Tuesday, September 11, 2018

Lokasi, Sejarah, dan Harga Tiket Masuk Pantai Parangtritis Jogja 2018

author photo
foto keindahan pantai parangtritis jogja
jumanto.com - Dengan adanya peta Google Maps, tidak susah menemukan rute jalan menuju lokasi Pantai Parangtritis Jogja yang penuh dengan sejarah, misteri, mitos, dan cerita mistis di dalamnya, terutama kaitannya dengan beberapa artikel yang menyebutkan larangan, asal-usul, serta kaitan dengan Nyi Roro Kidul. Harga tiket masuknya yang murah membuat tempat wisata Jogja ini recommended buat dikunjungi, selain keindahan alamnya yang memukau saat sore hingga malam hari.

Berbagai artikel Parangtritis Jogja telah mengulas habis berbagai sisi misteri Pantai Parangtritis ini, termasuk artikel di wikipedia.

Namun, pada kesempatan ini, tak ada salahnya saya menuliskan kembali, deskripsi Pantai Parangtritis Bantul Jogja dari sudut pandang saya, berdasarkan pengalaman liburan saya di Jogja selama beberapa hari setelah liburan Idul Fitri 2018.

Pantai Parangtritis Daerah Istimewa Yogyakarta adalah destinasi wisata di Jogja keempat yang kami kunjungi setelah kami rekreasi ke:


Karena lokasi pantai ini memang berada satu kompleks dengan beberapa tempat wisata lainnya di Jogja, maka kami pun mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus di sini, sebelum siang menjelang sore, kami piknik ke Puncak Becici Jogja.

Cerita Misteri Pantai Parangtritis Jogja Hingga Larangan Menggunakan Baju Warna Tertentu


Berbagai artikel membahas mitos pantai parangtritis ini dari larangan larangan di pantai parangtritis hingga beberapa cerita yang mungkin dikaitkan juga dengan pesugihan.

Sebagaimana telah kita ketahui, beredar cerita di masyarakat bahwa pantai Parangtritis Jogja ini konon merupakan pintu masuk dari Ratu Pantai Selatan, yaitu Nyi Roro Kidul.

Kalau kalian suka nonton film suzana dulu, pasti sering lihat penampakan Nyi Roro Kidul versi filmnya.

Nyi roro kidul sendiri dikabarkan suka dengan warna hijau, sehingga pengunjung pantai Parangtritis dilarang menggunakan baju berwarna hijau.

Jadi larangan saat berada di pantai parangtritis ini salah satunya adalah mengenai warna pakaian. Warna baju yang tidak boleh dipakai di pantai selatan adalah warna hijau.

Namun, saya sendiri belum menjumpai dengan mata kepala sendiri, saat berkunjung ke Parangtritis, adanya teguran atau tulisan dilarang memakai baju hijau.

Beberapa pengunjung memakai baju warna-warni, ada yang merah, kuning, hitam, dan sebagainya.

Ke pantai pakai baju merah pun biasa saja.

Buat kalian yang penasaran, bisa tuh coba pakai baju hijau ke Parangtritis Beach, kira-kira ada yang negur gak hehehe.

Deskripsi Pantai Parangtritis Bantul DIY



Salah satu wisata paling ramai yang dikunjungi di Jogja adalah Pantai Parangtritis selain Candi Prambanan, Pantai Indrayanti, dan tempat wisata populer lainnya di Jogja.

Saat malam tahun baru Jawa, atau malam 1 Suro, keramaian pengunjung bakalan terlihat lebih banyak dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

So, jika kalian ingin melihat bagaimana keramaian Pantai Parangtritis, datanglah pada malam tersebut.

Urusan penginapan gak perlu khawatir, banyak penginapan murah di sekitaran Pantai Parangtritis Jogja.

