Wednesday, January 11, 2017

25 Curug di Purbalingga Yang Membuat Saya Tergoda, Cantik-cantik Semua

author photo
JUMANTO.COM - Curug di Purbalingga Yang Membuat Saya Tergoda, Cantik-cantik Semua. Sudah kenalkah Anda sama Purbalingga, kota kecil dengan julukan "Negeri Seribu Curug"?

Yap, Purbalingga, sebuah kota yang berbatasan dengan Purwokerto, Banjarnegara, dan Pemalang ini memiliki ratusan curug atau air terjun dengan berbagai ketinggian yang tersebar di berbagai Desa di berbagai kecamatan di Purbalingga.

Tidak heran jika julukan Negeri Sewu Curug atau Negeri Seribu Curug pun melekat pada Kota Purbalingga.

Air terjun di Purbalingga ini bisa kita jumpai dari desa ke desa, dan dari sekian banyak air terjun ini memang masih banyak yang belum memiliki nama. Masih banyak juga Curug di Purbalingga yang belum dieksplore dan diperkenalkan ke dunia luar.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya sebagai orang Purbalingga, ingin sekali mengenalkan Wisata Purbalingga berupa air terjun yang cantik-cantik dan pasti akan membuat saya dan Anda tergoda untuk datang ke sana.

Nah, buat Anda yang suka banget sama alam dan air terjun, wajib banget nih dateng ke Kota Purbalingga, karena kota ini adalah kota yang paling pas buat Anda menghilangkan jenuh, menikmati indahnya air terjun, serta keindahan alamnya yang luar biasa.

Curug di Purbalingga yang Wajib Anda Kunjungi


Baiklah pembaca yang budiman :), karena keterbatasan informasi yang saya dapat, saya baru dapat mengumpulkan informasi 25 Curug yang ada di Purbalingga. Berikut ini daftar air terjun yang ada di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah yang berhasil saya kumpulkan:

#1. Curug Lawang Desa Wisata Serang Bikin Tenang


curug lawang purbalingga
cantiknya Curug Lawang Serang Purbalingga

Curug di Purbalingga yang pertama adalah Curug Lawang di Desa Wisata Serang Purbalingga.

Kalau Anda pernah datang ke Kampung Kurcaci Purbalingga, Anda pasti sudah tahu kalau di dekat Kampung Kurcaci ini ada sebuah air terjun cantik yang dapat ditempuh sekitar 15 menit perjalanan saja dari Kampung Kurcaci.

Biaya masuknya sangat murah, medannya mudah ditempuh, air terjunnya cukup tinggi, airnya jernih banget, dan tentunya akan membuat kita tenang dari hiruk pikuk suasana perkotaan.

Ada dua air terjun di Curug Lawang ini yang bisa kita nikmati, dengan debit air dan ketinggian yang berbeda.

Curug Lawang di Desa Wisata Serang ini wajib banget buat dikunjungi pas kita jalan-jalan ke Kampung Kurcaci. Sayang banget kalau cuma masuk ke Kampung Kurcaci, tapi gak dateng ko lokasi air terjunnya. Recommended deh buat Anda kunjungi.

#2. Curug Tempuran, Curug di Purbalingga Hasil Pertempuran Dua Sungai


Curug Tempuran Purbalingga
Foto by: Dani Kaizen (www.facebook.com/danikaizen.ardiyanto)

Nama curug di Purbalingga ini sedikit unik ya, Curug Tempuran, atau ada orang yang menyebut juga Curug Duwur.

Kenapa dinamakan Curug Tempuran?

Masyarakat memakai nama Curug Tempuran karena air di curug ini bersumber dari pertemuan antara aliran dua kali (sungai), yaitu Kali Lutung dan Kali Lembarang.

Nah, pembaca jumanto.com yang baik hati :), jika Anda sedang berkunjung ke Purbalingga nih, salah satu tempat wisata yang tidak boleh Anda lewatkan adalah Curug Tempuran di Desa Bumisari Kecamatan Bojongsari, Purbalingga ini. Tiket masuknya masih gratis lho hehehe.

