Thursday, September 22, 2016

Plat Nomor Kendaraan Masih Berantakan

Pernah punya pengalaman dengan plat nomor kendaraan? Kalau anda pernah membeli motor baru, atau pernah ganti STNK karena kendaraan anda sudah 5 tahun, tentunya pernah dong mengalami masalah seperti yang saya alami ini.

Bulan Desember tahun lalu, tahun 2015, saya telah melunasi pajak sekaligus biaya penggantian STNK karena motor saya memang sudah 5 tahun. Saya membayar pajak dan lain-lain lewat biro jasa.

Karena jam kerja samsat hanya di hari Senin-Jumat, maka saya terpaksa harus membayar pajak tiap tahunnya lewat biro jasa. Selain itu, lokasi dari Samsat ke rumah saya juga jauh, sehingga tidak ada waktu untuk membayar pajak sendiri.

Motor saya motor Lampung Tengah, sementara saya tinggal di Pesawaran, terlalu jauh kalau harus membayar pajak ke Samsat Gunung Sugih, ibu kota Lampung Tengah.

Seandainya saja Samsat mau buka di hari Sabtu atau Minggu, mungkin tidak masalah juga lah soal jarak, bisa saja berangkat pagi-pagi dari rumah.

Repotnya, pelayanan publik seperti ini membuka layanannya hanya pas hari kerja pegawai atau karyawan.

Coba saja pelayanan publik macam pembuatan SIM, pembayaran pajak, pembuatan E-KTP, dan lainnya membuka layanan di hari Sabtu dan Minggu, tentunya mempermudah para pegawai maupun karyawan yang harus kerja di hari Senin sampai Jumat.

Selain itu, sebenarnya bukan jamannya lagi membayar pajak itu dipersulit. Kenapa sih orang mau membayar pajak, menyumbang untuk kas daerah kok dipersulit?

Mau menyumbang untuk daerah kok disuruh antri?

Di jaman yang sudah canggih ini, pemerintah semestinya memikirkan solusi yang paling mudah bagi para pembayar pajak kendaraan bermotor untuk menyumbang kepada kas daerah.

Penerapan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara online semestinya sudah bisa diterapkan, jangan karena khawatir kehilangan penghasilan lalu para pembayar pajak malah tetap dipersulit.

Kehilangan penghasilan?

Ya iya lah, kalau pembayaran pajak mudah, bisa online, lalu gak ada lagi dong yang bayar pajak pakai calo atau biro jasa, berkurang juga dong penghasilan buat para oknum polisi yang selama ini bekerja sama dengan biro jasa. Betul?

Plat Motor Saya Belum Keluar


Kembali lagi ke permasalahan plat motor, saya sudah menunggu 9 bulan lebih, dan sampai saya menulis tulisan ini, plat motor saya masih belum turun. Dari pihak biro jasa pun sama sekali belum ada pemberitahuan, kapan mau keluar.

Pada saat pembayaran pajak dan penggantian STNK bulan Desember tahun lalu, pihak biro jasa tidak bisa menjanjikan kapan plat motornya bisa jadi.

Bisa saja 1 atau 1,5 tahun baru jadi, lama banget kan?

plat nomor kendaraan lama
Plat Nomor Motor saya masih yang lama

Karena plat motor yang belum keluar, sampai saat ini saya masih menggunakan plat motor yang lama, dan kalau ada polisi yang memberhentikan saya, begitu lihat kalau pajak sudah dibayar, saya disuruh jalan lagi.

Cuma masalahnya, setiap ada razia, begitu polisi melihat plat motor saya yang sudah mati, saya langsung disuruh berhenti, meskipun setelah lihat STNK kemudian saya disuruh jalan lagi.

Gak enak saja sih, lagi enak-enak, atau kadang-kadang lagi buru-buru, tiba-tiba motor suruh berhenti, padahal semua kelengkapan berkendara sudah saya penuhi.

Saya berharap, semoga pemerintah khususnya Polri bisa mengatasi permasalahan plat nomor kendaraan, BPKB, dan berkas-berkas lainnya yang selama ini suka kehabisan bahan, sehingga semuanya dapat diterbitkan tepat waktu.

Seorang PNS yang sedang belajar menulis. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Mohon maaf atas segala kekurangan.


EmoticonEmoticon