Selain menikmati keindahan pantai dari pasirnya yang halus dan berenang menikmati ombak pantai selatan ini, kalian juga bisa menikmati pantai dari ketinggian, yaitu dari tebing yang ada di dekat lokasi.

gambar pantai parangtritis jogja
Pantai Parangtritis

Tebing Gembirawati, sebagai salah satu tempat wisata di sekitar Pantai Parangtritis, akan membuat liburan kalian jadi lebih berkesan, menikmati pantai dari ketinggian.

Candi Gembirawati yang berada di tebing ini bisa menjadi salah satu daya tarik lainnya, sehingga kalau kalian punya waktu banyak, berkunjunglah ke sini.

Tanyalah kepada warga sekitar jika kebingungan untuk menemukan lokasi candi yang ada di sebelah timur dari Tebing Gembirawati.

Keindaan Pantai Parangtritis


Punya nyali besar? Jika iya, kalian bisa menikmati keindahan pantai parangtritis dari ketinggian dengan menyewa aeromodeling di sini.

Sensasi berbeda tentu bakalan kalian rasakan dengan menyaksikan pantai menggunakan alat yang memacu adrenalin ini.

Pantai Parangtritis Jogja memang indah banget saat dikunjungi sore hari.

Kita bisa menikmati sunset, ditemani ombak yang bergulung-gulung dan pasir pantai yang halus melebar memanjang, seperti berada di pantai-pantai yang ada di Sarasota, tepatnya Siesta Key, Amerika Serikat.

Jika memutuskan untuk rekreasi ke sini di siang hari, peralatan yang direkomendasikan untuk dibawa di antaranya ada kaca mata dan topi.

Topi berguna untuk menutupi wajah dari panasnya terik matahari, sementara kaca mata berguna untuk mengurangi efek dari pasir yang beterbangan tertiup angin.

Selain kelebihan Pantai Parangtritis tersebut, kekurangan dari Pantai Parangtritis menurut saya adalah keberadaan motor-motor trail, ATV, dan mobil semacam offroad yang disewakan di sini.

Suara kendaraan yang melaju di pasir pantai, terdengar sangat gak nyaman ditelinga, belum ban-bannya yang membuat debu pasir beterbangan tertiup angin.

Belum lagi risiko kendaraan ini bisa menabrak wisatawan yang sedang lewat di sekitaran pantai.

Menurut saya, keberadaan kendaraan yang disewakan semacam ini mengurangi keindahan pantai itu sendiri, yang seharusnya dibiarkan alami tanpa suara mesin-mesin yang mengganggu.

Cukup suara ombak yang menderu-deru yang menemani kehadiran para wisatawan di sekitaran Pantai Parangtritis.

Kelemahan Pantai Parangtritis selanjutnya adalah, masih adanya wisatawan yang membuang sampah sembarangan, terutama puntung rokok.

Sangat disayangkan, kesadaran masyarakat kita memang masih harus direvolusi. Revolusi Mental memang perlu.

Sejarah Pantai Parangtritis


Sejarah pantai Parangtritis memang masih belum bisa dijauhkan dari cerita mistis yang mengiringinya.

Sampai saat ini, masi berjalan ritual ada di Pantai Parangtritis, yang dilakukan dalam 4 waktu.

Upacara tradisi dan ritual adat ini dinamakan dengan Upacara Adat Labuhan.

Sejak Sultan Hamengkubuwono I memerintah, acara ritual ini telah dilakukan dalam empat waktu.

Keempat waktu tersebut yaitu:

  • satu hari setelah jumenengen, yaitu penobatan sang raja.
  • satu hari setelah Tingalan Jumenengen, yaitu peringatan satu tahun penobatan raja.
  • Labuhan Ageng yang dilakukan setiap 8 tahun sekali.
  • pada waktu-waktu tertentu, seperti saat putra dan putri raja akan menikah.

Ritual upacara seperti ini konon dilakukan untuk menjaga hubungan baik yang terjalin antara sesama penguasa Yogyakarta, yaitu antara keluarga kesultanan dengan Nyi Roro Kidul.