Jika Anda ingin berkunjung ke Curug yang ada di Purbalingga ini, Anda tidak akan kesulitan untuk menemukannya, karena banyak petunjuk jalan yang akan mengarahkan Anda ke Curug Tempuran atau Curug Duwur.

Jarak Curug Tempuran dari Kota Purbalingga sekitar 30 menit perjalanan saja. Sesampai di Desa Bumisari, kita harus menitipkan kendaraan ke rumah warga dengan membayar biaya parkir seikhlasnya.

Setelah itu, kita lanjutkan jalan kaki sekitar 15 menit, melewati daerah persawahan dan perkebunan yang membuat perjalanan kita makin menarik.

Selain mandi dan berenang di Curug Tempuran, aktivitas lain yang bisa kita lakukan di Curug Tempuran ini adalah memancing, karena ada warga yang sengaja menaruh benih ikan di lokasi air terjun sehingga tempat ini konon banyak ikannya.

Gimana, mau berenang dan mancing di Curug Tempuran?

#3. Curug Sawangan Desa Bumisari Purbalingga, Cantik Gilaaa


curug sawangan desa bumisari
sumber: instagram @satriapanjipradana

Masih di Desa Bumisari, yang termasuk salah satu desa dengan air terjun paling banyak di Purbalingga, ada salah satu curug cantik lainnya selain Curug Duwur atau Curug Tempuran, yaitu Curug Sawangan.

Sawangan sendiri, bagi orang Purbalingga, adalah sebuah aksesoris seperti peluit, yang dipasang di ekor burung merpati. Jika burung merpati diterbangkan, sawangan tersebut akan menghasilkan bunyi khas sawangan akibat sawangan tertiup angin.

Nah, Curug di Desa Bumisari Purbalingga ini dinamakan Curug Sawangan, konon karena saat debit airnya sedang banyak, bunyi dari air terjun ini menyerupai bunyi sawangan tadi.

Air di Curug Sawangan Bumisari ini juga jernih, asyik buat mandi dan berenang.

#4. Curug Bumisari Purbalingga, Masih Belum Tahu Namanya


curug bumisari purbalingga
sumber: instagram @tynivigne

Desa Bumisari Purbalingga memang layak dijadikan sebagai desa wisata di Purbalingga. Desa ini setidaknya memiliki 10 air terjun atau curug, seperti yang telah disebutkan di atas: Curug Tempuran, Curug Sawangan, ada juga Curug Pengantin dengan ketinggian mencapai 40 meter, serta beberapa curug lainnya yang belum diberi nama.

Salah satu curug yang belum diketahui namanya adalah Curug Bumisari pada foto di atas yang diunggah oleh akun instagram @tynivigne. Saat melihat foto tersebut, saya langsung takjub dengan pemandangan air terjunnya.

Airnya jernih banget, dikelilingi oleh batu-batu besar yang instagramable banget, cantik banget dan terlalu sayang kalau dilewatkan.

Kapan-kapan jalan-jalan yuk ke Desa Bumisari dan kita kunjungi curug-curug di Purbalingga yang ada di desa ini.

#5. Curug Nini Purbalingga, Mini Tapi Bikin Jatuh Cinta


curug nini purbalingga
Foto by: instagram @syahrilstiadi

Curug Nini ini terletak di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Dari kota Purbalingga, Curug Nini Desa Cipaku ini berjarak kurang lebih 10 km saja.

Air terjun Curug Nini ini memang tidak terlalu tinggi, sekitar 10 meter saja. Namun, istimewanya, di bawah air terjun, ada kolam yang cukup lebar dengan air yang sangat jernih, asyik banget buat dijadikan tempat mandi dan berenang pengunjung.

Akses ke Curug Nini ini juga sangat mudah sehingga air terjun ini termasuk salah satu air terjun di Purbalingga yang ramai dan sering kunjungi wisatawan.

Untuk Anda yang agak takut ketinggian, tapi ingin meloncat dari atas air terjun, Curug Nini ini sangat cocok untuk dicoba, melatih mental Anda, karena ketinggiannya cuma 10 meter. Seru juga kan meloncat dari atas curug, lalu berenang di kolam yang jernih?

