Cantiknya Pemandangan Taman Alam Wawai Lampung Bikin Adem

By | August 1, 2019

Jumanto.Com – Menikmati Cantiknya Pemandangan Alam Wawai Lampung Bersama Kakak Kelas Di STAN Dulu. Ini adalah cerita pengalaman saya saat menjelajah Alam Wawai Ecopark Lampung bersama kawan saya, kakak kelas tepatnya.

Alam wawai Lampung merupakan salah satu wisat alam yang menarik untuk dikunjungi, dengan keistimewaan utama berupa pemandangan kota Bandar Lampung dari Ketinggian.

Selain bisa menyaksikan cantiknya pemandangan laut dan sekitarnya, kita juga bisa menikmati fasilitas dan wahana wisata yang ada di dalamnya.

Alamat dan Lokasi Alam Wawai Lampung

Alam Wawai terletak di Jl. H. Hasan Rais, Sukadana Ham, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung 35116.

Lokasinya persis di depan Summit Bistro.

Rute jalan menuju alam wawai satu arah dengan menuju Lembah Hijau dari arah Teluk Betung.

Wisata alam wawai lampung sangat mudah dijangkau, namun belum ada angkutan umum menuju ke sini.

Kalian bisa naik Gojek atau Grab kalau mau ke taman wisata alam wawai lampung.

Pengalaman Jalan-jalan Ke Taman Wisata Alam Wawai di Sukadanaham Bandar Lampung City

Tanggal 1 s.d. 4 Juni 2016 merupakan hari bersejarah bagi kantor kami, Perwakilan BPKP Provinsi Lampung.

Pasalnya, awal Juni 2016 ini kantor kami untuk pertama kalinya menyelenggarakan forum keuangan yang cukup besar dengan pesertanya adalah Perwakilan BPKP dari seluruh Indonesia beserta unit-unit kerja mandiri di lingkungan BPKP.

Total lebih dari 150 peserta yang hadir, termasuk yang hadir juga adalah beberapa pejabat di Lingkungan BPKP seperti Ibu Sekretaris Utama, Ibu Kepala Biro Keuangan, Bapak Inspektur BPKP, serta Direktur dan beberapa pejabat lainnya.

Waktu untuk mempersiapkan acara ini cukup mepet, sekitar satu minggu saja mengingat pemberitahuan dari Biro Keuangan disampaikan sekitar satu minggu sebelum acara dimulai.

Tapi rasanya tidak ingin saya ceritakan detail jalannya acara, karena inti dari tulisan saya kali ini adalah catatan saya saat menemani kakak kelas saya melihat pemandangan Bandar Lampung dari perbukitan di Jalan Imba Kesuma, tepatnya Alam Wawai Bandar Lampung.

Baca Juga: 50+ Tempat Wisata Menarik di Lampung yang pernah saya kunjungi.

Mas Koni

Forum Rekonsiliasi Self Blocking dan Reviu Usulan Anggaran BPKP Tahun 2016 ditutup sebelum Jumatan. Setelah acara selesai, beberapa ada yang langsung pulang ke hotel, ada yang tetap di kantor, ada yang cari oleh-oleh, dan beberapa kegiatan lainnya.

Sehabis Jumatan, saat saya sedang merekap data, Kakak Kelas Saya, Mas Koni, datang ke ruangan kerja saya dan ngobrol-ngobrol sambil makan siang.

Mas Koni ini adalah lulusan DIII Kebendaharaan Negara Tahun 2007, kakak kelas saya 2 tahun. Saya lulus dari STAN tahun 2009.

Saat masih kuliah, saat saya duduk di tingkat I dan dia tingkat III, sebenarnya kami sama sekali tidak saling mengenal. Bahkan muka pun mungkin sama sekali tidak tahu.

Perjumpaan kami diawali pada saat Matrikulasi Pembentukan Auditor Terampil di Bogor tahun 2011 lalu. Sama seperti saya, dia adalah lulusan Kebendaharaan Negara yang tidak diproyeksikan menjadi Auditor, dan saat itu dia juga bekerja di Sub Bagian Keuangan.

