Cara & Persyaratan Membuat Surat Kartu Kuning 2019 Serta Biayanya

jumanto.com - Orang yang sedang atau akan melamar pekerjaan, perlu tahu cara, persyaratan, dan biaya pembuatan surat kuning atau kartu kuning yang dikenal juga dengan AK1 atau surat pencari kerja. Cara dan persyaratan membuat kartu kuning sendiri sebenarnya gak ribet sehingga gak perlu pakai calo, yang tentu menambah ongkos. Dalam membuat surat kuning, siapkan saja berkas dan dokumen secara lengkap lalu datang ke Kantor Disnaker atau Dinas Ketenagakerjaan di kota kalian.

Syarat membuat kartu kuning sendiri tidak banyak, dan semuanya ada di tempat kita, tinggal kita fotokopi saja lalu kita masukkan ke dalam map, bisa map merah atau map biru, tergantung permintaan dari Disnaker, karena ada Disnaker yang menetapkan warna map juga.

Di beberapa daerah, terutama kota-kota besar yang sudah maju dengan ITnya, mungkin cara membuat kartu kuning sudah bisa dilakukan secara online, sehingga si pembuat tidak terlalu ribet dalam mengurusnya.

Apa Itu Surat Kuning Atau Kartu Kuning Pencari Kerja?


Kartu kuning adalah lembaran kertas dari Disnaker yang berisi informasi kita seperti nama, NIK, data kelulusan sekolah, dan sebagainya.

Intinya di kartu tersebut, terdapat informasi yang berguna bagi calon tempat kita bekerja untuk meyakini bahwa dokumen yang kita bawa, terutama keabsahan ijasah, telah diakui dan Disnaker sendiri telah menuliskannya di kartu kuning.

Meskipun bernama kartu kuning, faktanya, warna kertas yang dipakai bukanlah kertas kuning, melainkan kertas biasa.

Dulu mungkin menggunakan kertas kuning sehinga disebut kartu kuning.

Kartu kuning atau surat kuning disebut juga dengan Surat Antar kerja 1 biasa disingkat AK-1.

Dengan memegang kartu kuning, perusahaan atau instansi di mana kita mendaftar jadi lebih yakin dengan kualifikasi yang kita ajukan di dalam persyaratan pendaftaran kerja.

Fungsi Kartu Kuning


Fungsi utama dari kartu kuning adalah, surat ini biasanya menjadi salah satu persyaratan wajib bagi calon pelamar kerja yang harus dilampirkan di dalam dokumen lamaran, selain SKCK, daftar riwayat hidup atau CV, serta persyaratan lain yang diminta.

Di dalam pendaftaran CPNS pun biasanya disyaratkan pula untuk melampirkan dokumen surat kuning.

Selain berfungsi sebagai kelengkapan surat lamaran kerja, secara tidak langsung, surat kuning ini juga sebenarnya bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam memetakan tingkat pendidikan masyarakatnya.

Dari dokumen surat kuning yang diterbitkan, pemerintah daerah bisa mendapatkan data valid mengenai tingkat pendidikan dari masyarakat yang telah mengajukan surat kuning sehingga bisa menjadi data awal untuk menentukan kebijakan pendidikan bagi masyarakat di kabupaten atau kota tersebut.

Di Mana Tempat Membuat Kartu Kuning, Apakah Bisa Di Kelurahan?


Tempat pembuatan Kartu Kuning sendiri berada di Dinas Ketenagakerjaan yang ada di tiap-tiap kabupaten kota.

Jika ingin membuat kartu kuning, kita harus datang sendiri ke Dinas Ketenagakerjaan membawa persyaratan pembuatan kartu kuning yang diminta.

Jika ada kerja sama antara Disnaker dengan kelurahan, bisa saja membuat kartu kuning di kelurahan. Namun, sepanjang tidak ada kerja sama, maka pembuatan surat kuning hanya bisa dilakukan di Disnaker.

Lokasi Disnaker di kota kalian silakan tanya ke teman yang pernah membuat surat kuning, biasanya ada di kompleks pemda masing-masing.

