Sunday, April 16, 2017

Air Terjun Lamuran Kota Agung, Kembar dan Cantiknya Bikin Kagum

author photo
Jumanto.Com - Air Terjun Lamuran Kota Agung, Kembar dan Cantiknya Bikin Kagum. Huaaaaa, akhirnya kesampaian juga jalan-jalan saya ke Air Terjun Lamuran atau Air Terjun Teratas Kota Agung. Setelah gagal datang ke sini beberapa minggu sebelumnya karena hujan, akhirnya hari Minggu 16 April 2017, saya bareng Alya dan Mbah bisa main-main nih ke air terjun cantik di Kabupaten Tanggamus ini.

air terjun lamuran
Alya berenang di Air Terjun Lamuran

Kabupaten Tanggamus memang merupakan salah satu Kabupaten di Lampung yang kaya akan wisata air terjun, selain Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Barat, dan Way Kanan. Kontur daerahnya yang memiliki banyak wilayah pegunungan membuat tempat-tempat ini kaya akan tempat wisata air terjun di Lampung.

Kunjungan kami ke Air Terjun Lamuran Kota Agung sebenarnya gak terlalu direncanakan. Makanya saya pun gak bawa ganti dan cuma bawa baju yang menempel di badan.

Awalnya sebenarnya kami datang ke Islamic Center Tanggamus untuk menghadiri pengajian dalam rangka memperingati Hari Lahir NU yang ke 94 Tahun. Acara pengajian selesai siang hari. Selepas sholat dzuhur di masjid Islamic Center Tanggamus, rasanya nanggung amat kalau sudah sampai di sini gak sekalian main ke Air Terjun Lamuran.

Akhirnya, saya tawarin Alya, mau gak main ke Air Terjun Lamuran, dan Alya pun langsung mengiyakan. Selanjutnya, kami sempatkan untuk main ke air terjun cantik di Kota Agung ini, mumpung ke sini bareng Bapak Mertua juga yang sudah kenal sama orang-orang di Dusun Lamuran Pekon Teratas Kota Agung.

Rute Menuju Air Terjun Lamuran Kota Agung


Lokasi Air Terjun Lamuran Kota Agung berada di Dusun Lamuran, Pekon Teratas, Kecamatan Kota Agung Pusat. Lokasinya cukup jauh dari Air Terjun Way Lalaan, air terjun paling populer di Tanggamus karena lokasinya persis di pinggir jalan raya.


Untuk menuju Air Terjun Lamuran ini ada dua rute mudah yang bisa kita lewati. Karena posisi saya sudah di Islamic Center Tanggamus, maka saya memakai rute lewat Islamic Center ini.

Rute pertama menuju Air Terjun Lamuran Kota Agung


Rute pertama menuju Air Terjun Lamuran lewat Islamic Center Tanggamus dari Kota Bandar Lampung:
Bandar Lampung - Gedong Tataan - Pringsewu - Talang Padang - Gisting - Air Terjun Way Lalaan - Pantai Terbaya - Di Depan Pantai Terbaya ada Gapura Menuju Islamic Center - Masuk kompleks Islamic Center - dari Islamic Center jalan terus ikuti jalan utama - ketemu pertigaan pertama, lurus lagi beberapa meter - ketemu pertigaan kedua, belok kanan masuk ke Pekon Benteng Jaya - Setelah SD Benteng Jaya, akan ada jalan aspal ke kiri, ambil jalan ini melewati kebun-kebun karet - setelah tanjakan tajam, sudah masuk ke Dusun Lamuran - tanya warga saja di sini biar gak bingung.

Rute ini sudah biasa saya lewati saat mengantar Bapak mau ke gunung sehingga gak masalah buat saya.

Setelah tanjakan tajam ini, kakak ipar saya punya kenalan juga, namanya Mas Hasan atau Ahsan, saya lupa nama pastinya hehehe. Di depan rumahnya ada pohon manggis besar. Kemarin saya gak jadi nitip motor di rumah kenalan kakak saya ini. Saya nitip motor di rumah Pak Kadus. Alhamdulillah, orangnya welcome dengan pengunjung seperti saya :).

