Monday, October 23, 2017

Dapat Driver Go-Jek Wanita Itu Sesuatu, Pernah Punya Pengalaman?

author photo
Jumanto.Com - Pernah punya pengalaman dapat driver Go-Jek Wanita? Gimana rasanya kalau kalian dapat driver perempuan? Beberapa hari yang lalu saya baru saja order Gojek di Bandara Lampung (Bandara Raden Inten II) buat pulang ke rumah. Setelah pesan ojek online via aplikasi, ternyata saya dapat driver seorang wanita.

Seumur hidup, baru kali ini dapat driver wanita. Nah, agak rikuh juga kan. Mau dicancel gak mungkin, kasihan, dan saya gak akan cancel pesanan cuma karena alesan ini, sementara kalau dilanjutin gak enak juga ngojek sama perempuan.

Setelah saya jalan menuju lokasi janjian sama si driver, akhirnya saya minta tukeran saja, saya yang ngojek, dia yang mbonceng, enak kan drivernya ya, sudah dibayar dibonceng pula hehehe.

Awalnya saya pikir driver gojek wanita ini mbak-mbak yang lagi kuliah, makanya saya panggil aja mbak saat dia telpon.

Setelah ketemua orangnya, ternyata dia ini seorang ibu empat anak yang tangguh banget, membesarkan 4 anak, 2 anaknya kuliah, satu anak masih SMP, dan satu lagi masih TK.

Suami sudah gak bisa kerja lagi karena struk, sudah 3 tahun.

driver go-jek wanita

Driver Gojek Wanita ini lah yang sehari-hari menghidupi keluarga dengan menjadi sopir gojek.

Driver Go-Jek Wanita, Potret Suami Belum Bisa Mencukupi Nafkah Keluarga


Di saat ada perempuan sudah menikah lalu dia harus kerja banting tulang, itu adalah salah satu tanda suami belum mampu memberikan nafkah yang cukup buat keluarga.

Pada dasarnya perempuan tidak diwajibkan bekerja, kalau pun mau bekerja harus atas seizin suami.

Namun, betapa banyak perempuan di negeri ini justru menjadi tulang punggung keluarga, harus kerja keras banting tulang, sementara suami enak-enakan.

Betapa banyak perempuan kerja di luar negeri menjadi TKW, si suami duduk ongkang-ongkang di rumah tanpa beban.

Memang banyak juga perempuan yang terpaksa bekerja karena sudah tak punya suami lagi atau suami sakit.

Akhirnya dia mencari kerja di sana sini, dan salah satunya dengan daftar gojek wanita.

Gojek memang belum menyediakan layanan khusus cara memesan gojek wanita, tapi kalau ada menu khusus pesan driver Gojek wanita mungkin lebih nyaman kali ya buat perempuan yang mau naik Gojek.

Memang semestinya cukup laki saja lah yang bekerja, biar anak lebih dekat sama ibunya, merasakan pendidikan dari orang tua.

Namun jika perempuan terpaksa harus bekerja, apalagi menjadi driver ojek, maka ojek online wanita semestinya tidak menjadi ladang pelecehan, kekerasan, pemukulan, atau hal-hal tidak senonoh lainnya.

Mari hargai Driver Go-Jek Wanita, jangan nodai tangan kita dengan tindakan merendahkan dan melecehkan. Baca Juga: Pengalaman Naik Uber Taxi dari Bandara Lampung.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post