#6. Curug Singongah/Ciponggoh, Air Terjunnya ada Tiga


curug singongah cipaku
foto by: Instagram @ardianjr_21

Curug Ciponggoh atau Curug Singongah yang berada di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet ini, terdiri atas tiga air terjun yang berada di tengah, kiri dan kanan kali. Curug Singongah merupakan bagian dari Sungai Lembarang yang dikelilingi tebing serta tanaman liar.

Di saat kemarau panjang, air di Curug Singongah ini sangat kecil debit airnya.

Sebaliknya, saat hujan deras, tidak direkomendasikan untuk mengunjungi Curug Singongah ini, karena debit airnya cukup besar dan dapat membawa air bah.

Curug Singongah ini tidak kalah indahnya dengan curug-curug lain yang ada di Purbalingga.

#7. Curug Ciputut Purbalingga, Hati-hati Ya


curug ciputut purbalingga
foto by: Instagram @br3packer_

Curug Ciputut Purbalingga berada di Desa Talagening, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Curug Ciputut merupakan salah satu dari sekian banyak curug di Purbalingga yang belum dikelola, sehingga belum ada biaya tiket masuk.

Curug Ciputut Purbalingga yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter sangat recommended untuk Anda kunjungi saat Anda jalan-jalan ke Purbalingga, karena curug ini selain cantik, banyak tempat juga yang bisa dijadikan tempat foto-foto Anda.

Saat mengunjungi Curug Ciputut Purbalingga ini, kita harus menuruni tangga vertikal dari besi yang cukup tinggi, sehingga kita harus hati-hati, jangan sampai terpeleset.

Berbeda dengan kebanyakan air terjun lainnya, yang jalannya berupa jalan undakan tanah, di Curug Ciputut Purbalingga ini, justru kita harus menuruni tangga besi vertikal. Bagi yang takut ketinggian, tidak direkomendasikan untuk datang ke Curug Ciputut.

Untuk parkir kendaraan, belum ada yang menjaga, karena tempat ini memang belum dikelola, jadi mohon untuk hati-hati saat memarkir kendaraan, tambahkan kunci pengaman tambahan.

Oh iya, selain Curug Ciputut, di Desa Talagening ini ada juga Curug Jampit, jangan lupa mampir juga ya :)

#8. Curug Penisihan Purbalingga, Gak Tinggi Tapi Kolamnya Dalam


curug penisihan purbalingga
foto by: Instagram @nural_achmad

Curug Penisihan Purbalingga terletak di Desa Palumbungan, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Curug Penisihan Purbalingga ini memiliki ketinggian sekitar 8 meter, dan aliran air terjunnya membentuk kolam dengan diameter sekitar 25 meter.

Kolam di Curug Penisihan Purbalingga ini cukup dalam lho sehingga kita pun mesti berhati-hati saat mandi di kolam ini. Dalamnya kolam terlihat dari airnya yang berwarna biru kehijauan.

Curug Penisihan berjarak kurang lebih 14 kilometer dari pusat kota Purbalingga sehingga tempat ini mudah sekali dijangkau para traveller.

Air Curug Penisihan Purbalingga merupakan aliran Sungai Klawing, yang merupakan sungai terbesar yang membelah wilayah Purbalingga. Curug Penisihan Purbalingga ini letaknya berada di dekat hulu sungai Klawing.

Debit air di Curug Penisihan Purbalingga tidak pernah kering sehingga kapan pun traveller datang ke sini, pasti air terjunnya selalu ada.

#9. Curug Silintang dan Silawang Purbalingga, Konon Ada Bidadarinya


curug silintang purbalingga
foto by: Instagram @adit_alm

Curug Silintang dan Silawang Purbalingga berada di Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Jujur saya kurang tahu, apakah Curug Silintang dan Silawang ini merupakan satu air terjun atau air terjun yang berbeda.

Bagi Anda yang tahu, tolong dikoreksi ya, dan tambahkan keterangannya, bisa di kolom komentar.