Menurut asal-usulnya, Parangtritis sendiri katanya berasal dari dua kata: Parang, yang artinya batu karang, Tritis atau Tumaritis yang berarti menetes.

Jadi, parangtritis bisa diartikan sebagai baru karang yang terkena tetesan air.

Nama ini menurut asal usulnya berawal dari seorang lelaki bernama Dipokusumo yang melarikan diri dari Kerajaan Majapahit, melakukan semedi, menyendiri di pantai yang belum ada namanya.

Ia kemudian melihat tetesan air menjatuhi batu karang yang ada di bawahnya.

Setelah melihat pemandangan yang demikian indah, kemudian dinamakanlah daerah ini dengan nama Parangtritis.

Alamat dan Lokasi Pantai Parangtritis Yogyakarta


Pantai Parangtritis berada di daerah mana? Pantai Parangtritis itu ada di daerah Pantai Selatan Jogja.

Pantai parangtritis terletak di provinsi mana? Provinsi DIY.

Alamat Pantai Parangtritis terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Indonesia.

Lokasi Pantai Parangtritis berjarak urang lebih 27 km dari pusat Kota Yogyakarta ke arah selatan.

Pantai Parangtritis ini berada di satu garis pantai dengan pantai-pantai cantik di Jogja lainnya seperti Pantai Depok, Pantai Parangkusumo, Pantai Pelangi, dan Pantai Parangendog.

Berikut ini peta rute jalan menuju Pantai Parangtritis Jogja dari Malioboro:




Sementara rute Parangtritis dari Magelang atau dari Candi Borobudur, bisa dicek selengkapnya di Google Maps.

Transportasi Angkutan Umum Menuju Pantai Parangtritis


Ke pantai parangtritis naik apa?

Wisata Parangtritis Jogja sangat mudah dijangkau menggunakan angkutan umum.

Kalian bisa naik bus jurusan Terminal Giwangan - Pantai Parangtritis lalu turun di Terminal Parangtritis.

Jalan beberapa meter saja, sampailah kalian ke Pantai Parangtritis Jogja.

Jika membawa kendaraan pribadi, menuju pantai cantik di Jogja ini pun cukup mudah, karena jalannya memang lurus terus melewati Jalan Parangtritis.

Papan penunjuk arah sepanjang perjalanan memudahkan wisatawan yang mau ke lokasi tempat wisata Parangtritis Jogja.

Sebagai alternatif, kalian bisa sewa motor di Jogja atau sewa mobil di Jogja jika tidak membawa kendaraan pribadi dan tidak mau menggunakan kendaraan umum atau taksi online di Jogja.

Harga Tiket Masuk Pantai Parangtritis Jogja


Sama seperti Pantai Parangkusumo Jogja, harga tiket masuk Pantai Parangtritis pun terbilang murah banget.

Berikut ini tarif biaya masuk Pantai Parangtritis selengkapnya:

  • harga tiket masuk per orang: 3 k
  • biaya masuk untuk sepeda motor: 1 k per motor.
  • biaya masuk untuk mobil: 5 k per mobil.
  • tarif parkir motor 2 k per motor.
  • tarif parkir mobil 5 k per mobil.

Adapun biaya sewa wahana kurang lebih:
  • Biaya sewa ATV: 50 - 100 k per setengah jam.
  • Biaya sewa kereta kuda andong: 20 k sekali putaran.

Harga tiket masuk dapat berubah sewaktu-waktu.

Wahana dan Fasilitas Pantai Parangtritis Jogja


Saat mengunjungi Pantai Parangtritis, Wahana yang paling disukai sama Alya adalah adanya kolam renang yang jumlahnya cukup banyak.

Kolam renang mini yang menggunakan terpal ini ada di pinggir jalan persis di samping pintu masuk kawasan pantai.