Masa Berlaku Kartu Kuning


Kartu Kuning sendiri memiliki masa berlaku, jadi tidak berlaku seumur hidup. Biasanya, kartu kuning memiliki masa berlaku cuma 2 tahun.

Setelah membuat kartu kuning, silakan tanyakan kepada petugas, berapa lama masa berlakunya.

Setelah habis masa berlaku, kartu kuning yang kita punya bisa diperpanjang sehingga tidak perlu khawatir jika suatu saat akan melamar kerja kembali.

Jika ingin memperpanjang kartu kuning, siapkan kartu kuning lamanya, jadi jangan sampai hilang ya gaes.

Sedangkan jika kalian berada di luar domisili lalu ingin membuat kartu kuning di luar domisili, kebijakan ini bisa kalian tanyakan langsung ke Disnaker di kota kalian, apakah bisa memproses surat kuning luar domisili.

Persyaratan Membuat Kartu Kuning Terbaru


Cara & Persyaratan Membuat Surat Kartu Kuning Serta Biayanya
Syarat Pembuatan Surat Kuning Disnaker Pencari Kerja

Persyaratan kartu kuning sendiri bisa jadi berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lain sesuai dengan kebijakan masing-masing daerah atau Disnakernya.

Disnaker daerah ini mungkin meminta dokumen tambahan, sementara Disnaker daerah lain cukup dengan syarat itu saja.

Syarat umum membuat Kartu Kuning


Di mana saja kita membuat kartu kuning, berikut ini dokumen persyaratan yang selalu diminta di daerah mana saja:
  • fotokopi KTP
  • fotokopi ijazah atau SKHUN yang telah dilegalisir
  • 2 lembar foto berwarna ukuran 3 x 4 (ada yang mensyaratkan 2 x 3 ada yang 3 x 4, jadi bawa dua-duanya saja, atau bisa juga bawa 4 x 6 juga)

Data pokok di atas selalu diminta, hanya saja biasanya ada data tambahan yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.

Persyaratan lain membuat kartu kuning, dokumen ini harus disiapkan untuk berjaga-jaga siapa tahu diminta:

  • fotokopi kartu keluarga atau KK satu lembar
  • fotokopi ijazah dari SD sampai dengan ijazah terakhir dan dilegalisir karena ada Disnaker yang mensyaratkan ijazah dari SD
  • fotokopi akta kelahiran satu lembar
  • fotokopi sertifikat pelatihan kerja atau kursus
  • surat pengalaman kerja

Untuk persyaratan pastinya yang diminta oleh Disnaker, silakah hubungi kantor Disnaker di kota kalian.


Prosedur Tata Cara Membuat Kartu Kuning atau Surat Kuning



Pengajuan proses pembuatan kartu kuning atau surat kuning sendiri tidak memakan waktu lama, jika berkas yang kita bawa lengkap tidak ada kekurangan.

Oleh karena itu sebelum datang ke Disnaker bawa dulu semua syarat pembuatan kartu kuning yang diminta lengkap dengan fotokopiannya agar tidak perlu fotokopi lagi jika ada kekurangan.

Untuk kalian yang masih sekolah, kuliah, atau mau lulus dan mau mencari kerja, silakan simak baik-baik cara membuat kartu kuning berkut ini:

  1. Datang ke alamat Disnaker di kota kalian.
  2. Cari lokasi pembuatan AK1 atau kartu kuning di Disnaker, bisa tanya sama satpam atau pegawai Disnaker yang ada di situ. Biasanya lokasinya ramai sehingga mudah ditemukan.
  3. Serahkan berkas persyaratan pembuatan kartu kuning, masukkan ke dalam stopmap agar rapi.
  4. Petugas atau pegawai Disnaker akan mengecek kelengkapan dokumen pembuatan kartu kuning.
  5. Biasanya akan ditanya juga keperluan pembuatan kartu kuning.
  6. Jika lengkap, Disnaker pun akan mencetak kartu kuning kalian. Jika kurang lengkap, kalian akan disuruh melengkapi terlebih dahulu.
  7. Setelah kartu kuning jadi dan diserahkan kepada kalian, silakan fotokopi sebanyak 10 lembar (atau sesuai kebutuhan) lalu legalisir. Tempat legalisir biasanya berbeda dengan tempat pencetakan kartu kuning.

