Saturday, November 4, 2017

Pengalaman Ditilang Polisi Pertama Kali Seumur Hidup: Bukan Cerita Lucu

author photo
Jumanto.Com - Pernah punya pengalaman ditilang polisi? Atau pernah mimpi ditilang polisi Togel? Hehehe. Ini adalah cerita pengalaman saya saat ditilang polisi untuk pertama kalinya selama saya hidup di dunia. Tapi bukan cerita lucu saat ditilang polisi ya :D

Cerita ditilang polisi untuk pertama kalinya ini, saya gak merasa grogi sama sekali, gak takut juga, dan saya gak ada perasaan kesel juga sama Pak Polisinya, orang saya memang salah hehehe.

Buat kalian anak motor mungkin sudah sering ditilang polisi ya. Suruh bayar berapa kalau kena tilang sih? Saya gak pengalaman soalnya :D

Dulu pernah saya dibonceng kawan saat mau ke Pasar Senen, kena tilang dan disuruh bayar 20 ribu rupiah.

Tapi kalau bawa motor sendiri lalu kena tilang sama Polisi, ini adalah cerita pengalaman pertama saya.

Cerita Pengalaman Ditilang Polisi Untuk Pertama Kalinya, Bukan Cerita Lucu, Beneran Gak Lucu


Sebelum saya melanjutkan cerita saya, saya mohon kalian jangan kecewa dulu ya, karena cerita ini memang gak lucu :D

Jadi saya kasih tahu dulu, kalau masih mau baca, baca sampai selesai, kalau gak mau baca, baca sampai di sini saja, terima kasih juga sudah berkunjung ke jumanto.com hehehe. Kunjungi juga blog saya jumanto.net ya #promosiblog #pedeamatsih hehehe.

Nah, Sabtu, 4 November 2017, tepat hari ini, hari saya menulis cerita ditilang polisi, saya sama mama dan Alya berencana sowan ke rumah orang tua di Gisting.

Sebelum berangkat sebenarnya saya sudah minta Alya buat pakai helm. Tapi dasarnya anak kecil, maunya sendiri #gaknulardaripapanya ya hehehe, ndilalahnya ya Alya gak mau pakai helm, susah katanya.

Ya sudah lah, daripada ribut sama tetangga, eh ribut sama anak, akhirnya saya biarin saja Alya naik motor tanpa pakai helm.

Lewat Pesawaran, ternyata ada polisi Operasi. Lagi Operasi Zebra rupanya. Kami aman-aman saja. Alya tidur. Pak Polisi sama sekali gak nyuruh kami berhenti meskipun lihat Alya gak pakai helm.

Aman.

Kami jalan terus, melewati Gadingrejo, Pringsewu, lalu masuk Pagelaran.

Nah, di Pagelaran inilah ada Operasi Zebra lagi. Siang itu sepi. Pengendara motor dan mobil gak terlalu banyak, gak seramai biasanya.

Sebelum sampai di Pom Bensin Pagelaran, Polisi tiba-tiba kelihatan berbaris. Saya sih santai saja. Tadi kan sudah lolos gak disuruh berhenti.

Begitu mendekati polisi, saya jalan seperti biasa.

Disuruh minggir, saya minggir.

Disuruh nyerahin STNK dan SIM, saya serahin.

Eh, ternyata masih kena tilang juga. Alasannya Alya (6 tahun kurang) gak pakai helm. Meskipun anak kecil, gak pakai helm tetap kena tilang.

Inilah Surat Tilang Dari Polisi yang Saya Terima


pengalaman ditilang polisi
pengalaman ditilang polisi

Saya ditilang oleh Bripka Pol Wibowo dari Polres Tanggamus tanggal 4 November 2017 di daerah Pagelaran, Pringsewu, Lampung, saat mau ke Gisting.

Namun, sebelum mendapatkan surat tilang dari Polisi, saya akan ceritakan situasi sebelum saya dapat surat tilang. Biasalah, pasti ada proses negosiasi.

Padahal saya gak menawarkan negosiasi hehehe.

Jadi, setelah Pak Polisi mengungkapkan bahwa saya bersalah karena anak saya Alya yang umurnya belum genap 6 tahun gak pakai helm, Pak Polisi bilang ambil STNK di Pengadilan Negeri Kota Agung tanggal 16 November 2017.

Saya bilang gak bisa tanggal segitu, bisa gak diundur lagi.

Bisa, tanggal 23 November 2017.

Ah, lagi-lagi gak bisa. Lalu Pak Polisi ngajak saya buat ke belakang mobil.

"Mas, ini kalau sesuai tabel, dendanya 100 ribu. Tapi kami bisa bantu, bayar setengahnya saja", kata Pak Polisi begitu sampai di belakang mobil.

Saya jawab, "saya gak ada uang 50 ribu pak", sambil saya tunjukkan isi dompet saya.

Saya memang benar-benar gak ada duit 50 ribu. Uang didompet tinggal 30ribu.

Saya gak negosiasi soal bayaran, gak saya tawar bisa gak di bawah 50 ribu. Setelah Pak Polisi ke depan lagi, sambil nulis surat tilang, saya tanya sama Mama, ada gak uang 50 ribu.

Tapi Pak Polisinya bilang, "gak bisa mas, saya cuma nawarin sekali saja".

Akhirnya saya terima surat tilang pertama dari Polisi selama seumur hidup saya, sidang tanggal 16 November 2017 pukul 08.00 di Pengadilan Negeri Kota Agung, Tanggamus.

Dan sepertinya gak mungkin saya bisa datang ke sana, tanggal segitu hari kerja, butuh 2 jam perjalanan lebih dari kantor menuju Pengadilan Negeri Kota Agung.

Akan saya agendakan buat cuti sehari buat ngurus sekalian nyari pengalaman ngambil STNK di Pengadilan setelah ditilang polisi.

Hikmah dan Pelajaran Setelah Ditilang Polisi untuk Pertama Kalinya


Dari cerita pengalaman ditilang polisi pertama kali ini, ada beberapa kesimpulan:
  • Anak kecil gak pakai helm tetap kena tilang. So, beliin anak kecil kalian helm ya.
  • Meskipun saya gak nawarin buat dibantu (ngasih pungli), ternyata oknum polisi masih juga menawarkan negosiasi, bisa dibantu setengah harga. Meskipun akhirnya tetap menerbitkan surat tilang setelah saya bilang gak ada duit 50 ribu. #berharappolisijujurdanbersih
  • Saya lupa buat minta surat tilang warna biru. Lain kali nyobain ah buat ditilang lalu minta surat tilang warna biru, dikasih apa gak hehehe.
  • Sekarang ramai sekali polisi melakukan razia, di mana saja dan kapan saja, gak peduli siang hari gak peduli malam hari.
  • Meskipun plat motor saya mati, gak kena tilang, karena saya tepat waktu terus bayar pajak, hanya saja plat motor saya sampai sekarang belum keluar. #platmotorhabislagi?
Untuk kisah selanjutnya, nantikan cerita saya saat ambil STNK di Pengadilan Negeri Kota Agung nanti ya hehehe.

Nah, itu saja cerita curhat saya, mudah-mudahan kalian gak kecewa baca Cerita Pengalaman Ditilang Polisi pertama kali ini. Baca Juga: Pengalaman Bikin E-KTP yang Gak Jadi-jadi.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post