

Contoh Mubtada Muakhor Khobar muqoddam

Contoh mubtada muakhor di dalam Al Quran di surat Al Baqarah ayat 7:

  • وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ di mana mubtadanya adalah lafadz غِشَاوَةٌ  dan khobarnya adalah وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ.

Contoh khobar mufrod

Contoh khobar mufrod di dalam Al Quran, misalkan ada di Surat Al Baqarah ayat 29 وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ.

هُوَ , isim dhamir mufrod di sini berkedudukan sebagai mubtada’.

Sedangkan عَلِيمٌ berkedudukan sebagai khobarnya.

Contoh mubtada khabar jumlah fi’liyah

Contoh khobar jumlah fi’liyah di dalam Al Quran di Surat Al Baqarah ayat 15.

ٱللَّهُ يَسۡتَهۡزِئُ بِهِمۡ , mubtadanya adalah ٱللَّهُ   dan khobarnya adalah يَسۡتَهۡزِئُ .

يَسۡتَهۡزِئُ adalah jumlah fi’liyah dengan dhamir mustatir huwa di dalamnya yang merujuk kepada Allah.

Contohnya mubtada’ dan khabar lainnya:

  1. Surat Al Baqarah ayat 29 هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ ما فِي الْأَرْضِ جَمِيعاً
  2. Surat Al Baqarah ayat 14 إِنَّما نَحْنُ مُسْتَهْزِؤُنَ
  3. Contoh isimnya kana dan khobarnya: Surat Al Baqarah ayat 16 وَما كانُوا مُهْتَدِينَ
  4. Surat al Baqarah ayat 16 أُولئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الضَّلالَةَ بِالْهُدى
  5. Surat Al Baqarah ayat 17 مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي اسْتَوْقَدَ ناراً
  6. Surat Ali Imran ayat 2 اللَّهُ لا إِلهَ إِلَاّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
  7. Surat Ali Imran ayat 4 لَهُمْ عَذابٌ شَدِيدٌ
  8. Surat Ali Imran ayat 4 وَاللَّهُ عَزِيزٌ ذُو انْتِقامٍ
  9. Surat Annisa ayat 4 لِلرِّجالِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوالِدانِ وَالْأَقْرَبُونَ
  10. Surat Annisa ayat 4 وَلِلنِّساءِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوالِدانِ وَالْأَقْرَبُونَ
  11. Surat al maidah ayat 1 وَأَنْتُمْ حُرُمٌ
  12. Surat al maidah ayat 3 ذلِكُمْ فِسْقٌ
  13. Surat Al An’am ayat 1 ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَجَعَلَ ٱلظُّلُمَٰتِ وَٱلنُّورَ
  14. Surat al an’am ayat 1 ثُمَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِرَبِّهِمۡ يَعۡدِلُونَ
  15. Surat al an’am ayat 2 هُوَ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن طِينٖ ثُمَّ قَضَىٰٓ أَجَلٗا
  16. Surat al an’am ayat 2 وَأَجَلٞ مُّسَمًّى عِندَهُ
  17. Surat al an’am ayat 2 ثُمَّ أَنتُمۡ تَمۡتَرُونَ
  18. Surat al an’am ayat 3 وَهُوَ ٱللَّهُ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَفِي ٱلۡأَرۡضِ يَعۡلَمُ سِرَّكُمۡ وَجَهۡرَكُمۡ وَيَعۡلَمُ مَا تَكۡسِبُونَ
  19. Surat Al A’raf ayat 8 وَٱلۡوَزۡنُ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡحَقّ

Baca juga: Ciri-ciri Isim.

Kesimpulan

Mubtada dan khobar adalah susunan kalimat dalam bahasa arab, yang bisa berupa susunan jumlah ismiyah dan bisa juga berupa susunan mubtada + jumlah fi’liyah atau kombinasi kalimat majemuk lainnya yang lebih kompleks.

Beberapa contoh mubtada dan khobar di dalam Al Quran telah saya sajikan di atas. Jika ada koreksi atau tambahan, silakan sampaikan di kolom komentar. Baca juga: Pengertian Kalimat Fi’il.