Beranda » Agama » Bismillahi Majreha Wamursaha Apakah Doa Untuk Berkendara?

Bismillahi Majreha Wamursaha Apakah Doa Untuk Berkendara?

jumanto.com – Bismillahi Majreha Wa Mursaha. Selama ini kita sering mendengar bahwa doa berkendara, naik kapal, atau mungkin naik pesawat, mengucapkan doa bismillahi majreha wa mursaha inna robbi laghofururrohim seperti yang disebutkan di dalam Al Quran.

Lalu, apakah benar doa berkendara itu menggunakan doa Bismillahi Majreha Wamursaha atau menggunakan doa lainnya, atau gimana penjelasannya?

Baca juga: Tulisan Arab Hasbunallah Wanikmal Wakil.

Tulisan Arab Bismillahi Majreha Wa Mursaha: Bacaan Imalah

Di dalam huruf Arab, doa ini dituliskan sebagai berikut:

بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَا

Tulisannya Bismillahi Majraahaa, tapi dibacanya “Majreehaa”, menggunakan huruf e, hampir seperti e di kata enak, ekor, era, bukan e di kata emas, enggan.

Bacaan majreehaa ini dinamakan bacaan imalah dalam Ilmu Tajwid

Makanya, jika kita melihat Quran mushaf Utsmany, maka akan kita lihat ada tulisan imalah (إِمَالَةٌ ) di atas kata مَجْرٰ۪ىهَا.

Sehingga saat melihat ada tandap Imalah, kita harus ingat, bahwa cara bacanya memang beda dengan yang lain, tidak dibaca majraahaa, tapi dibaca majreehaa.

Untuk madzhab Imam Hafs, hanya ada satu yang dibaca imalah, yaitu majreehaa ini.

Imalah sendiri artinya miring atau condong

Maksudnya miring atau condong ke mana?

Maksudnya, mencondongkan bacaan fathah yang dibaca a, dimiringkan atau contong ke harokat kasroh yang bunyinya i, sehingga 2/3 nya.

Makanya, jika dibaca pun terdengar seperti mengucapkan e, majreehaa, buka majraha dan majriha.

Selain dibaca majreehaa, ada juga yang membacanya dengan Mujriha.

Di dalam Tafsir Ibnu Katsir, disebutkan Abu Raja Al-Utaridi membaca ayat ini dengan bacaan berikut:

“بسْمِ اللهِ مُجْرِيَها ومُرْسِيهَا”.

“Bismillahi Mujriihaa Wamursiihaa”

Yang artinya kurang lebih ” dengan menyebut nama Allah yang memberlayarkan dan yang melabuhkannya“.

Bismillahi Majreha Wamursaha Surat Apa Ayat Berapa?

Gambar Tulisan Arab Bismillahi Majreha Wa Mursaha [Arti, Doa, Surat Apa]
Gambar Tulisan Arab Bismillahi Majreha Wa Mursaha [Arti, Doa, Surat Apa]
Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi la gafurur rahim arab berada di Surat Hud Ayat 41.

Surat Hud adalah Surat ke 11 di dalam Al Quran.

Berikut ini bunyi Surat Hud Ayat 41 selengkapnya:

وَقَالَ ارْكَبُوْا فِيْهَا بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَا ۗ اِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Yang arti terjemahannya kurang lebih:

“Dan dia berkata (Nabi Nuh), ”Naiklah kamu semua ke dalamnya (kapal) dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Di sini menggambarkan bahwa saat terjadi banjir bandang, Nabi Nuh memerintahkan umatnya untuk masuk ke dalam perahu yang telah dia buat.

Lalu, Nabi Nuh berpesan agar ummatnya membaca Bismillah pada saat perahu tersebut berlayar dan pada saat perahu tersebut berlabuh.

Arti Bismillahi Majreha Wa mursaha Inna Robbi Laghofururrohim Apa?

Di dalam surah di atas, sudah dituliskan terjemahannya.

Bismillahi majreha wa mursaha inna rabbi lagafurur rahim bisa diterjemahkan:

“dengan nama Allah pada saat berlayarnya dan berlabuhnya (kapal), sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Arrahim adalah kasih sayang Allah yang hanya diberikan kepada orang-orang yang beriman, orang-orang Islam, dan hanya diberikan di akhirat nanti.

Berbeda dengan Arrahman, yang merupakan kasih sayang Allah yang diberikan di dunia, baik kepada orang Muslim maupun Kafir.

Bismillahi Majreha Wamursaha Doa Apa? Ini Penjelasannya

Dari surah Hud Ayat 41 di atas, kita dapat melihat, bahwa Nabi Nuh memerintahkan orang beriman agar naik ke dalam Perahu di saat banjir bah melanda.

Dan Nabi Nuh memerintahkan ummatnya untuk menyebut Nama Allah, Bismillah.

Jadi point pentingnya adalah lafal Bismillah ini, yang diucapkan saat akan berlayar dan berlabuhnya kapal.

Majreha sendiri artinya saat berlayar, sementara mursaha sendiri artinya saat berlabuh.

Doa menaiki kapal dari Rasulullah, sumber Tafsir Kemenag:

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Umatku akan selamat (tidak tenggelam) apabila mereka menaiki kapal, supaya membaca: Bismillahi malikirrahmanirrahim, bismillahi majreha wa mursaha innahu lagafururrahim.” (Riwayat Ath-thabrani dari Ali).

