Friday, September 30, 2016

Jogja Heritage, Warisan Pusaka Yang Masih Terjaga

Menuliskan Jogja Heritage itu bisa dikatakan seperti menuliskan cerita, yang panjangnya seperti sinetron Tersanjung jaman saya kecil dulu, tidak selesai-selesai dan butuh berepisode-episode.

Terlalu banyak yang bisa ditulis mengenai Jogja Heritage, sehingga jika dituliskan akan ada puluhan bahkan mungkin ratusan jilid buku.

Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena kekayaan Jogja Heritage itu sendiri. Siapa sih yang tidak kenal dengan Warisan Pusaka Kota Jogja?

Banyak sekali yang bisa diceritakan dari Kota Jogja, dan semua ceritanya ternyata menarik untuk dibahas dan didengarkan.

Tak terkecuali dengan saya, saya selalu jatuh hati dengan kota ini, dan ingin sekali tinggal di kota yang penuh warisan budaya.

Sayangya, karena faktor pekerjaan, keinginan itu masih sebatas keinginan. Mudah-mudahan, suatu saat nanti, saya bisa pindah ke Jogja Kota Istimewa dan benar-benar tinggal di sana.

Apa sih Jogja Heritage?


Kita sebenarnya sering mendengar kata "heritage". Namun, terkadang cuma mendengar saja tanpa tahu definisi sebenarnya dari kata tersebut.

Kalau saya sendiri, mendengar kata heritage konotasinya langsung membayangkan bangunan peninggalan sejarah seperti candi, benteng, museum, kota tua, rumah-rumah peninggalan jaman kolonial, dan benda-benda sejarah lainnya.

Lalu, apakah cuma benda-benda sejarah saja yang dimaksud dengan heritage?


Setelah saya mencari lebih lanjut mengenai definisi heritage ini, ternyata arti kata heritage itu jauh lebih luas dari apa yang saya bayangkan.

Terlalu dangkal pengetahuan saya selama ini mengenai heritage.

Berdasarkan hasil pencarian saya, setidaknya saya menemukan definisi dari kata heritage sebagai berikut:

Definisi Heritage Menurut Kamus


Definisi Heritage menurut kamus di antaranya sebagai berikut:
  • Menurut Kamus Inggris-Indonesia yang disusun oleh John M Echols dan Hassan Shadily, heritage berarti "warisan atau pusaka"
  • Menurut Kamus Oxford halaman 202, definisi heritage yaitu sejarah, tradisi, dan nilai-nilai yang dimiliki suatu bangsa atau negara selama bertahun-tahun dan dianggap sebagai bagian penting dari karakter bangsa tersebut.

Jadi jika melihat definisi dari dua kamus di atas, arti kata heritage menurut harfiah secara singkat adalah warisan sejarah, tradisi, dan nilai-nilai penting sebagai ciri khas suatu bangsa.

Definisi Heritage Menurut Ahli


Adapun definisi heritage menurut para ahli di antaranya sebagai berikut:
  • Menurut Peter Howard dalam bukunya yang berjudul "Heritage: Management, Interpretation, Identity", heritage didefinisikan sebagai segala sesuatu yang ingin diselamatkan orang, termasuk budaya material maupun alam.
  • Menurut UNESCO, heritage diartikan sebagai warisan (budaya) masa lalu, yang seharusnya dilestarikan dari generasi ke generasi karena memiliki nilai-nilai luhur.
  • Menurut Hall & McArther (1996:5) dalam buku "Heritage Management" heritage didefinisikan sebagai warisan budaya, dapat berupa kebendaan (tangible) seperti: monumen, arsitektur bangunan, tempat peribadatan, peralatan, kerajinan tangan, dan warisan budaya yang tidak berwujud kebendaan (intangible) berupa berbagi atribut kelompok atau masyarakat, seperti cara hidup, folklore, norma dan tata nilai.

Ada kata-kata penting dalam definisi heritage tersebut, yaitu bahwa heritage memang sudah seharusnya dijaga, dilestarikan, diselamatkan, karena heritage memang sangat bernilai.

Oleh karena itu penting bagi semua pihak untuk tetap menjaga kelestarian heritage.

Kegiatan pelestarian heritage adalah upaya pengelolaan heritage melalui kegiatan penelitian, perencanaan, perlindungan, pemeliharaan, pemanfaatan, pengawasan, dan/atau pengembangan secara selektif untuk menjaga kesinambungan, keserasian, dan daya dukungnya dalam menjawab dinamika jaman untuk membangun kehidupan bangsa yang lebih berkualitas.

