Saturday, May 28, 2016

Liburan Asyik di Slanik Waterpark Karang Anyar Lampung

jumanto.com. Liburan di hari Sabtu kali ini, saya bersama Mama dan Alya, berkunjung ke Slanik Waterpark di Desa Karang Anyar, Jati Agung, Lampung Selatan. Slanik Waterpark ini katanya merupakan waterpark terbesar di Lampung saat ini, sehingga saya pun penasaran ingin berkunjung ke sana bersama keluarga.

Saat saya kasih tahu Alya, mau liburan, bermain, dan berenang di Slanik Waterpark, Alya langsung kegirangan dan pamer ke teman-temannya.

"Eh, aku mau berenang di kolam renang".

Dasar anak kecil ini, sukanya pamer, apa lagi kalau punya sesuatu yang baru, duh, sukanya pamer sama teman-temannya, sampai Mbahnya dateng pun dipamerin juga. hahaha. Alya ini lho.

Rencana ke Slanik Waterpark ini sebenarnya sudah saya rencanakan sekitar 1 bulan yang lalu, dan hari Sabtu pekan kemarin sebenarnya sudah nyaris berangkat ke Slanik Waterpark.

Sudah siap-siap pagi harinya, tinggal berangkat saja, tiba-tiba Mbahnya Alya yang di Gisting menelpon dan katanya mau main. Jadilah kami tak jadi berangkat hari itu. Selain itu juga hari itu cuaca kurang bersahabat.

Hari Minggunya, mau ke Slanik Waterpark, tak bisa juga karena ada acara Family Gathering teman-teman kantor di Pantai Sari Ringgung, jadilah pekan lalu kami cuma berenang di Pantai Sari Ringgung menghadiri acara tersebut.

Hari Sabtu ini, akhirnya niat kami untuk ke Slanik Waterpark terpenuhi juga dan benar-benar puas seharian bermain di Waterboom terbesar di Lampung ini.

Rute ke Slanik Waterpark


Kami berangkat sekitar pukul 08.15, dari rumah kami di Desa Sukabanjar (tetangga Negeri Sakti), Gedong Tataan, Pesawaran.

Mampir sebentar ke Giant Kemiling mau beli pompa kecil untuk pompa ban buat renang Alya, ternyata jam segitu Giant belum buka.

Akhirnya perjalanan langsung kami lanjutkan, melewati Jalan Imam Bonjol, lalu di Langkapura belok kiri masuk ke Gunung Terang dan tembus ke Jalan ZA Pagar Alam.

Untuk menuju Slanik Waterpark ini, kami ambil rute lewat Jalan Untung Suropati, di seberang Wisma Bandar Lampung. Jalan lurus terus ikuti Jalan Untung Suropati ini, menyeberang rel kereta dan masih lurus terus.

Ketemua by pass, masih jalan lurus masuk ke Jalan RA Basyid. Tetap saja masih lurus terus sampai masuk ke Desa Karang Anyar.

Jalanan menuju Slanik Waterpark, mulai dari Jalan RA Basyid terlihat banyak yang tidak terawat. Banyak yang berlubanng. Tapi tidak parah-parah amat sih.

Sesampai di Desa Karang Anyar kami dapati perempatan yang ditengah-tengahnya ada tugu kecil. Jika ke kiri, menuju ke Natar, ke kanan menuju Jatiagung, dan kami ambil jalan masih lurus lagi. Sekitar beberapa ratus meter dari perempatan ini, sampailah kami di Slanik Waterpark.

Di kanan kiri jalan sebelum Gerbang Slanik Waterpark ini terdapat papan penunjuk menuju lokasi. Lokasi Slanik Waterpark sendiri berada di sebelah kiri jalan dari arah Bandar Lampung.

Kami sampai di Slanik Waterpark sekitar pukul 09.30. Lumayan cepat juga, jalanan lumayan lancar, dan rutenya ternyata sangat mudah ditemukan. Cuma lurus saja dari Jalan Untung Suropati.

Parkir Kendaraan


Begitu sampai di lokasi, sebelum masuk, sudah ada penjaga loket parkir. Kami langsung dikasih selembar tiket parkir motor dan langsung bayar Rp2.000,-.

Parkir motornya tidak terlalu besar, bahkan bisa saya bilang sempit. Tapi untuk parkir mobil dan bus-bus, disediakan lahan parkir yang cukup luas.