Rute Kedua Menuju Air Terjun Lamuran


Untuk rute kedua, setelah Pantai Terbaya, akan ketemu Pom Bensin di sebelah kanan jalan. Setelah pom bensin ini ada jalan aspal masuk ke kanan. Ikuti lurus terus jalan ini sampai ketemu Pekon Benteng Jaya, dan ikuti rute di atas.

Ketemu Om Yopie, Pemilik Akun @kelilinglampung


Sebelum sampai di Air Terjun Lamuran, secara kebetulan banget, setelah melewati tanjakan tajam di Lamuran, tiba-tiba saya ketemu sama Om Yopie yang baru saja sampai, lagi markir mobil di rumah warga. Hmmm, surprise banget, bener-bener gak nyangka ^_^.

Akhirnya, kita pun jalan bareng ke Air Terjun Lamuran, bersama dengan Om Yopie dan keluarga, disertai juga oleh salah satu PNS Dinas Pariwisata Tanggamus, Ketua Karang Taruna Dusun Lamuran, serta beberapa pemuda lainnya yang welcome banget menyambut kami dan mengantar kami sampai ke lokasi air terjun.

Setelah duduk-duduk sebentar di rumah Pak Kadus, kami langsung jalan menuju Curug Lamuran Kota Agung. Dari rumah Pak Kadus ini, kami harus jalan kaki sekitar 1 km. Untungnya, kondisi jalannya sudah bagus, berupa jalan setapak yang dibeton.

Sebenarnya, motor bisa sampai ke dekat air terjun, lalu tinggal jalan kaki sekitar 200 meter, hanya saja belum ada titipan motor atau parkir motor di dekat Air Terjun Kembar Lamuran.

Kalau mau, bisa juga sih menitipkan motor di rumah terakhir sebelum ke Air Terjun Lamuran, hanya saja kemarin karena ramai-ramai, saya pun menitipkan motor di rumah Pak Kadus saja, kemudian jalan ramai-ramai ke Curug Lamuran.

Sepanjang perjalanan, saya ngobrol sama Ketua Karang Taruna Lamuran, dan sayangnya saya lupa menanyakan nama wkwwk. Banyak hal yang saya obrolin sepanjang jalan dan kesimpulan saya: mereka cukup ramah dengan wisatawan. Mereka juga sedang gotong royong untuk membangun fasilitas air terjun lamuran dan mempercantiknya.

Jernihnya Kali Aliran dari Curug Lamuran


Sebelum mencapai Curug Lamuran, kami sempat melewati jembatan bambu, yang di bawahnya mengalir air dengan jernihnya. Melihat aliran kali yang jernih membuat mata jadi adem, dan pikiran saya langsung melayang ke kali-kali yang ada di jalanan dari Bobotsari ke Desa Wisata Panusupan Purbalingga.

aliran air curug lamuran

Jernihnya air mirip, hanya saja kali-kali di Purbalingga lebih lebar.

Setelah melewati jembatan bambu, lalu jalan ke kiri melewati kebun-kebun coklat, lalu kami harus menyeberangi kali ini dan airnya sejuk banget. Hmm, pengin langsung nyebur, sayangnya gak bawa ganti hehehe.

menuju air terjun lamuran

Air sungai yang jernih dengan hiasan batu-batu alami dengan berbagai ukuran adalah pemandangan terindah buat saya, menentramkan, mendamaikan jiwa :)

Beberapa meter setelah menyeberang kali kecil, sampailah kami di Air Terjun Lamuran yang cantik: Air Terjun Kembar Lamuran.

Keindahan Air Terjun Kembar Lamuran, Dua Curug Cantik Nan Eksotis


Awalnya, saya kira cuma ada satu air terjun lamuran. Begitu sampai di lokasi, saya ditunjukkan dua buah air terjun eksotis yang ada di sini. Hmmm, bonus banget buat saya hehehe.

air terjun kembar lamuran

Air Terjun Lamuran Pertama


Air terjun Lamuran yang berupa aliran air terjun yang tinggi, lebih dari 20 meter, dengan debit air yang lebih kecil dibandingkan air terjun satunya.

