Thursday, August 17, 2017

Wisata Tanah Lot Bali, Tempat Terindah Menikmati Sunset Sore Hari

author photo
Jumanto.Com - Wisata Tanah Lot Bali, Tempat Terindah Menikmati Sunset Sore Hari. Ada satu tempat wisata di Bali yang wajib buat dikunjungi, yaitu kawasan wisata Pura Tanah Lot, di daerah Tabanan, Provinsi Bali.

Jalan-jalan ke Tanah Lot Bali memang bisa dibilang sudah biasa, sudah banyak orang yang berdatangan dan gak mengherankan.

Tapi buat siapa saja yang belum pernah datang ke Tanah Lot ini, kunjungan pertama ke Tanah Lot tetap memberikan kesan tersendiri.

Melihat pahatan-pahatan seni alami pada batu-batu tebing di pinggiran pantai Tanah Lot, membuat kita takjub betapa hebat dan indahnya ciptaan Tuhan.

Pun halnya dengan kreativitas masyarakat Hindu di daerah Tanah Lot ini, tempat ibadah dan wisata di Bali ini bikin takjub siapa saja yang datang ke kawasan ini.

Jalan-jalan ke Tanah Lot Bali


wisata tanah lot bali

Perjalanan kami ke Tanah Lot ini dimulai dari siang hari sekitar pukul 10.30 WITA. Kami berangkat satu rombongan: saya, Pak Nubi, Pak Tikno, Pak Mukhlis (Aceh), dan Pak Kus (Bengkulu).

Setelah menghubungi sewa mobil di Bali pukul 09.00 WITA, mobil baru sampai di Ibis Styles Hotel, tempat kami bertiga menginap, sekitar pukul 10.30 WITA.

Kami kemudian menjemput Pak Mukhlis dan Pak Kus di Hotel Pop, yang lokasinya dekat dengan Ibis Styles Hotel Denpasar.

Setelah membeli oleh-oleh di Surya Bali dan mengunjungi Pantai Kuta, kami melanjutkan perjalanan menuju Tempat Wisata Tanah Lot Bali.

Di pertengahan perjalanan, kami berhenti dulu di Warung Makan Padang untuk makan siang sekalian sholat.

Agak susah memang mencari makanan di Bali ini, khususnya bagi umat Muslim, karena kalau mau beli makanan sembarangan takut makanannya gak halal.

Apalagi sepanjang perjalanan banyak sekali warung makan Babi Guling menjajakan menu utama berupa babi.

Untuk alasan keamanan, kami mencari warung makan Padang saja sekalian mampir sholat, meskipun harga makanan padang di Bali hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan di Lampung.

Menikmati Pemandangan Sawah sebelum Sampai ke Lokasi Tanah Lot Bali


Perjalanan menuju Tanah Lot Bali terasa lebih menyenangkan karena kami masih bisa menikmati suasana persawahan di kanan kiri jalan.

Sawah-sawah hijau dan sebagian sudah mau panen masih dapat kami jumpai.

Beruntungnya kami yang masih sempat menjumpai hijaunya pohon padi ini, membuat Bali lebih berkesan.

Suasana di sini berbeda 180 derajat dibandingkan dengan areal perkotaan di Denpasar dan Kuta.

Di Kuta, tepatnya daerah Legian, tempat monumen Bom Bali berada, kami terjebak kemacetan. Di tempat ini juga isinya full dengan cafe dan bar, tempat nongkrong para turis di Bali.

Lain halnya dengan daerah Tabanan yang masih menyisakan hamparan sawah, meskipun jalanan sempit di sini berpotensi membuat kemacetan juga saat kendaraan sedang ramai.

Daerah Tabanan dan Tanah Lot Bali benar-benar tempat yang harus kalian kunjungi saat kalian jalan-jalan ke Bali.

Bayar Tiket Masuk Tanah Lot


Mobil yang kami tumpangi pun kemudian sampai ke gerbang masuk tempat penjualan tiket masuk Tanah Lot.

Sopir kami langsung bilang sama penjaga tiket masuk, "5 orang", yang dijawab oleh penjaga tiket, "105 ribu".