Jadi dari hadis tersebut, bisa kita gunakan doa ini saat bepergian:

بِسْمِ اللّٰهِ مَلِكِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ، بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَا ۗ اِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Doa lainnya disebutkan dalam Al Quran:

فَإِذَا اسْتَوَيْتَ أَنْتَ وَمَنْ مَعَكَ عَلَى الْفُلْكِ فَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي نَجَّانَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَقُلْ رَبِّ أَنزلْنِي مُنزلا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنزلِينَ

Apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu, maka ucapkanlah, “Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang zalim.” Dan berdoalah, “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah sebaik-baik Yang memberi tempat.” (Al-Mu’minun: 28-29).

Dari point di atas, kita dapat mengambil makna, bahwasannya, kita disunnahkan membaca basmalah, saat hendak naik kendaraan.

Baik kendaraan darat, laut, maupun udara, hendaknya kita membaca basmalah saat hendak naik.

Sebagaimana Allah berfirman dalam Al Quran:

وَالَّذِي خَلَقَ الأزْوَاجَ كُلَّهَا وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْفُلْكِ وَالأنْعَامِ مَا تَرْكَبُونَ لِتَسْتَوُوا عَلَى ظُهُورِهِ

Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untuk kalian kapal dan binatang ternak yang kalian tunggangi, supaya kalian duduk di atas punggungnya. (Az-Zukhruf: 12-13), hingga akhir ayat.

Penjelasan lainnya:

قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ الطَّبَرَانِيُّ: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ هَاشِمٍ الْبَغَوِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الْمُقَدَّمِيُّ -وَحَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى السَّاجِيُّ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى الحَرشي -قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ الْحَسَنِ الْهِلَالِيُّ، عَنْ نَهْشل بْنِ سَعِيدٍ، عَنِ الضَّحَّاكِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “أَمَانُ أُمَّتِي مِنَ الْغَرَقِ إذا ركبوا في السفن أن يقولوا: بسم اللَّهِ الْمَلِكِ، {وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالأرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ} [الزُّمَرِ: 67] ، {بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ}

Abul Qasim At-Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Hasyim Al-Bagawi, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Abu Bakar Al-Maqdami, dan telah menceritakan kepada kami Zakaria ibnu Yahya As-Saji, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Musa Al-Harsi, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Abdul Hamid ibnul Hasan Al-Hilali, dari Nahsyal ibnu Sa’id, dari Ad-Dahhak, dari Ibnu Abbas, dari Nabi Saw. yang telah bersabda: Keamanan umatku dari tenggelam, bila mereka menaiki kapal laut ialah hendaknya mereka mengucapkan, “وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالأرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ} [الزُّمَرِ: 67] ، {بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ}.”

Tafsir Ibnu Katsir Surah Hud 41:

يقول تعالى إخبارا عن نوح – عليه السلام – أنه قال للذين أمر بحملهم معه في السفينة : ( اركبوا فيها بسم الله مجراها ومرساها ) أي : بسم الله يكون جريها على وجه الماء ، وبسم الله يكون منتهى سيرها ، وهو رسوها .

وقرأ أبو رجاء العطاردي : ” بسم الله مجريها ومرسيها ” .

وقال الله تعالى : ( فإذا استويت أنت ومن معك على الفلك فقل الحمد لله الذي نجانا من القوم الظالمين وقل رب أنزلني منزلا مباركا وأنت خير المنزلين ) [ المؤمنون : 28 ، 29 ] ; ; ولهذا تستحب التسمية في ابتداء الأمور : عند الركوب على السفينة وعلى الدابة ، كما قال تعالى : ( والذي خلق الأزواج كلها وجعل لكم من الفلك والأنعام ما تركبون لتستووا على ظهوره ثم تذكروا نعمة ربكم إذا استويتم عليه وتقولوا سبحان الذي سخر لنا هذا وما كنا له مقرنين وإنا إلى ربنا لمنقلبون ) [ الزخرف : 12 – 14 ] ، وجاءت السنة بالحث على ذلك ، والندب إليه ، كما سيأتي في سورة ” الزخرف ” ، إن شاء الله وبه الثقة .

وقال أبو القاسم الطبراني : حدثنا إبراهيم بن هاشم البغوي ، حدثنا محمد بن أبي بكر المقدمي ، وحدثنا زكريا بن يحيى الساجي حدثنا ، محمد بن موسى الحرشي ، قالا حدثنا عبد الحميد بن الحسن الهلالي ، عن نهشل بن سعيد ، عن الضحاك ، عن ابن عباس ، عن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال : ” أمان أمتي من الغرق إذا ركبوا في السفن أن يقولوا : باسم الله الملك ، ( وما قدروا الله حق قدره والأرض جميعا قبضته يوم القيامة والسماوات مطويات بيمينه سبحانه وتعالى عما يشركون ) [ الزمر : 67 ] ، ( بسم الله مجراها ومرساها إن ربي لغفور رحيم ) .

وقوله : ( إن ربي لغفور رحيم ) مناسب عند ذكر الانتقام من الكافرين بإغراقهم أجمعين ذكر أنه غفور رحيم ، كما قال : ( إن ربك لسريع العقاب وإنه لغفور رحيم ) [ الأعراف : 167 ] ، وقال : ( وإن ربك لذو مغفرة للناس على ظلمهم وإن ربك لشديد العقاب ) [ الرعد : 6 ] ، إلى غير ذلك من الآيات التي يقرن فيها بين انتقامه ورحمته .

Nah, demikian informasi tentang Doa Bismillahi Majreha Wa Mursaha yang terdapat di dalam Al Quran Surat Hud ayat 41 berikut arti dan penjelasannya. Baca juga: Doa Setelah Shalat dari Nabi.