Ini dia foto Alya saat digendong Mbah di Air Terjun Lamuran yang debit airnya lebih kecil:

air terjun teratas pertama

Lokasi Curug Lamuran yang pertama ini baru saja dibersihkan oleh pemuda Karang Taruna Setempat. Mereka kerja bakti untuk membabat semak-semak yang menutupi air terjun ini.

Sebelum dibersihkan, lokasi Air Terjun Lamuran yang kecil ini tidak kelihatan, tertutup semak-semak dan rerumputan yang tinggi.

Saat berkunjung ke Curug Lamuran kemarin, pemuda Lamuran juga akan melakukan kerja bakti lagi untuk membersihkan sisa-sisa semak agar batu-batunya kelihatan lebih bersih serta membangun sarana dan prasana wisata lainnya untuk mempercantik wisata air terjun di Lampung ini.

Salut deh buat aksi pemuda-pemuda sini.

Air Terjun Lamuran Kedua


Air Terjun Lamuran yang kedua merupaka favorit pengunjung buat mandi. Debit airnya besar, dengan ketinggian sekitar dua ratus meter. Banyak pengunjung yang naik ke atas batu super besar, lalu loncat ke air terjun dari atas batu ini.

air terjun teratas kedua

Om Yopie dan keluarga juga tergoda untuk mandi di air terjun ini hehehe. Sayang, saya gak bawa ganti, jadi saya pulang duluan, karena sudah ditelepon mama suruh pulang, takut kemaleman pulang ke Pesawaran ^_^.

Insya Alloh kapan-kapan saya dateng lagi ke Air Terjun Lamuran ini bareng mama, setelah sarana dan prasarananya dibangun sama pemuda Karang Taruna Lamuran.

Kesimpulan


Air Terjun Lamuran merupakan salah satu air terjun cantik yang ada di Tanggamus, selain Air Terjun Lembah Pelangi di Ulubelu. Dua buah air terjun berjejeran merupakan bonus tersendiri bagi pengunjung.

Jalan masuk ke Air Terjun Lamuran sangat mudah dijangkau, sudah dibeton, treknya tidak sulit dan tidak jauh juga dari perkampungan.

Sayangnya, sarana dan prasarana memang belum mendukung tempat wisata yang satu ini. Tapi saya yakin, gak lama lagi tempat ini bakalan menjadi tempat wisata favorit di Tanggamus karena kemauan pemuda-pemudanya dalam mengembangkan potensi yang sudah lama gak tergali.

Saran saya: pasang papan penunjuk jalan menuju lokasi, sehingga memudahkan wisatawan yang mau datang, sekalian juga buat promosi supaya kendaraan-kendaraan yang lewat tahu kalau di dekat Kota Agung ternyata ada air terjun cantik.

Buat juga tempat-tempat sampah di sekitar air terjun supaya kebersihan tetap terjaga. Kamar bilas atau kamar ganti juga penting nih. Terakhir, masalah keamanan adalah yang paling utama.

Mudah-mudahan Air Terjun Lamuran Kota Agung bisa menjadi andalan Wisata Air Terjun di Lampung tanpa merusak alam yang telah ada. Salam Pariwisata Lampung.

This post have 4 komentar

avatar
Yopie Pangkey delete April 20, 2017 at 10:18 AM

wah sudah nulis aja mas, hehehhe
air terjun ini meskipun kecil tapi indah ya. apalagi anak-anak bisa berenang tanpa kita kawatir terjadi sesuatu.

Reply
avatar
Jumanto dotcom delete April 20, 2017 at 6:08 PM

Bener banget om. Insyaa Alloh kapan kapan main ke sini lagi, kemarin belum sempat nyebur di kolamnya hahaha.

Reply
avatar
Rahmawatie delete April 23, 2017 at 2:54 AM

Lain waktu bawa ganti mas, biar mandi bareng mas Yopie :D

Reply
avatar
Jumanto dotcom delete April 24, 2017 at 7:19 PM

iya, ikut kaya Om Yopie bawa sarung mba hehehe

Reply


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post