Kami dikasih 5 lembar tiket masuk dan satu lembar tiket parkir kendaraan.

Harga Tiket Masuk Tanah Lot Bali saat saya dateng (12 Agustus 2017) 20 ribu rupiah per orang, lalu tiket parkir mobil 5 ribu rupiah.

Total 105 ribu rupiah untuk 5 orang pengunjung dan parkir satu mobil.

Oh iya, harga tiket masuk untuk wisatawan lokal dan turis asing berbeda.

Untuk wisatawan lokal, cuma 20 ribu rupiah saja, sedangkan untuk wisatawan asing harus membayar biaya masuk Tanah Lot sebesar 60 ribu rupiah.

Sama perlakuannya dengan Candi Prambanan Jogja. yang membedakan antara wisatawan domestik dan asing.

Melewati Tempat-tempat Belanja sebelum Sampai di Pura Tanah Lot Bali


Setelah membeli tiket masuk, kami turun di depan gapura masuk Tempat Wisata Tanah Lot Bali. Di depan Gapura, banyak turis-turis asing yang asyik berfoto-foto.

gapura tanah lot

Saya pun gak kelewat buat ambil gambar di sini.

Kemudian kami masuk ke dalam, menyerahkan tiket masuk pada penjaga pintu masuk buat dibolongin, untuk selanjutnya masuk ke kompleks Pura Tanah Lot Bali melewati pusat-pusat perbelanjaan.

Penataan pintu masuk Tanah Lot Bali sepertinya memang didesain untuk memajukan perekonomian masyarakat Bali, di samping memajukan wisata yang ada.

Sebelum pengunjung masuk ke areal Pura Tanah Lot, pengunjung "dipaksa" untk berkeliling-keliling dulu melewati aneka tempat penjualan souvenir, baju, oleh-oleh, dan tempat belanja lainnya.

Penataan tempatnya juga terlihat rapi, membuat perjalanan kami terasa berkesan banget, tanpa terlihat tempat kumuh dan kotor.

masuk tanah lot

Harus saya akui bahwa pantai-pantai di Bali lumayan bersih dari sampah, dibandingkan dengan tempat-tempat wisata yang ada di Lampung.

Saat Laut Surut, Kita bisa Menyeberang dan Masuk ke Pura Tanah Lot yang Ada di Atas Bukit Menyerupai "Pulau Mini"


Saat kami baru sampai di tempat wisata Pura Tanah Lot Bali, laut masih pasang, air laut masih cukup tinggi sehingga kami belum bisa menyeberang ke Pura Tanah Lot yang berada di "pulau".

Barulah saat hari sudah mulai sore, air laut sudah mulai surut, saya menyeberang bersama penduduk setempat, meskipun celana sempat basah juga setinggi paha.

Empat orang rombongan saya belum berani menyeberang, takut basah.

Setelah menyeberang, saya disuruh untuk mencuci muka dengan air suci, kemudian setelah mencuci muka, jidat akan ditempeli dengan benda warna putih (mungkin beras), seperti acara-acara kegamaan agama Hindu.

ritual pura tanah lot

Ritual ini wajib dilakukan kalau kita mau naik ke atas, masuk ke areal pura Tanah Lot.

Karena sudah masuk ke area ritual keagamaan, saya cuma berdiri saja, menyaksikan pengunjung lain (turis-turis asing) melakukan ritual ini.

Alhasil, karena gak melakukan "ritual suci" ini, saya gak boleh masuk ke areal pura.

Gapapa lah, asal gak menggadaikan keyakinan.

Semakin sore, air laut makin surut sampai akhirnya gak ada lagi air laut yang menggenangi areal antara pura dan daratan sehingga setiap pengunjung pun kemudian beramai-ramai berfoto-foto mengelilingi air suci ini.

Ular Suci Tanah Lot Bali


Di sisi sebelah kiri sebelum menyeberang ke pura di "pulau" ini, ada sebuah goa. Di pinggiran goa ini, tertulis dengan jelas "Ular Suci" disertai dengan gundukan pasir seperti kuburan di bawahnya.

Di sinilah lokasi ular suci tanah lot berada.