Definisi Heritage Berdasarkan Piagam Pelestarian Pusaka Indonesia


Selain definisi berdasarkan kamus dan beberapa ahli, ada juga definisi yang disebutkan di dalam piagam pelestarian pusaka Indonesia yang dideklarasikan di Ciloto pada tanggal 13 Desember 2003.

jenis heritage
Macam-macam Heritage (Piagam Pelestarian Pusaka Indonesia)

Dalam piagam tersebut disepakati bahwa heritage merupakan pusaka. Adapun pusaka (Heritage) Indonesia terdiri atas:
  • Natural Heritage (Pusaka Alam) yaitu bentukan alam yang istimewa.
  • Cultural Heritage (Pusaka Budaya) yaitu hasil cipta, rasa, karsa, dan karya yang istimewa dari lebih 500 suku bangsa di Tanah Air Indonesia, secara sendiri-sendiri, sebagai kesatuan bangsa Indonesia, dan dalam interaksinya dengan budaya lain sepanjang sejarah keberadaannya. Pusaka budaya mencakup pusaka berwujud benda (tangible) dan pusaka tidak berwujud benda (intangible).
  • Cultural Landscape Heritage (Pusaka Saujana) yaitu gabungan pusaka alam dan pusaka budaya dalam kesatuan ruang dan waktu.

Selanjutnya, dijelaskan lagi bahwa heritage sendiri berdasarkan kepentingan dan luas pengaruhnya dikelompokkan dalam:
  • Warisan dunia (world heritage)
  • Pusaka nasional
  • Pusaka propinsi
  • Pusaka kota/kabupaten

Jadi apa itu Jogja Heritage?


Melihat dari definisi di atas, bisa kita ambil kesimpulan bahwa Jogja Heritage merupakan pusaka warisan Daerah Istimewa Yogyakarta yang harus kita lestarikan dari generasi ke generasi mengingat hal tersebut penting dalam menunjukkan karakter Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jogja heritage pun terdiri atas natural heritage, culture heritage, dan cultural landscape heritage.

Apa Kriteria Sesuatu Disebut Heritage?


Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Jogja Heritage, saya rasa penting juga untuk mengetahui kriteria heritage. Sesuatu dapat disebut heritage atau bukan, diketahui dari ciri-cirinya.

Menurut Synder dan Catanse dalam Budiharjo (1997) ciri-ciri heritage adalah sebagai berikut:
  1. Kelangkaan, sesuatu yang langka adalah ciri heritage yang pertama.
  2. Kesejarahan, sesuatu tersebut memuat lokasi peristiwa bersejarah yang penting.
  3. Estetika, mempunyai keindahan bentuk struktur atau ornamen.
  4. Superlativitas, yaitu tertua, tertinggi, atau terpanjang. Mengandung kata "yang paling".
  5. Kejamakan, yaitu karya yang mewakili suatu jenis atau ragam bangunan tertentu.
  6. Pengaruh, yaitu keberadaanya akan meningkatkan citra lingkungan sekitarnya.

Kerr (1983) selanjutnya menambahkan tiga lagi ciri-ciri heritage, yaitu :
  1. Nilai Sosial, yaitu mempunyai makna bagi masyarakat.
  2. Nilai Komersial, yaitu berpeluang untuk dimanfaatkan sebagai kegiatan ekonomis.
  3. Nilai Ilmiah, yaitu berperan dalam bidang pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Betapa Banyaknya Jogja Heritage


Jika dibahas satu per satu macam-macam Jogja Heritage, tentunya akan sangat panjang. Kota Jogja memang kota yang betul-betul istimewa, sesuai dengan namanya Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satu keistimewaannya karena kekayaan heritage di kota ini.

Jika kita berjalan keliling Jogja, di setiap sudut kota, di manapun kita berada, akan selalu kita jumpai Jogja Heritage yang masih terjaga kelestariannya sampai sekarang.

Di tulisan saya ini saya cuma menuliskan 2 bentuk Jogja Heritage yaitu Jogja Heritage yang berwujud dan Jogja Heritage yang tidak berwujud.

1. Jogja Heritage Berwujud


Di Jalan Malioboro, ada sebuah benteng yang masih kokoh berdiri, dan terawat dengan baik. Namanya Benteng Vredeburg.

Benteng Vredeburg: Jogja Heritage
Warisan yang harus dijaga: Benteng Vredeburg (Pintu Belakang)

Pengalaman saya menikmati Museum Benteng Vredeburg, sangat menakjubkan, koleksinya keren-keren, bangunannya benar-benar masih terjaga, cukup lengkap, ada kantin, toilet, mushola, dan biaya masuknya pun murah.

Jika suatu saat ke Jogja lagi, salah satu tempat yang ingin saya kunjungi lagi adalah Benteng Vredeburg ini. Saat jalan-jalan ke sini kemarin, rasanya belum puas, masih banyak yang belum dieksplore.

Tidak jauh dari Benteng Vredeburg, ada Keraton Jogja, sebuah tempat yang masih menjaga budaya kerajaan. Segala aktivitas di Keraton Jogja ini adalah Jogja Heritage yang tetap harus dijaga, seperti bangsa-bangsa lain yang menjaga warisan budayanya.

Selanjutnya, masih belum jauh juga dari Benteng Vredeburg, ada Taman Budaya Yogyakarta dengan visinya "The Window of Yogyakarta".

Taman Budaya Yogyakarta adalah kompleks pusat pengembangan kebudayaan daerah Yogyakarta di bawah Dinas Kebudayaan dan pariwisata Provinsi DIY.