Kolam renang mini gak cuma satu, tapi ada banyak, dengan biaya masuk kolam renang cuma 5 ribu rupiah saja.

Alya yang suka banget sama kolam renang, langsung minta mandi di Waterpool Parangtritis Jogja, bareng sama Fiqih.

Selain wahana kolam renang, di Pantai Parangtritis Jogja juga tersedia pemandian kolam air panas yaitu Parangwedang.

Pemandian Air Panas ini disebutkan bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa penyakit kulit, karena mengandung kadar belerang di dalamnya.

Nah, rasanya seger banget nih, habis mandi di pantai, terus mandi di air panas.

Di sekitaran pantai Parangtritis, yang paling khas, tentu saja, keberadaan andong yang disewakan dengan tarif sekitar 20 ribu sekali jalan.

Nah, kalau soal andong ini, menurut saya gak masalah, karena suaranya gak bising, asalkan bisa menjaga kotorannya agar tidak sembarangan buang kotoran di pantai.

Wahana wisata lainnya seperti telah saya sebutkan di atas, ada sewa ATV, trail, atau mobil offroad.

Adapun fasilitas dari pantai ini di antaranya adalah kamar mandi atau kamar bilas, toilet, mushola, dan tentu saja tempat makan serta tempat membeli oleh-oleh dan tempat parkir.

Jam Buka Pantai Parangtritis Jogja


Pantai parangtritis buka jam berapa?

Jam Operasional Pantai Parangtritis Jogja dibuka untuk umum setiap hari selama 24 jam. Jadi, kapan pun ingin ke sini, kalian bisa datang dengan bebas.

Yang dikhawatirkan, jika ada oknum esek-esek yang mencari penghasilan di sini, jadi semestinya yang seperti ini dijauhkan dari tempat-tempat wisata.

Tempat Wisata Lain di Sekitaran Pantai Parangtritis:


  • Pantai Depok.
  • Pantai Parangkusumo.
  • Sandboarding Gumuk Pasir Parangkusumo.
  • Pantai Pelangi Parangtritis.
  • Pantai Cemara Parangtritis.


Jangan lupa juga berkunjung ke tempat wisata di Gunung Kidul dengan puluhan pantainya seperti Pantai Indrayanti atau Pantai Pulang Syawal, Pantai Baron, Pok Tunggal, dan masih banyak yang lainnya.

Penginapan di Sekitar Pantai Parangtritis


Banyak hotel, losmen, penginapan murah di sekitara pantai Parangtritis Jogja. Pokoknya, gak pesan via online pun, begitu datang ke Parangtritis, kalian akan dengan mudah menemukan penginapan yang berderet di sepanjang wilayah wisata Pantai Selatan Jogja ini.

Sangat mudah menemukan penginapan di bawah 100 ribu di daerah Jogja Parangtritis.

Manfaat Potensi Pantai Parangtritis untuk Masyarakat Sekitar


Keberadaan tempat wisata tentu saja memiliki efek perekonomian bagi warga setempat, terutama masyarakat di sekitar pantai.

Beberapa peluang usaha di sekitaran pantai Parangtritis Jogja di antaranya:

  • Usaha kuliner.
  • Usaha akomodasi penginapan baik guesthouse, hotel, losmen, penginapan, atau villa.
  • Usaha souvenir barang khas dan juga oleh-oleh Jogja.
  • Usaha parkir kendaraan.
  • Usaha jasa toilet.
  • Jasa transportasi berupa sewa kendaraan, atau penyediaan travel dan paket wisata.
  • dan masih banyak lagi peluang usaha di sekitaran Parangtrtitis Jogja.

Nah, demikian ulasan cerita pengalaman saat kami liburan ke Jogja.

Mudah-mudahan informasi Lokasi, Sejarah, dan Harga Tiket Masuk Pantai Parangtritis Jogja ini bermanfaat. Baca juga: Jalan-jalan ke Candi Prambanan Jogja.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post