Jika ingin mengunjungi Curug Silintang di Tlahab Lor ini, kita harus berjalan kaki sekitar 40 menit dari balai desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja. Siapkan fisik dulu ya.

Sesampai di Curug Silintang, rasa capeknya perjalanan akan terbayar lunas setelah melihat keindahan air terjunnya, mahakarya Tuhan Yang Maha Kuasa.

Curug Silintang Purbalingga ini memiliki dua tingkatan dan dua-duanya bisa digunakan sebagai tempat untuk mandi. Dua-duanya juga sama-sama cukup tinggi.

Oiya, konon di Curug Silintang ini sering ada bidadari turun dari langit lho. Mau mengintip mereka mandi? Hehehe.

Itu cuma mitos masyarakat setempat. Karena sering munculnya pelangi di Curug Silintang Purbalingga, maka masyarakat sekitar sering mengait-ngaitkannya dengan adanya bidadari yang turun dari langit. Percaya? hehehe.

#10. Curug Sikasur Tlahab Lor yang Bikin Ngiler


curug sikasur purbalingga
foto by: Twitter @amaliasukma09

Masih di Desa Tlahab Lor, ada satu lagu Curug di Purbalingga yang bisa dijadikan alternatif untuk mengisi liburan kita di kota Perwira, yaitu Curug Sikasur. Tapi gak ada kasur buat molor lho ya di curug ini hehehe.

Untuk menuju Curug Sikasur ini, kita harus melewati areal persawahan sekitar 600 meter. Pepohonan padi akan menemani perjalan kita di sepanjang jalan. Paling menarik datang ke Curug ini kalau padi sedang hijau-hijaunya, duh, teduh banget rasanya.

Medan menuju Curug Sikasur juga gak terlalu susah kok, anak-anak pramuka juga banyak yang menggelar acara di sini. Gak terlalu jauh bukan?.

#11. Curug Sumba Purbalingga, Eksotis Tiada Tara


curug sumba purbalingga
foto by: Instagram @wahyu_togel

Curug di Purbalingga selanjutnya adalah Curug Sumba yang berada di Desa Tlahab Kidul, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Lokasi Curug Sumba cukup mudah dijangkau, sekitar 300 meter saja dari jalan raya Bobotsari-Karangreja.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Curug Sumba Tlahab Kidul ini adalah saat musim kemarau, karena airnya akan kelihatan lebih cantik dengan warnanya yang biru.

Kalau musim hujan datang, biasanya airnya akan berubah warna menjadi kecoklatan dan debit airnya juga lumayan besar.

Curug Sumba juga termasuk curug yang belum dikelola. Untuk menuju ke Curug ini, kendaraan pengunjung biasanya ditaruh di atas jembatan, karena lokasi air terjun ada di bawah jembatan.

Selanjutnya, tinggal jalan kaki sekitar 5 menit melewati persawahan dan perkebunan, dan sampailah ke Curug cantik ini.

Kalau sudah pernah datang ke Curug Sumba ini, saya yakin pengunjung akan merasa ketagihan dan kapan-kapan bakal datang lagi ke sini.

#12. Curug Aul Purbalingga, Bisa Selfie-selfie Juga


curug aul purbalingga
foto by: Instagram @eko_permon

Salah satu curug di Purbalingga yang sedang ngehits di kalangan anak muda adalah Curug Aul yang berada di Desa Wisata Tanalum, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.

Aul sendiri adalah mahluk jadi-jadian bertubuh manusia berkepala anjing yang sering mengeluarkan suara seperti suara anjing pada tengah malam hari.

Curug ini dinamakan Curug Aul konon karena warga setempat sering melihat keberadaan Aul di Curug ini. Tapi gak usah takut kalau datang ke Curug ini ya, itu kan cuma cerita warga setempat saja hehehe.

Di Curug ini, disediakan spot khusus buat foto-foto selfie, seperti spot foto selfie di Curug Lawang Kampung Kurcaci.

Curug Aul Desa Tanalum ini memiliki ketinggian sekitar 45 meter dan berada di areal tanah milik Perum Perhutani.

