Tuesday, January 16, 2018

Nyicip Nasi Kuning Enak di Bandung Saat Sarapan

author photo
Jumanto.Com - Ini bukan nasi kuning Saparua Bandung atau nasi kuning Pungkur, bukan pula nasi kuning Cikawao. Saat nyoba nyari tempat sarapan di Bandung, akhirnya ketemulah kami dengan nasi kuning enak di Bandung ini.

Pagi itu kami rencananya mau sarapan di sekitaran Taman Balai Kota Bandung, sekalian foto-foto di Taman Labirin Balai Kota.

Sayangnya, setelah kami sampai di Taman Labirin Bandung, ternyata di sana sama sekali gak ada gerobak jualan atau apapun itu, yang biasanya ada di pinggiran taman-taman lain.

Awalnya saya berharap banget bisa menemukan sarapan lontong sayur, nasi uduk, soto, atau nasi kuning di sekitaran Taman Labirin Balaikota Bandung.

Setelah tengok sana tengok sini, tak ada satu pun tempat makan yang saya jumpai, dan akhirnya pun kami cuma jalan-jalan sebentar di Taman Balai Kota karena Alya pusing belum sarapan.

Setelah selesai mengelilingi Taman Balai Kota Bandung, kami kemudian mencari tempat sarapan sekaligus mencari tempat oleh-oleh di Bandung.

Kami pun coba dateng ke Cihampelas Walk, tapi kayaknya masih kepagian saat sampai di sana. Akhirnya kami memutar kembali menuju Dago, berharap bisa membeli oleh-oleh di Mekarsari Dago di Jalan Juanda.

Setibanya di depan Mekarsari, ternyata tempat oleh-oleh Bandung ini masih tutup sehingga kami pun akhirnya jalan kembali mencari tempat sarapan yang paling dekat.

Menikmati Kuliner Nasi Kuning Enak di Bandung


Tidak jauh dari Toko Oleh-oleh Mekarsari Bandung, kami kemudian ambil jalan belok kiri, karena seingat saya di sini banyak tempat makan di pinggir jalan.

Bener banget, gak jauh setelah belok ke kiri, di sini ada Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Di depan ITB lah kami menemukan tempat sarapan enak dan murah di Bandung.

Kami mengamati dulu warung nasi mana yang paling ramai, lalu kami berhenti di situ, lalu parkir motor di samping tempat jualan.

Warung nasi kuning ini ramai banget, lokasinya persis ada di depan ITB.

Saya pesan nasi kuning, sementara mama pesan nasi uduk. Dan inilah tampilan nasi kuning yang saya pesan.

nasi kuning enak di bandung
nasi kuning enak di bandung

Saya pesan nasi kuning komplit, isinya ada sambal goreng kentang, perkedel, mie, tempe orek. Tak lupa sambelnya juga dong.

Nasi disajikan di atas kertas nasi, bukan di atas piring, mungkin airnya susah kali ya buat nyuci piring sehingga pakai kertas nasi saja :D

Krupuk dan timun ambil sendiri, krupuk ada di toples sementara timun ada di piring di meja tempat makan. Bisa ambil sepuasnya hehehe.

Nasi uduk dan nasi kuning yang kami pesan disajikan dengan masing-masing segelas teh tawar hangat.

Rasa nasi kuningnya enak?


Hmmm, lumayan enak kok, meskipun makanan kaki lima khas anak-anak kampus, tapi soal rasa lebih enak dibandingkan makanan di daerah kampus Unila Lampung.

Saya pun makan dengan lahapnya, maklum kelaperan sih hehehe, sampai habis tak bersisa, tapi piringnya masih utuh kok :D

Mantap deh pokoknya sarapan nasi kuning di depan ITB Bandung.

Kalian gimana, lagi nyari tempat sarapan enak di Bandung juga?

Nah, jika iya, kalian bisa coba menikmati aneka makanan yang ada di depan ITB ini, gak cum nasi kuning dan nasi uduk saja kok. Masih banyak penjual makanan lainnya di sana, hanya saja yang saya lihat paling ramai warung nasi kuning ini.

Harga nasi kuningnya berapa?


Satu porsi nasi uduk atau nasi kuning cukup bayar 12 atau 13 ribu rupiah saja, sudah termasuk teh tawar hangat dan timun serta krupuk sepuasnya :D

Finally, boleh dicoba lah nasi kuning enak di Bandung ini yang ada di depan ITB. Sayangnya, gak ada menu gorengan layaknya warung-warung nasi uduk lainnya :D Tapi jengkol kayaknya ada kok hehehe. Baca Juga: Asyiknya Menikmati Malam di Kampung Daun Bandung sambil Dinner.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post