Dan tahun 2011 lalu tiba-tiba Biro Kepegawaian memutuskan lain, sehingga kami, Anak Kebendaharaan Negara, dipanggil mengikuti Matrikulasi Pembentukan Auditor Terampil.

Dari situlah awal perjumpaan kami, karena kebetulan saya satu kamar dengan dia.

Awal perjumpaan kami pun dilanjutkan dengan perbincangan panjang lebar, termasuk pengalaman kuliah dan pengalaman kerja.

Memutuskan Piknik ke Alam Wawai

Dan di tahun 2016 ini, kami kembali dipertemukan dalam suatu forum keuangan, dan kebetulan sekali kali ini saya yang menjadi tuan rumah.

Ini adalah pengalaman pertama Mas Koni datang ke Lampung. Mas Koni ini putra asli Ambon, dan sejak awal penempatan, dapat penempatan di Perwakilan BPKP Provinsi Maluku (Ambon).

Jam setengah 3 sore, saya selesai merekap data, dan makan siang sebentar, lalu saya mengantarkan Mas Koni untuk membeli oleh-oleh Keripik Lampung di Toko Yen Yen Teluk.

Setelah membeli oleh-oleh, perjalanan pun kami lanjutkan ke Alam Wawai Bandar Lampung. Sebenarnya ada beberapa tempat wisata lainnya di Lampung, hanya saja karena waktu yang sempit, maka saya ajak saja dia ke Alam Wawai ini, untuk menikmati Bandar Lampung dari ketinggian.

Lokasi Alam Wawai dari Kantor saya cukup dekat, sehingga hanya beberapa menit saja kami sudah sampai di lokasi.

Kami menuju Alam Wawai dari Jalan P Emir M Noer, lalu belok ke kiri ke arah PDAM Way Rilau, menuju Jalan Imba Kesuma, dan kemudian belok kanan menyusuri Jalan Imba Kesuma.

Sesuai dengan kontur alamnya di daerah perbukitan, jalan yang kami lewati pun naik turun dan disertai suasana alam yang masih hijau dan sejuk.

Sesampai di Tugu Duren, ada simpang ke kiri berupa tanjakan, kami pun ambil ke kiri, dan sekitar 200-300 meter dari sini, ada spanduk penunjuk jalan Alam Wawai, ambil kiri lagi dan cuma beberapa meter saja sudah sampai di Kompleks Alam Wawai.

Jam Buka dan Tutup Alam Wawai Lampung

Begitu masuk kami langsung disambut rindangnya pepohonan yang cukup sejuk, hanya saja jalannya masih berupa batu onderlaght, belum di aspal.

Di spanduk-spanduk dekat penjualan tiket tertulis Jam Operasional Alam Wawai ini cuma sampai jam 17.00, lewat dari itu sudah ditutup.

Beruntung kami sampai Alam Wawai ini baru jam 3 sore.

Jadi, buat kalian yang mau ke sini, enakan pagi sampai sore saja ya gaes.

Buat yang mau datang ke sini malam hari atau menggelar event di sini, kalian bisa contact langsung pengelolanya.

Biaya Harga Tiket Masuk Alam Wawai di Lampung

Setelah sampai di lokasi Alam Wawai, kami pun langsung parkir motor.

Setelah itu, kami membeli tiket masuk seharga Rp15.000- per orang.

Tiket masuknya terbilang murah, dapat teh botol lagi setelah itu.

Untuk saat ini, HTM kemungkinan sudah naik, mungkin 20 ribu per orang, seperti tiket masuk Puncak Mas Lampung.

Harga tiket masuk Lembah Hijau saja sudah naik, kemungkinan Alam Wawai pun iya.

