Thursday, September 28, 2017

Pengalaman Belanja di Tokopedia, Aman? Ada Penipuan? Ini Review Saya

author photo
Jumanto.Com - Pernah punya pengalaman belanja di Tokopedia? Belanja di tokopedia amankah? Banyakkah kasus penipuan tokopedia? Punya keluhan belanja di Tokopedia? Atau pernah punya pengalaman dapat barang palsu di tokopedia seperti kasusnya Mas Juan Feju pemilik dapuruang.com?

Jika kalian punya pengalaman buruk belanja di Tokopedia silakan berbagi pengalaman kalian di kolom komentar supaya pembaca blog ini bisa lebih hati-hati dalam memilih toko atau seller di tokopedia.

Tokopedia seperti kita ketahui bersama, adalah marketplace yang mempertemukan antara penjual dan pembeli. Jadi, transaksi yang kita lalukan, merupakan transaksi antara penjual dengan pembeli.

Dalam bahasa bisnisnya biasa disebut dengan Customer to Customer (C2C).

Penjual di tokopedia yang jumlahnya buanyak banget berasal dari seluruh Indonesia dan tentu saja gak semuanya jujur.

Oleh karena itu demi keamanan berbelanja di Tokopedia kita mesti tahu tips belanja di tokopedia yang aman.

Pengalaman Belanja di Tokopedia Pertama Kali


pengalaman belanja di tokopedia
pengalaman belanja di tokopedia

Ini adalah pengalaman pertama saya berbelanja online di Tokopedia. Selama ini saya lebih banyak belanja di Lazada, Blibli, dan Shopee.

Awalnya sih gak niat mau belanja di Tokopedia. Kebetulan waktu itu kawan lagi butuh bibit kemangi buat ditanam di rumahnya.

Saya cariin lah yang jual bibit kemangi secara online dan kebetulan ketemu sama tokopedia.

Banyak banget pilihan penjual bibit kemangi di tokopedia dengan berbagai variasi harga.

Setelah milih-milih sebentar, akhirnya pilihan saya jatuh ke Toko "Azmi Aulia Shop".

Cara belanja online di Tokopedia


Seperti belanja online di tempat belanja online lainnya, pertama-tama yang mesti kita lakukan adalah registrasi dulu.

Kali ini saya pilih registrasi pakai email, gak pakai facebook.

Setelah isi form registrasi sampai selesai, saya pilih barang yang mau saya beli, Bibit Kemangi di Toko Azmi Aulia Shop.

Pilih barang, tentukan berapa jumlah barang yang mau dibeli (saya ambil 5 bungkus bibit), isi alamat pengiriman dan nomor HP, pilih metode pembayaran, dan selesaikan order (lihat ongkos kirimnya).

Harga satu bungkus bibit kemangi di Tokopedia (Azmi Aulia Shop) 9.000 rupiah, saya beli 5, total 45.000. Biaya ongkir ke Bandar Lampung 19.000.

Total belanja 64.000, ditambah kode unik 918, total tagihan 64.918.

Oh ya, kode unik 918 ini ternyata gak masuk ke kantong Tokopedia, tapi dibalikkin lagi ke kita, masuk ke saldo Tokopedia kita.

Cara belanja di tokopedia standar-standar saja, sama kayak toko lain, gak susah, tinggal ikuti alur.

Setelah selesai saya pesan, saya bayar pesanan saya lewat Internet Banking Mandiri (belum pakai Mandiri Online).

Pembayaran berhasil, kemudian saya terima email dari Tokopedia bahwa Pesanan saya telah diteruskan ke penjual.

Satu hari kemudian, tanggal 13 September 2017, saya dapat email lagi bahwa pesanan saya telah dikirim dilampiri dengan nomor resi.

Tanggal 15 September saya terima email lagi bahwa pesanan saya telah diterima. Saya cek di penerima tamu kantor, barang memang sudah diterima dan saya ambil.

belanja online di tokopedia

Perlu diperhatikan, saat terima barang, kita mesti cek dulu. Jika sesuai, silakan konfirmasi terima barang, jika gak sesuai,silakan "Komplain Pesanan" ke tokopedia supaya bisa diurus.

Ketentuan dari Tokopedia:
Jika dalam waktu 2 hari Anda tidak melakukan konfirmasi, pesanan akan otomatis kami anggap selesai dan uang pembayaran akan kami teruskan kepada penjual.

Jika ingin melakukan komplain terhadap pesanan ini, mohon tidak membuang kemasan produk tersebut, karena dapat digunakan sebagai bukti dari komplain Anda.

2 Minggu berikutnya, saat saya cek, ternyata saya dapat Pesan dari Penjual


Setelah saya pesan dan saya bayar, saya gak pernah buka lagi Tokopedia, baru hari ini saya buka akun Tokopedia saya.

Setelah saya cek ternyata saya dapat message penjual Bibit Kemangi di Tokopedia yang isinya:

beli bibit kemangi tokopedia

Si penjual bilang, kemangi yang saya pesan merek "EIFEL" lagi kosong, lalu penjual konfirmasi boleh gak diganti dengan merek sejenis, "TIDORE".

Gak lama kemudian ternyata ada pesan lagi bahwa kemangi EIFEL nya sudah ada.

Dari sini saya baru tahu ternyata kita bisa kirim pesan sama si seller di Tokopedia. Jadi setelah kalian belanja atau mau belanja jangan lupa untuk bertanya sama seller ya, dan cek pesan masuk.


Jangan lupa juga tanyain barang yang kalian beli bisa diretur gak, karena banyak juga seller yang gak mau retur dengan alasan apapun.

Sayangnya, saya gak ngecek lagi saat barang saya terima, apakah yang saya terima benar-benar EIFEL atau diganti TIDORE karena barang langsung saya serahkan sama temen saya.

Kesimpulan Belanja di Tokopedia pertama kali


Alhamdulillah saya gak dapat pengalaman buruk belanja online di Tokopedia untuk pertama kalinya. Belanja saya aman tanpa kendala dan pengiriman pun lumayan cepat, kirim lewat JNE, gak gratis ongkir, tetap kena biaya pengiriman 19 ribu dari Bogor ke Lampung.

Jangan lupa cek reputasi penjual sebelum membeli, tanyakan bisa retur atau tidak, untuk keamanan belanja di Tokopedia.

Terakhir, buat kalian yang punya pengalaman buruk atau keluhan belanja di Tokopedia, silakan bisa sharing pengalaman di kolom komentar.

Terima kasih sudah membaca artikel Pengalaman Belanja di Tokopedia yang pertama kali ini, mudah-mudahan bisa menjadi referensi Tempat Belanja Online kalian.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post