Di Taman Budaya Yogyakarta ini diadakan aneka kegiatan seni budaya seperti teater, musik, tari, pameran, hingga bimbingan dan pelatihan seni untuk anak dan remaja.

Masih banyak heritage lain di sekitar Keraton Jogja dan Benteng Vredeburg seperti Museum Kolong Tangga, Museum Sonobudoyo, Puro Pakualaman, Kampung Kauman, Museum Kereta Keraton Yogyakarta, Museum Sasmitaloka, Museum Batik Yogyakarta, dan Museum Dewantara Kirti Griya.

Bagi kita pencinta seni, dapat berkunjung ke Museum Affandi, tempat kita bisa melihat karya-karya seni yang begitu indah.

Jika ingin melihat koleksi aneka macam keris, kita tinggal datang ke Museum Sonobudoyo. Koleksi kerisnya bukan hanya dari Jogja saja, tapi dari berbagai daerah di Indonesia.

Ada juga museum kriptografi satu-satunya di Indonesia yaitu Museum Sandi. Di museum ini kita bisa belajar sejarah ilmu persandian.

Warisan pusaka berupa candi pun banyak kita jumpai di Jogja ini. Candi-candi di Jogja di antaranya Candi Prambanan, Candi Ijo, Candi Barong, Istana Ratu Boko, Candi Plaosan, Candi Tara, Candi Pawon, Candi Mendut, dan Candi Sambisari.

Candi Borobudur yang ada di Magelang pun, orang menyangkanya ada di Kota Jogja, saking kayanya Jogja akan heritage.

Menikmati candi juga merupakan sesuatu yang menarik, dan tidak cukup dalam satu hari. Saya sendiri, rasanya kurang puas satu hari menikmati keajaiban candi-candi di Kompleks Candi Prambanan.

candi prambanan
Candi Prambanan yang menakjubkan

Kompleks candi prambanan ini sangat luas, dan koleksi candinya pun sangat banyak. Letak candinya tidak hanya di satu lokasi, sehingga jalan kaki mengelilingi kompleks pun terasa capek juga.

Tidak semua daerah memilki kekayaan heritage seperti Jogja, apalagi pusaka berupa candi ini. Beruntunglah Jogja memiliki banyak candi yang menarik wisatawan yang cinta budaya dan sejarah.

Ada juga satu heritage lagi yang tidak boleh dilupakan, yaitu batik. Keberadaan heritage berupa batik ini telah mengantarkan Jogja mendapatkan predikat Kota Batik Dunia. Keren bukan?.

2. Jogja Heritage Tidak Berwujud


Selain heritage yang berwujud, Jogja juga memiliki banyak sekali heritage tidak berwujud berupa cerita rakyat, tarian, serta musik tradisional.

Cerita rakyat berupa dongeng Candi Prambanan adalah Jogja Heritage yang masih terjaga sampai sekarang. Mayoritas masyakarat Indonesia saya yakin sudah pernah mendengar kisah dongeng Candi Prambanan ini.

Selain dongeng Candi Prambanan, masih banyak pula cerita rakyat Jogja lainnya yang masih diceritakan sampai sekarang.

Tidak hanya berupa cerita rakyat, Jogja Heritage berupa seni juga masih dapat kita nikmati saat ini.

Seni tari klasik gaya Jogja di tengah era globaslisasi faktanya masih banyak peminat. Kita tentu berharap agar seni tari ini terus berkembang dan terus ada.

Pertunjukan-pertunjukan seni lain masih dapat dengan mudah kita jumpai di kota Jogja. Kita masih menjumpai pertunjukan wayang kulit, ramayana ballet, pertunjukan gamelan, dan sendratari sugriwa subali di Kota Jogja.

Ah, rasanya tidak mungkin semua heritage ini saya tuliskan satu per satu di tulisan ini. Terlalu banyak heritage yang ada di Jogja, dan hebatnya, Jogja masih bisa merawatnya tetap lestari sampai saat ini.

Kesimpulan


Jogja merupakan daerah yang betul-betul istimewa, karena mampu menjaga puluhan bahkan mungkin ratusan heritage yang dimilikinya.

Jogja Heritage masih dapat kita nikmati sampai saat ini, tersebar di seluruh penjuru Jogja, semuanya masih tetap lestari.

Belum pernah saya jumpai ada kota seistimewa Jogja, yang menjunjung tinggi heritage-nya.

Dan akhirnya, kita pantas meniru bagaiamana cara Jogja merawat heritage yang dimiliki.

#Heritageku, #Heritagemu, #Heritagekitasemua

Seorang PNS yang sedang belajar menulis. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Mohon maaf atas segala kekurangan.

4 komentar

Wah banyak ya peninggalan sejarah di Jogja, jadi pengin kesana euy. Btw lomba ini udah keluar pemwnangnya belum ya Mas ?

lomba diperpanjang sampai 15 oktober 2016

O gitu,aku malah ndak tau, trimakasih infonya

Kemarin dikasih tahu di fb. Cuma kapan pengumuman saya kurang tahu :)


EmoticonEmoticon