Kolam di bawah air terjun tidak terlalu dalam sehingga aman untuk berenang para traveler yang berkunjung ke Curug Aul. Bisa juga nih foto-foto di bawah air di kolam Curug Aul yang airnya cukup jernih.

#13. Curug Kali Karang dengan Tiga Tingkatan


curug kali karang purbalingga
foto by: Instagram @imanekarisadini

Masih di Desa Wisata Tanalum yang dikaruniai kekayaan begitu banyak curug, kali ini ada Curug Kali Karang yang dikunjungi banyak traveler juga.

Curug Kali Karang ini memiliki keistimewaan karena memiliki tiga tingkatan air terjun, dan air terjun yang paling tinggi ada di tingkatan yang ketiga.

Kalau dari bawah, air terjun tingkatan yang ketiga ini kurang kelihatan karena tertutup oleh batu-batu karang.

Dinamakan Curug Kali Karang karena bebatuan di sekitar air terjun ini berwarna hitam serta tajam menyerupai batu karang sehingga dinamakanlah Curug Kali Karang.

Pengunjung yang datang ke curug ini biasanya bermain-main di bawah air terjun tingkatan yang pertama yang memiliki ketinggian beberapa meter saja.

Selain itu, banyak juga anak-anak yang bermain di kolam di bawah air terjun tingkatan kedua.

Air di curug ini sangat jernih dan sejuk, cocok banget buat wisata keluarga, karena akses yang mudah, cukup jalan sekitar 100 meter saja dari area parkir kendaraan.

#14. Curug Nagasari yang Begitu Tinggi


curug nagasari purbalingga
foto by: Instagram @restikputri

Curug Nagasari merupakan curug yang paling tinggi di Desa Wisata Tanalum, Rembang. Curug ini memiliki ketinggian lebih dari 75 meter, dengan latar belakang berupa batu-batu berwarna hitam berkilau yang cantik dan mempesona.

Curug Nagasari sendiri terletak di bawah Curug Aul.

Aktivitas yang dilakukan di Curug ini oleh para traveler biasanya canyoninng, selain di Curug Gogor. Ketinggian air terjun yang lebih dari 75 meter membuat kegiatan canyoning jauh lebih menantang dan membawa kesan tersendiri.

Selain canyoning, traveler juga bisa menikmati sejuknya air terjun yang terhembus angin, lalu mandi-mandi di kolam bawah air terjun tidak dalam.

Untuk menuju Curug Nagasari ini, kita harus jalan kaki sekitar 20-30 menit melewati areal persawahan, perkebunan, dan sungai dengan pemandangan yang masih hijau dan asri. Medan naik turun dan kita harus hati-hati saat berjalan.

Saat berkunjung ke Curug Nagasari ini, wajib deh berkunjung ke Curug Nagasari, karena ketinggian air terjunnya betul-betul bikin takjub dengan debit airnya yang tidak terlalu besar.

#15. Curug Gogor Buat yang Suka Canyoning


curug gogor tanalum purbalingga
foto by: Instagram @fennisantiago

Bagi para pemula, canyoning di Curug Nagasari mungkin terlalu ekstrem karena ketinggiannya sangat menantang. Nah, di Curug Gogor inilah tempat yang paling tepat buat para pemula untuk melakukan kegiatan rappeling dan canyoning.

Curug Gogor ini masih berada di Desa Wisata Tanalum Kecamatan Rembang Purbalingga.

Paket rappeling dan canyoning di Curug Gogor cukup terjangkau, cukup dengan membayar sekitar Rp 100 ribuan saja sudah dapat fasilitas tiket masuk, foto dokumentasi, peralatan, pemandu, dan makan siang dengan menu khas desa.

Bagi pengunjung yang gak berani dengan kegiatan rappeling dan canyoning juga bisa sekedar foto-foto atau mandi di kolam bawah air terjunnya.

#16. Curug Lawe Purbalingga, Aksesnya Masih Susah


curug lawe purbalingga
foto by: isroadi.blogspot.co.id

Bagi anda yang ingin tahu lebih lanjut seputar Curug Lawe Desa Tanalum, dapat membaca tulisannya Mas Isro Adi Harso: Canyoning Curug Lawe Purbalingga.

Perjalanan Mas Isro Adi ini harus melewati hutan pinus milik Perhutani, dengan medan berupa perhutanan yang cukup lembab.

Bagus banget nih tulisannya Mas Isro Adi Harso, silakan dinikmati.

Selain curug-curug di atas yang ada di Desa Wisata Tanalum, masih ada lagi Curug-curug lainnya yang belum banyak dieksplore seperti Curug Lempeng, Curug Buret, Curug Kembar, dan Curug Banyu Banger.

#17. Curug Pesantren di Desa Wisata Panusupan


foto by: instagram @r_dibesarin

Curug Pesantren berada di Desa Wisata Panusupan Purbalingga. Curug di Purbalingga yang satu ini merupakan salah satu dari sekian air terjun yang berada di Desa Wisata Panusupan.

Jalan-jalan ke Curug Pesantren semakin asyik karena bisa sekalian mengunjungi tempat wisata lain di Desa Panusupan yang cukup banyak. Recommended banget deh untuk datang ke Desa Panusupan, Rembang, Purbalingga ini.

#18. Curug Pingit Kembar, Jernihnya Bikin Segar


curug pingit kembar panusupan
Jernihnya air di Curug Pingit Kembar

Di Desa Wisata Tanalum, kalau kita main ke Taman Pingit Kembar, kita bisa menikmati jernihnya air Curug Pingit Kembar yang segar. Anak-anak kampung sekitar banyak yang mandi di air terjun mini ini.

Curug ini sangat mudah dijangkau, cuma jalan beberapa meter dari tempat parkir kendaraan, gak susah deh pokoknya.

Kalau lagi jalan-jalan ke Desa Wisata Panusupan, jangan lupa untuk mampir ke curug di Purbalingga yang satu ini. Oke? hehehehe.

Selain Curug Pesantren dan Curug Pingit Kembar, masih banyak lagi curug di Desa Wisata Panusupan yang dapat Anda kunjungi.

#19. Curug Tuntung Laut yang Penuh Warna-warni


foto by: instagram @i_drist

Curug Tuntung Laut Purbalingga berada di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Keberadaan curug di Purbalingga ini masih sepi dan alami.

Untuk mengunjungi Curug Tuntung Laut ini, kita harus menyiapkan tenaga ekstra karena harus jalan cukup jauh. Sepanjang perjalanan, kita akan melewati perkebunan kopi dan dan coklat.

Air terjun di Curug Tuntung Laut ini cukup tinggi, dan banyak juga pengunjung yang naik ke bebatuan lalu mandi di bawah air terjun. Cantik bener deh curug di Purbalingga ini. Dan masih alami, tenang, sepi, cocok untuk menenangkan diri.

#20. Curug Panyatan, Ada yang Menyebut Juga Curug Bawahan


curug panyatan purbalingga
foto by: instagram @agusz_bramasta

Disebut Curug Panyatan karena air di curug ini berasal dari aliran sungai Panyatan. Sementara, disebut Curug Bawahan, karena curug di Purbalingga ini terletak di Dusun Bawahan, Desa Gunung Wuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga.

Dari area parkir kendaraan, kita cukup jalan kaki selama 5 menit saja dan sampailah kita di Curug Panyatan Purbalingga.

Air terjun Curug Panyatan memiliki ketinggian sekitar 20 meter. Di samping air terjun ini ada sebuah goa, tapi selama ini orang tidak ada yang masuk.

Di bawah air terjun, batu-batuan yang besar membuat pemandangan di sekitar Curug Panyatan menjadi lebih cantik.

Selain Curug Panyatan, ada juga Curug Kalipete di Desa Gunung Wuled ini.

#21.Curug Lamuk Purbalingga, Tinggi Menggoda


foto by: instagram @i_drist

Curug Lamuk berada di Desa Karang Jengkol, Dusun IV Limpak Lepus, Kecamatan Kutasari, Purbalingga. Untuk mencapai Curug Lamuk, dari jalan aspal, kita harus jalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter saja menyusuri perkebunan dan sungai Ponggawa.

Ada Gapuranya juga lho, Gapura Selamat Datang Limpaktepus.

Air terjun Curug Lamuk cukup tinggi dan sangat menggoda untuk kita kunjungi.

#22. Curug Bandung, Ada di Purbalingga Juga Lho


curug bandung kutasari purbalingga
foto by: Instagram @kuli.pabrik

Curug ini agak-agak mirip dengan Curug Nini, karena ketinggian air terjunnya memang tidak tinggi. Curug Bandung ini bukan berada di Bandung lho ya, melainkan berada di Desa Sumingkir, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga.

Selain Curug Bandung ini, di wilayah Kutasari masih ada tempat wisata menarik lainnya seperti Curug-curug Kalipong di Desa Cendana serta Tlaga Situ Tirta Marta di Desa Karangcegak.

#23. Curug Luwang Areng, Sekalian ke Igir Wringin Panusupan


curug luwang areng purbalingga
foto by: instagram @aeni.habibah

Curug Luwang Areng ini berada di Desa Wisata Panusupan. Letaknya satu jalur saat menuju Puncak Igir Wringin, tepatnya di bawah Pos 2. Sayang kan, kalau ke Igir Wringin tapi gak sekaian mampir ke curug indah di Purbalingga ini?

Air terjunnya berkelak-kelok cantik, jernih, sejuk, bisa menjadi pendingin setelah kecapekan mendaki mendaki Puncak Igir Wringin. Ajiiiib.

#24. Curug Desa Sirau, Bikin Kita Terpukau


curug desa sirau
foto by: instagram @wildsirau

Salah satu desa yang berpotensi menjadi Desa Wisata di Purbalingga adalah Desa Sirau di Kecamatan Karang Moncol, Kabupaten Purbalingga.

Desa Sirau ini memiliki pemandangan indah berupa tebing-tebing dengan bebatuan yang cantik serta beberapa curug atau air terjun yang belum dikelola sebagai tempat wisata.

Kawasan terbaik untuk menikmati keindahan Desa Sirau ada di kawasan Ngarai Sirau.

#25. Curug Muncrat Desa Siwarak Purbalingga, Airnya Muncrat Beneran


curug muncrat serang purbalingga
foto by: Instagram @mas_ntja

Di Desa Wisata Siwarak, selain menikmati Goa Lawa, Goa Lorong Kereta, Bukit Kelir, Alur Sipetung, Sirkuit Downhill, dan Bukit Njelir, kita juga bisa menikmati air terjun cantik berupa Curug Muncrat di Desa Wisata Siwarak, Purbalingga.
Curug Muncrat sendiri erletak di sebelah barat Rest Area Alur Sipetung. Dari Rest Area ini, dibutuhkan waktu sekitar 20 menit berjalan kaki untuk mencapai Curug Muncrat.
Selain itu, tidak jauh dari Curug Muncrat, masih ada juga curug-curug di Purbalingga lainnya yang tidak kalah keren seperti Curug Alur Sipetung, Curug Pengantin, Curug Alur Jero, dan Curug Ireng yang semuanya akan mengalir ke Curug Silintang di Desa Tlahab Lor.

Penutup

Pembaca blog jumanto.com yang tetap setia membaca tulisan saya ini hehehe, setidaknya itulah tadi 24 Curug yang ada di Purbalingga yang berhasil saya himpun dari berbagai sumber.

Saya berharap sekali, Anda dapat menambahkan Curug lain di Purbalingga sehingga tulisan saya ini bisa menjadi sumber informasi bagi para wisatawan yang ingin datang ke Purbalingga sekaligus mempromosikan wisata Purbalingga.

Saya bangga menjadi orang Purbalingga, dengan kekayaan Curug-curug di Purbalingga, baik yang sudah dieksplore maupun yang masih banyak banget yang belum dipublikasikan ke dunia luar. Maju terus pariwisata Purbalingga. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, dan saya tunggu kunjungan berikutnya.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post