Sunday, November 27, 2016

Enaknya Simba Asam Manis Raksasa di Pondok Pindang Meranjat Riu Bandar Lampung

author photo
jumanto.com - Enaknya Simba Asam Manis Raksasa di Pondok Pindang Meranjat Riu Bandar Lampung. Judulnya kayaknya berlebihan ya hahaha. Simba Asam Manis Raksasa. Yah, sebenarnya bukan simba asam manis raksasa sih, tapi simba asam manis dengan ukuran besar yang ternyata saat saya makan bersama mama dan Alya ukurannya terlalu besar.

simba asam manis di rm pindang riu lampung
Ikan simba goreng tepung asam manis yang kita pesan

Seperti biasa, Weekend adalah hari saya buat keluarga, dan biasanya kita gunakan hari Sabtu Minggu untuk jalan-jalan. Kalau tidak berkunjung ke tempat wisata ya biasanya cari makan di sekitaran kota Bandar Lampung :)

Menikmati Kuliner Lampung di Pondok Pindang Meranjat Riu Bandar Lampung


Jika 2 minggu sebelumnya kita menghabiskan akhir pekan di Way Kambas lalu malamnya menikmati makan malam di Rumah Merah Pujasera Way Halim, akhir pekan lalu kita menghabiskan malam hari keliling Bandar Lampung mencari menu makanan yang cocok buat lidah kita.

Awalnya kita rencanakan akan makan malam di daerah Gatot Subroto, namun pengin keliling dulu ke arah Pahoman menuju Jalan Antasari.

Di Jalan P Antasari, kita tidak menjumpai banyak kuliner yang menarik untuk dikunjungi. Lalu, setelah Jalan P Antasari hampir sampai di ujung, di sebelah kiri jalan kita lihat ada tempat kuliner yang kelihatannya menarik untuk dikunjungi. Tempat kuliner tersebut adalah Pondok Pindang Meranjat Riu.

Kita pun memutuskan untuk makan malam di situ saja, tidak jadi makan malam di Gatot Subroto. Sudah kejauhan dan sudah lapar pula :)

Saya akhirnya memutar kendaraan di ujung jalan P Antasari, kembali lagi ke arah sebelumnya. Berhubung adzan Isya sebentar lagi berkumandang, kita pun mampir dulu di Masjid seberang Pondok Riu.

Selesai sholat barulah kita menuju tempat kuliner Lampung tersebut.

Ikan Simba Asam Manis Super Mantap


Setelah memarkir kendaraan, kita tidak lama-lama di luar. Kita langsung mencari tempat duduk yang cocok untuk kita.

Tempat makan di Pondok Meranjat Riu mayoritas berupa pondokan dengan tempat duduk lesehan. Berkunjung ke tempat kuliner yang satu ini menurut saya paling cocok malam hari, karena suasananya lebih romantis, dengan lampu-lampu lampion berwarna kekuningan yang tidak terlalu terang.

Begitu kita masuk dan mencari tempat duduk, seorang penerima tamu langsung mengikuti kita. Begitu kita menemukan tempat duduk yang pas, dikasihlah kita menu makanan dan minuman yang ada di Pindang Riu Antasari Bandar Lampung.

Melihat ada menu ikan simba, kita pun langsung memesan ikan simba, karena sebelumnya saat Trip 2 Hari Pesawaran Lampung Selatan, kita menikmati ikan simba bakar super nikmat di Kalianda. Makanya, begitu kita lihat ada ikan simba, kita pun langsung memesan ikan simba.

Enaknya ikan simba adalah dagingnya yang tebal dan maknyus. Mantap sekali ikan simba ini, mau digoreng, dibakar, dibikin apa kek, tetap enak. Mantap lah.

Awalnya, kita pesan dua menu simba. Saya pesan simba asam manis dan mama pesan simba bakar. Namun, mba yang memberikan menu makanan kepada kami ngomong kalau satu simba ukurannya besar, sekitar 6 ons. Wah, gak bakal habis kalau pesan 2 menu simba.

Akhirnya kita putuskan untuk memesan menu ikan simba asam manis saja, sekalian pesan tahu tempe, minuman jeruk hangat buat saya dan mama, dan jus strawberry buat Alya.

Dan Inilah Ikan Simba Asam Manisnya ....


ikan simba asam manis pindang riu
Menu simba asam manis pun datang

Setelah menunggu cukup lama, makanan yang kita pesan pun akhirnya datang juga. Menu jumbo ikan simba asam manis yang ukurannya ternyata lebih besar dari yang kita bayangkan.

menu makanan pindang riu datang
Menu makanan yang mantap

Wah, melihat betapa besar ikan simba yang kita pesan (ukuran 7 ons, karena yang 6 ons habis), kelihatannya tidak akan habis kita makan pada malam itu.

Alya yang sudah kelaperan, begitu lihat ikan simba goreng tepung langsung makan dan keenakan.

makan di pindang riu lampung
Saya dan Alya makan di Pindang Riu

Kita yang sudah kelaperan juga langsung menyambar piring, ambil nasi, lalu makan dengan lahapnya. Waaaah, nikmatnyaaaa. Mau? hehehe. Nikmat benar ikan simbanya. Maknyus. Top markotop.

Ikan simba asam manisnya dilengkapi dengan sambal mentah, sambal nanas, dan kuah pindang ikan. Hmmmm, di saat perut sedang lapar-laparnya, ada menu seperti ini, menu nano-nano, asam manis pedas, nikmat benar.

Berhubung ikan simbanya terlalu besar (untung cuma pesan satu hehehe), kita cuma bisa ngabisin separuh saja, sisanya kita minta dibungkusin. Dan setelah di bawa pulang ke rumah, sampai malam hari berikutnya ternyata masih bersisa juga, setelah dengan susah payah saya menghabiskannya sendirian :).

sisa simba asam manis
Gak habis nih ikan simbanya, mau? hehehe

Gak rugi lah, makan malam di Pondok Pindang Meranjat Riu Antasari Bandar Lampung, meskipun kita menghabiskan sekitar 180 ribu untuk makan malam di situ hehehe.

Satu porsi ikan simba dengan berat 7 ons ini menurut saya lebih pas untuk dimakan oleh 5-6 orang. Kita yang cuma bertiga bareng Alya, jelas gak sanggup buat ngabisin ikan segitu banyak.

Pesan saya, bagi Anda yang mau makan di Pondok Pindang Riu ini, enaknya ramai-ramai berlima atau lebih, jatuhnya akan lebih hemat dan menunya pas untuk banyak orang.

Gimana, pengin coba juga makan di Pindang Riu? Ceritain juga pengalaman Anda di sini ya hehehe. Selamat menikmati kuliner di Bandar Lampung.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post