Bagi pengunjung yang ingin memegang ular suci ini, biasanya diminta mengisi "kotak infak" seikhlasnya.

Ular suci ini dipercaya oleh sebagian orang memberikan "sesuatu" bagi yang memeganya.

Kalau saya sih lagi-lagi cuma pengin tahu saja, kalau disuruh megang ya gak mau, takut syirik, dan takut sama ular juga hehehe.

Deskripsi Tanah Lot


Wisata Tanah Lot Bali merupakan sebuah kompleks wisata yang di dalamnya terdapat berbagai macam pura.

Keberadaan Tanah Lot Bali memang menakjubkan. Tak heran banyak wisatawan asing baik dari Asia, Eropa, Australia, yang berdatangan ke tempat wisata di Bali ini.

Pertama kali masuk ke Tanah Lot Bali, yang pertama kali terlihat adalah sebuah pura di seberang daratan, dengan satu buah pura besar dan satu buah pura kecil di sampingnya.

Bergeser ke sebelah kiri, deretan batu-batu tebing yang memiliki pahatan alami dengan batu-batuan yang besar menghiasi keberadaan tempat wisata ini.

deskripsi tanah lot bali

Benar-benar keindahan ciptaan Tuhan yang tiada tara.

gambar tanah lot bali

Setelah puas menikmati areal di sebelah kiri, yang sayangnya saya belum sempat mengambil gambar dari atas tebingnya, saya kembali lagi ke arah kanan, naik ke atas, mencoba mengambil gambar dari tanah yang menjorok.

foto tanah lot bali

Ada dua tanah menjorok di Tempat Wisata Tanah Lot Bali ini, satunya berupa tanah menjorok yang bolong di bawahnya, seperti Pantai Karang Bolong Tanggamus bentuknya.

tempat wisata tanah lot bali

pantai karang bolong tanah lot

pengunjung tanah lot

Dari dua tempat ini, kita bakalan dibuat terpana dengan pemandangan yang ada di bawah sana.

bukit tanah lot

Pasir halus di bawahnya juga semakin menambah kecantikan tempat ini, di samping cahaya warna keemasan yang mulai bergerak masuk ke peradaban.

Gak cukup sebentar kalau dateng ke tempat ini. Minimal setengah hari berada di sini, barulah kita merasa cukup puas mengeksplore keberadaan Tempat Wisata Tanah Lot Bali.

Waktu Terbaik buat Datang ke Tanah Lot untuk menikmati sunset


pura tanah lot bali

Buat kalian yang mau dateng ke Tanah Lot Bali, saya sarankan untuk datang agak sorean, di samping air lautnya mulai surut, kalian juga dapat menikmati sunset cantik di Pura Tanah Lot.

Saya kemarin gak sempat menikmati sunset, karena menngejar waktu buat berkunjung ke Pantai Pandawa, yang sayangnya tetap kesorean juga saat sampai di sana.

Saat pulang dari Pura Tanah Lot, pengunjung yang datang ke Tanah Lot justru makin ramai.

Oh ya, kalau mau datang ke Tanah Lot, hindari juga saat musim liburan ya karena biasanya macet banget apalagi jalannya cukup sempit.

Lokasi Wisata Tanah Lot Bali


Tanah Lot Bali terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Pesisir Selatan Pulau Bali. Jarak dari Kota Denpasar kurang lebih 25 kilometer.

Saat mau jalan-jalan ke Tanah Lot Bali, kalian bisa sewa mobil atau sewa motor di Bali. Banyak banget tempat sewa mobil dan sewa motor di Bali.

Setahu saya belum ada angkutan umum menuju Tanah Lot Bali.
Baca Juga: Pantai Pandawa Bali
Kalau bingung sama lokasinya, tinggal buka Google Maps saja dan di situ sudah jelas banget rute serta alamat lengkapnya.

Jangan lupa isi full batere kamera atau HP karena sayang banget kalau sampai kehabisan batere dan gak bisa ambil gambar foto-foto cantik Wisata Tanah Lot Bali. Akhirnya, Tanah Lot saya bilang: Cuantik Banget.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post