Kami diberi gelang kertas bertuliskan Alam Wawai dan juga selembar tiket tiap orang untuk ditukarkan dengan teh botol.

gelang alam wawai
Gelang Alam Wawai sebagai kenang-kenangan

Menjelajahi Fasilitas Dan Wahana Wisata Alam Wawai Ecopark Bandar Lampung

Tak berlama-lama, kami pun langsung menelusuri Alam Wawai ini. Lokasinya kalau saya lihat tidak begitu luas, jauh sekali jika dibandingkan dengan Lembah Hijau.

Dari Alam Wawai ini, kami bisa saksikan laut Teluk Lampung di bawah sana, serta bangunan-bangunan dan rumah-rumah yang ada di kota Bandar Lampung.

Terlihat juga para pengunjung sedang asyik berfoto-foto dan ada juga yang asyik duduk-duduk ngobrol dengan teman maupun pasangannya.

Tidak jauh dari penjualan tiket, kami jumpai papan penunjuk arah menuju beberapa lokasi wisata.

Penunjuk Arah di Alam Wawai
Wahana yang ada di Alam Wawai

Tertulis di situ, wahana wisata di Alam Wawai kurang lebih ada:

  • secret garden
  • camping ground
  • amphitheatre
  • dan wahana lainnya

Kami pun kemudian turun ke bawah, menuju amphi theatre dan Camping Ground.

Terlihat banyak sekali tenda-tenda perkemahan yang sudah siap sedia untuk disewa.

Sayangnya, sewa camping di Alam Wawai ini hanya bisa dilakukan rombongan, minimal 30 orang.

menikmati area camping ground
Foto Alam Wawai Lampung: Mas Koni menikmati area Camping Ground
tenda kemah di alam wawai
Gambar Alam Wawai Lampung: Tenda kemah yang ada di Camping Ground

Di sini kami ambil banyak foto dengan background Tenda Camping dan juga laut serta kota Bandar Lampung untuk kenang-kenangan Mas Koni saat pulang ke Ambon nanti. Setidaknya, ada memori yang tidak terlupakan saat berkunjung ke Bandar Lampung.

Setelah puas berfoto-foto di bawah, kami pun naik ke atas mencari toilet dan juga mushola.

Toilet di Alam Wawai ini dibuat dengan suasana alami, begitu pun musholanya dan tempat wudhunya.

Mushola Alam Wawai berbentuk satu buah tenda kemah dengan tikar sebagai alasnya, dan peralatan sholat berupa mukena dan sarung tersedia digantung di dalam mushola ini.

Adapun tempat wudhu terbuat dari batu-batu yang cukup unik untuk dilihat.

Terakhir, kami pun menuju warung makan yang ada di Alam Wawai ini untuk menukarkan tiket kami dengan sebotol teh manis.

Warung makan yang ada di Alam Wawai ini juga berbentuk tenda besar, dengan meja dan kursi yang cukup banyak, dan benar-benar dengan suasana alami yang asri.

Setelah itu, kami pun pulang ke kantor untuk mengambil barang-barang Mas Koni, kemudian saya antarkan Mas Koni menuju Hotel Whiz di dekat Bundaran Gajah.

Selamat jalan Mas Koni, sampai jumpa lagi di lain waktu. Mudah-mudahan Jalan-jalan Ke Alam Wawai Bandar Lampung ini bisa menjadi kenangan di Ambon bagi Mas Koni nanti.

Alam Wawai, Tempat Wisata Alam di Lampung Yang Bikin Adem

Saya paling suka dengan tempat wisata alam yang sejuk dan asri.

Makanya saat jalan-jalan, saya pun senang berkunjung ke:

  • Kampung Kurcaci Purbalingga
  • Puncak Becici Jogja
  • Grafika Cikole Lembang
  • Dusun Bambu Bandung

Dan juga alam wawai ecopark Lampung ini.

Serasa adem dan menentramkan pikiran.

Kesimpulan

Alam wawai Lampung asyik dikunjungi karena lokasi dekat, tiket masuk murah, rute jalan ke sana mudah, satu arah dengan Puncak Mas dan Lembah Hijau serta bisa juga lanjut piknik ke Bukit Sakura serta Camp 91.

Demikian informasi wisata Alam Wawai Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *