Wednesday, September 7, 2016

Pernah ke D'Mermaid Tirtayasa Waterpark?

Pernah ke D'Mermaid Tirtayasa Waterpark? Belum? Kali ini saya mau berbagi pengalaman saat berenang dan meluncur di D'Mermaid Tirtayasa Waterpark. Tepatnya, hari Sabtu kemarin kami baru saja liburan ke sana menemani Alya bermain air di kolam renang yang ada waterboomnya di Lampung.

d'mermaid tirtayasa waterpark
Slide di D'Mermaid Tirtayasa Waterpark

Bosan ke pantai terus, pengin suasana baru, maka kali ini kami memilih D'Mermaid Tirtayasa Waterpark sebagai tujuan kami. Sudah lama sih sebenarnya mendengar namanya, tapi baru ada kesempatan dan kemauan berkunjung ke waterboom di tengah perumahan yang ada di Bandar Lampung ini.

Kami berangkat sepulang Alya dari sekolah, sekitar pukul 11 siang. Karena Alya sudah sekolah TK, dan sekolahnya sampai hari Sabtu, jadi mau tidak mau harus menunggu Alya selesai sekolah.

Tahun lalu mah iya, karena sekolah PAUD cuma sampai hari Kamis, kami bisa berangkat pagi-pagi jalan-jalan kemana kami mau.

Begitu masuk TK, waktu kebersamaan kami semakin berkurang, apalagi nanti yah kalau Alya sudah sekolah di tempat jauh sana.

Yah, mumpung masih punya banyak waktu kebersamaan yang banyak, tak ada salahnya jalan-jalan bersama anak istri di akhir pekan, untuk refreshing.

Rute


Sebelum berangkat, tentu saja saya harus surfing dulu, di mana alamat Waterpark ini, mengingat belum pernah berkunjung ke D'Mermaid Tirtayasa Waterpark sebelumnya.

Setelah mengira-ngira mau lewat mana, jadilah kami dari rumah mengambil rute lewat Kemiling, lalu masuk Palang Besi, Lembah Hijau, tembus ke Jalan P Emir M Noer, lalu di simpang Basuki Rahmat, mentok jalur 2, berhenti sebentar membeli nasi padang di RM Do'a Saudara, di samping Wisma Andalas Asri.

Perjalanan kami lanjutkan menuju Jl Wolter Monginsidi, menuju Jalan Rasuna Said, Jalan Diponegoro, Jalan Dr Susilo, lalu ke Jalan Gatot Subroto ke kanan, dan setelah Dealer Yamaha sekitar 100 meter, belok ke kiri.

Jalan ini masih asing bagi saya, karena baru pernah lewat 1 kali saja. Meskipun lama tinggal di Bandar Lampung, ternyata banyak juga jalan yang belum saya jamah.

Akhirnya, dari Jalan ini kami cuma mengira-ngira, asal jalan saja, lalu tiba di Jalan Gajah Mada. Setelah itu terus mengikuti jalan, sampailah kami di ByPass.

Di By Pass ini, daripada bingung, saya pun buka Google Maps, ternyata jalan kami benar tidak nyasar. Tinggal nyeberang ByPass dan jalan lurus, lalu masuk ke kiri, sampailah di D'Mermaid Tirtayasa Waterpark.

Sebelum sampai di Perumahan Bukit Tirtayasa, kami sempat mampir dulu di sebuah mushola, duduk di luar, lalu makan nasi padang dan es cincau yang kami beli di pertengahan jalan.

Tiket Masuk


D'Mermaid Tirtayasa Waterpark terletak di tengah-tengah perumahan Villa Bukit Tirtayasa (VBT). Dari pinggir jalan pun sebenarnya kelihatan juga waterboomnya.

Dari jalan utama, kami harus belok kiri, melewati pos satpam untuk masuk ke kompleks perumahan. Lalu jalan sekitar 100 meter, mentok, belok kiri, dan sudah ketemu Waterparknya.

Jaraknya memang dekat sekali dari jalan utama, sekitar 200 meter saja, sangat mudah ditemukan. Apalagi menggunakan GPS, saking mudahnya, langsung ketemu.

Begitu kami sampai di Waterpark, kami parkir motor di tempat parkir yang disediakan, lalu masuk ke sebuah gedung, kemudian turun melewati tangga, dan ketemulah loket penjualan tiket masuk.

loket tiket masuk d'mermaid
Loket Penjualan Tiket Masuk D'Mermaid Tirtayasa

Harga tiket masuknya sebenarnya cukup mahal juga sih. Karena kami berkunjung di hari Sabtu, tiap orang harus membayar Rp35.000,-. Anak lebih dari 2 tahun dikenakan tiket seperti orang dewasa.

Kami bertiga pun harus membayar Rp105.000,-.

Sedangkan harga tiket untuk hari Senin-Jumat Rp25.000,- per orang dan tiket masuk hari Minggu Rp40.000,- per orang.