Gimana, cukup mudah kan proses pembuatan kartu kuning di Disnaker? Berdasarkan pengalaman saya, gak ribet kok yang penting persyaratan lengkap.

Berapa Lama Pembuatan Kartu Kuning Sampai Jadi?


Tergantung kecepatan pegawai masing-masing Disnaker sih. Jika kantornya sudah modern dan menerapkan IT yang bagus serta pegawainya melek IT, dan tentu saja memiliki jiwa pelayanan yang tinggi, 10 menit saja bisa jadi kartu kuning tersebut.

Namun, jika petugasnya masih gaptek, apalagi punya mental ada duit baru jadi, bisa lama jadinya.

Dulu saat saya membuat kartu kuning di Purbalingga, alhamdulillah petugasnya cukup baik dan gak lama juga saat menunggu proses pembuatan kartu kuning sampai jadi.

Tidak menunggu sampai berjam-jam yang membosankan.

Biaya Pengurusan Kartu Kuning di Disnaker


Biaya pengurusan kartu kuning sendiri sebenarnya gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun. Jadi siapkan saja uang untuk fotokopi dokumen dan fotokopi kartu kuning nantinya.

Meskipun biayanya gratis, tahu sendiri lah, mental korup orang Indonesia. Jika ada petugas yang meminta uang seikhlasnya, itu adalah pungli.

Jika kalian ingin ngasih, ya monggo, meskipun itu sebenarnya praktik tidak benar, karena mereka sebenarnya sudah digaji oleh negara.

Dari pengalaman saya membuat kartu kuning di Disnaker Purbalingga, biayanya benar-benar gratis, alhamdulillah.

Saat saya mengurus surat pindah di Disdukcapil Purbalingga pun layanannya cepat dan biayanya benar-benar gratis.

Kalau di tempat kalian ada pungli, nasib kalian berarti hehehehe.

Cara dan Persyaratan Perpanjangan Kartu Kuning Yang telah Habis Masa Berlakunya


Jika kartu kuning habis masa berlakunya, masih bisa kita perpanjang dengan membawa dokumen persyaratan sebagai berikut:
  • Kartu AK I (Kartu Kuning) yang lama asli dan fotokopinya (paling gak fotokopinya masih ada)
  • Fotocopy KTP terbaru 1 lembar;
  • Fotocopy ijasah&transkrip/SKHUN terakhir;
  • Pas foto berwarna 2x3 (atau 3 x 4, siapkan saja dua-duanya) sebanyak 2 lembar.
  • Surat Keterangan Pengalaman Kerja (bagi yang memiliki)

Ketentuan Membuat Surat Kuning yang Harus Diperhatikan


Dalam membuat kartu kuning di Disnaker, perhatikan ketentuan berikut:
  • membuat kartu kuning tidak dapat diwakilkan jadi harus datang sendiri
  • berpakaian yang sopan, jangan menggunakan kaos dan sandal.
  • gunakan kemeja dan sepatu yang rapi.
  • siapkan berkas dengan rapi.
  • datang pagi agar antrian tidak terlalu panjang.
  • tetap siapkan uang lebih siapa tahu diminta biaya, meskipun aslinya gratis.

Silakan datang ke Disnaker masing-masing dengan sopan santun. Jika tinggal di Medan, kunjungi Disnaker Medan, jika tinggal di Bandung, kunjungi Disnaker Bandung, jika tinggal di Jakarta Timur atau Bekasi, datang ke Disnaker Jakarta Timur atau Bekasi, dan seterusnya.

Kiranya itu saja informasi biaya, cara, dan persyaratan membuat kartu kuning terbaru yang harus kalian tahu. Baca juga: persyaratan perpanjang plat motor terbaru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel