Sunday, September 4, 2016

Reviu: Pengalaman Menginap di Hotel Kalianda

Pengalaman Menginap di Hotel Kalianda - Setelah siang sampai sore hari bermain-main di Pantai Bagoes dan berenang di Pantai Embe, kami menginap satu malam di Hotel Kalianda yang terletak di Jalan Kesuma Bangsa Nomor 163, Kalianda, Lampung Selatan.

Kalianda Hotel ini terletak persis di Lampu Merah setelah Lapangan Korpri (Kantor Bupati) dan Polres Lampung Selatan. Dari arah Kantor Bupati, ada di sebelah kanan jalan, dan terlihat dengan jelas Plang Kalianda Hotel.

plang kalianda hotel
Terlihat dengan jelas plang Hotel Kalianda dari pinggir jalan

Letaknya yang strategis tepat di pinggir jalan membuat hotel ini menjadi salah satu alternatif bagi wisatawan/pengunjung dari luar kota untuk menginap. Saya sendiri sempat berbincang dengan rombongan dari Bandar Lampung yang menginap di hotel ini dengan tujuan untuk menghadiri nikahan saudara.

Parkir dan Halaman


Halaman Hotel Kalianda cukup luas, bisa menampung cukup banyak mobil. Lebih dari 10 mobil bisa tertampung di halaman Hotel Kalianda. Selain di halaman depan, mobil juga bisa diparkir di halaman samping.

halaman hotel kalianda
Halaman untuk parkir mobil di hotel Kalianda

Untuk parkir motor, disediakan tempat khusus di antara kamar-kamar hotel dan ruangan resepsionis. Jika membawa motor, lebih baik menggunakan kunci tambahan. Tujuannya untuk berjaga-jaga saja dan agar lebih aman.

parkir motor hotel kalianda
Ada motor dengan plat E juga yang parkir di sini

Saya juga memarkir motor di sini semalaman, dengan menggunakan kunci pengaman tambahan. Helm saya taruh di sini juga, dan alhamdulillah aman. Kendaraan roda dua yang parkir di sini di malam hari ternyata banyak juga, berarti hotel ini cukup ramai pelanggannya.

Ruang Resepsionis


Ruang resepsionis terletak di bagian paling depan, sehingga pengunjung pertama kali datang bisa langsung menuju ruangan resepsionis. Resepsionis sering tidak stand by di tempat, kadang ada di ruangan kantor di samping tempat resepsionis.

resepsionis hotel kalianda
Resepsionis Hotel Kalianda

Di pojok ruangan dan juga dekat kantonya disediakan kursi-kursi bagi pengunjung beserta mejanya. Pengunjung bisa duduk-duduk santai di sini sambil merokok, membaca koran, atau ngobrol-ngobrol santai.

Ruangan resepsionisnya luas, dengan lantai keramik berwarna putih, dan dilengkapi juga dengan sebuah lemari pendingin berisi minuman bagi yang ingin membeli minuman di Hotel Kalianda.

Tarif Hotel


tarif hotel kaliannda
Tarif Hotel Kalianda

Hotel Kalianda menyediakan 4 jenis kamar dengan tarif dan fasilitas sebagai berikut:

Standard

  • 2 tempat tidur dari dipan
  • Kipas Angin
  • Kamar mandi dalam
  • Tarif per malam Rp100.000,-

Deluxe

  • Springbed twin
  • AC
  • Kamar mandi dalam
  • TV 14"
  • Tarif per malam Rp145.000,-

Superior

  • Springbed single/twin
  • AC
  • Kamar mandi dalam
  • TV 14"
  • Tarif per malam Rp160.000,-

Suite

  • Springbed single/twin
  • AC
  • Minibar
  • Kamar mandi dalam
  • TV 21"
  • Tarif per malam Rp250.000,-

Semua harga di atas sudah termasuk pajak 10%. Untuk extra bed dikenakan biaya tambahan sebesar Rp30.000,- per malam.

Kamar


Hotel kalianda terdiri atas dua lantai, dengan kamarnya saling berhadap-hadapan. Saya sendiri kurang tahu pasti ada berapa jumlah kamarnya, tetapi sepertinya lebih dari 30. Cukup banyak juga sih kalau saya lihat.

kamar-kamar hotel kalianda
Kamar kamar hotel Kalianda

Sewaktu menginap di sini, kami memesan kamar deluxe dengan tarif 145 ribu per malam. Kami dapat kamar di lantai 1, persis sebelah kiri sebelum naik tangga. Nomor kamarnya saya lupa, kalau gak salah sih 109.

Berikut ini penampakan kamar hotel yang saya tempati:

Tempat Tidur


tempat tidur hotel kalianda
Tempat tidur Kalianda

Tempat tidur kamar yang kami pesan terdiri atas dua springbed kecil, sehingga harus kami geser untuk dirapatkan menjadi satu, untuk tidur saya, mama, dan Alya.

Kondisi sprei sudah tidak putih lagi, sudah berwarna kekuningan dan ada bintik-bintik hitam sedikit juga. Tidak terlalu bersih dilihatnya.

Di atas masing-masing springbed dikasih masing-masing satu bantal, serta 1 selimut. Satu buah AC dipasang di dinding dan kalau hidup mengarahnya ke tengah-tengah springbed.

Lemari


lemari kamar hotel kalianda
Lemari pakaian

Satu buah lemari pakaian dari kayu, berupa lemari tua, diletakkan di pojok kamar di depan kamar mandi di dekat pintu masuk. Di sebelah lemari ada sebuah meja, di atas mejad diletakkan 2 buah handuk untuk pengunjung hotel.

Kamar Mandi


kamar mandi hotel kalianda
Kamar mandi dan toilet

WC di Hotel Kalianda menggunakan WC duduk, dilengkapi dengan ember dan juga gayung. Untuk mandi bisa memilih menggunakan ember atau shower karena disediakan juga shower yang besinya terlihat sudah tua usianya.

Kamar kami dilengkapi juga dengan 2 buah sabun dan 2 buah shampo. Kalau kami sih mending bawa sabun, shampo, dan handuk sendiri.

TV 14"


tv kamar kalianda hotel
1 buah tv kecil

Satu buah tv menjadi hiburan kami saat akan tidur sambil istrihat atas tempat tidur.Ukuran TVnya kecil karena cuma 14", dan itu pun tv tua, masih tv tabung, bukan tv LCD atau LED.

Kualitas gambarnya buras, gambarnya tidak jelas, mungkin antenanya kurang menangkap sinyal siaran yang ada. Jumlah stasiun TV yang ketangkap pun cuma sedikit.

Di samping TV disediakan juga sebuah kursi.

Untuk keperluan sholat, di lantai 2 disediakan sebuah mushola, yang letaknya persis setelah tangga naik ke lantai 2. Tetapi tempat wudhu tidak disediakan sehingga harus wudhu di kamar masing-masing.

Fasilitas sarapan tidak ada, tapi setiap pelanggan yang menyewa kamar, di pagi harinya akan diantarkan minuman hangat berupa kopi atau teh manis, terserah pilihan pengunjung.

Demikian reviu singkat saya, berdasarkan pengalaman saya menginap di Hotel Kalianda dengan menggunakan kamar Deluxe. Untuk jenis kamar lainnya tentu beda. Mudah-mudahan bisa menjadi referensi bagi anda.

Seorang PNS yang sedang belajar menulis. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Mohon maaf atas segala kekurangan.


EmoticonEmoticon