Setelah membeli Tiket Masuk, kami diberikan 3 buah gelang, sebagai tiket masuk, mirip-mirip lah dengan gelang masuk ke Alam Wawai Bandar Lampung.

Setelah membeli tiket, kami pun menuju portal pintu masuk kolam renang. Berhubung banyak anak sekolah yang sedang antri untuk masuk, kami pun harus menunggu mereka semua masuk.

Sholat


Kami sampai di D'Mermaid Tirtayasa Waterpark persis saat adzan dhuhur. Karena belum tahu lokasi tempat sholat, kami bertanya kepada karyawan D'Mermaid, lalu ditunjukkanlah lokasi mushola, di pojok sebelah kanan.

Mushola kelihatan kurang terurus, kebersihannya kurang terjaga. Rumput-rumput juga terlihat banyak yang belum dipotong. Cuma tersedia 1 buah sarung dan 1 buah mukena. Lantai mushola juga terlihat kurang bersih.

Ada satu orang laki-laki yang mau sholat bersama anaknya. Saya pun kemudian sholat berjamaah. Selesai sholat, berdatangan banyak anak-anak seumuran anak SMP, mungkin dari sekolah islam tertentu yang sedang ada kegiatan renang.

Kami kemudian menyewa loker room. Biayanya Rp5.000,- seharian. Loker Room ada di samping tempat bilas laki-laki dan tempat bilas perempuan.

Rasanya kurang nyaman kalau berenang di kolam renang tanpa meletakkan barang-barang di loker room.

Serrrrrr ....


Setelah meletakkan barang-barang dan tas di loker room, saya dan Alya langsung naik menuju slide. Sedangkan Mama menunggu kita di bawah.

Dari bawah, kelihatannya sih pendek, tidak tinggi. Namun begitu di atas, saat mau meluncur, rasanya tinggi amat slidenya.

Kami pun ragu-ragu saat mau turun, jadi meluncur atau tidak.

Alya tidak berani meluncur sendirian. Datanglah mas-mas penajaga slide, "Dipangku aja anaknya mas".

"Gapapa yah mas?"

"Iya gapapa".

Akhirnya saya pangku Alya dan kita meluncur bersama.

Pelan, lama-lama semakin kencang dan semakin kencang meluncur, dan rasanya langsung seeerrrrrrr, jantung langsung berdesir, kayak gimana gitu rasanya.

Ternyata kami cuma berani mencoba sekali saja, setelahnya kami lebih banyak menghabiskan renang di Little Mermaid dan Big Mermaid.

Saat mau mencoba waterboomnya, pintu masih ditutup, jadi kami pun ke tempat yang lain dulu. Kalau mau mencoba waterboom ada penyewaan ban angka 8.

Kami kemudian asyik bermain di perosotan kecil, menemani Alya perosotan. Karena perosotan memang pendek, dikhususkan bagi anak-anak, maka Alya betah juga bermain di sini, selain kedalaman kolamnya memang disesuaikan dengan kedalaman untuk anak seumuran Alya.

perosotan kecil dmermaid
Perosotan yang kecil, khusus untuk anak kecil

Di atas perosotan ada ember tumpah yang tiap saat akan menumpahkan airnya dan mengguyur anak-anak yang ada di bawahnya. Tapi Alya malah ketakutan saat ada air tumpah ini.

Di dekat perosotan ini, ada juga payung yang mengalirkan air seperti air mancur. Dingin juga lho mandi di bawahnya. Brrrrrr.

payung air dmermaid
Dinginnya mandi di bawah payung ini

Puas bermain-main di little mermaid, kami kemudian menuju kolam renang besar yang kedalamannya sekitar 1,6 meter, Big Mermaid.

big mermaid
Kolam renang olimpic di Big Mermaid

Di kolam renang ini, Alya senang juga bermain air, latihan renang dengan berpegangan pada tangan saya. Saya suruh juga Alya untuk latihan "nyilem", dan dengan beberapa kali dipaksa akhirnya bisa juga.

Kolam renang Olimpik di Big Mermaid ini sangat cocok untuk olah raga renang, karena kedalamannya memang cocok untuk orang dewasa.

Setelah lama berenang, sekitar pukul 15.00, kami memutuskan untuk pulang. Mama dan Alya duluan ganti baju di kamar bilas, kemudian terakhir saya.

Reviunya, jika dibandingkan dengan Slanik Waterpark Karanganyar, lebih seruan Slanik, selain wahananya lebih banyak, fasilitasnya juga lebih lengkap.

Tapi setidaknya D'Mermaid Tirtayasa Waterpark ini bisa menjadi alternatif liburan keluarga anda saat ingin menikmati Waterboom di Lampung. Selamat berkunjung.

Seorang PNS yang sedang belajar menulis. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Mohon maaf atas segala kekurangan.


EmoticonEmoticon