Saat kami sampai di Slanik Waterpark, kebetulan sedang ramai-ramainya anak-anak liburan sekolah. Terlihat beberapa bus besar dan juga angkutan umum yang parkir di depan lokasi.

Saya lihat juga di situ ada bus sekolah Tanggamus. Ternyata dari luar Kota Bandar Lampung pun banyak juga yang berkunjung ke sini.

Antrian pengunjung berjubel di depan loket penjualan tiket, menunggu koordinator mereka selesai membeli tiket masuk.

Harga Tiket Masuk Slanik Waterpark


Tidak berlama-lama menunggu, kami pun langsung menuju loket penjualan tiket. Karena umur Alya sudah 3 tahun lebih, maka kami pun membeli 3 buah tiket, 2 tiket dewasa dan 1 tiket anak-anak.

Tiket masuk untuk dewasa di hari Sabtu, Minggu, dan hari libur Rp45.000,- dan untuk weekday cukup Rp35.000,-.

Sedangkan tiket anak-anak 3 tahun ke atas Rp25.000,- baik weekend, weekday, maupun hari libur. Untuk anak umur di bawah 3 tahun tidak dikenakan tiket masuk.

Untuk mahasiswa dan pelajar dapat tarif khusus sebesar Rp25.000,- dengan syarat menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa.

Selain tiket masuk, supaya liburan makin asyik, setelah masuk lokasi, kami pun memesan ban ukuran besar berbentuk angka 8, dengan tarif sewa Rp35.000,-. Kami memilih ukuran yang besar, meskipun ada juga ukuran sedang dan kecil.

Adapun tarif ban angka 8 ukuran sedang sebesar Rp30.000,- dan ban ukuran kecil Rp25.000,-.

Selain itu, untuk keamanan dan kenyamanan, kami pun menyewa sebuah loker penyimpanan barang, cukup membayar Rp5.000,- saja.

Sewa ban dan sewa loker ini tidak dibeli di loket tiket masuk, tapi pesan dan bayar di dalam lokasi.

Total kami harus membayar Rp155.000,- untuk 3 buah tiket masuk Slanik Waterpark, sewa ban, dan sewa loker. 2 tiket dewasa Rp90.000,- dan satu tiket anak-anak Rp25.000,-. sewa ban Rp35.000,- dan sewa loker Rp5.000,-.

Octopus Kids Fun Slanik Waterpark

octopus kids fun
Ember tumpah dan slide di Octopus Kids Fun Slanik Waterpark

Setelah membeli tiket masuk, kami pun segera masuk ke Slanik Waterpark. Sayangnya, rombongan anak-anak sekolah sedang berjubel antri di depan pintu masuk, sehingga kami pun harus menunggu.

Begitu anak-anak sekolah sudah masuk semua, kami pun langsung masuk ke lokasi. Tujuan pertama kami adalah Octopus Kids Fun.

Octopus Kids Fun ini memang didesain khusus untuk bermain anak-anak kecil. Kedalaman airnya pun hanya 30 cm sampai dengan 100 cm saja.

Sesuai dengan namanya, Octopus Kids Fun ini berbentuk seperti Gurita, di mulut Gurita ini ada sebuah ember tumpah yang siap memanjakan pengunjung dengan menumpahkan air yang segar dan banyak.

Byuuuur. Keramaian pengunjung menantikan air dan merasakan diguyur ember tumpah.

Selanjutnya, seperti halnya gurita yang mempunyai lengan-lengan, lengan-lengan Octopus Kids fun ini terdiri atas 3 buah seluncuran (waterboom mini) berwarna kuning (2 seluncuran) dan merah, serta 1 buah slide kecil.

Di sekeliling Octopus Kids Fun ada wahana seperti payung serta binatang-binatang yang meneteskan air seperti air hujan.

payung octopus kids fun
Mama dan Alya main air di bawah payung

Di dekat Octopus Kids Fun, pengunjung juga dapat menikmati dinginnya air yang jatuh dari atas seperti air hujan.

Di wahana Octopus Kids Fun ini, Alya dan Mama betah sekali bermain seluncuran dan juga slide. Awalnya, Alya takut mau masuk seluncuran, tapi begitu mencoba sekali, langsung ketagihan dan tak mau berhenti.

Seluncuran Octopus Kids Fun
Mama dan Alya asyik main seluncuran di Octopus Kids Fun

Saya pun cuma menyaksikan mereka bermain sambil berkeliling mengambil foto-foto.

Bagi pengunjung yang tidak mandi di Octopus Kids Fun ini, di pinggiran wahana disediakan tempat duduk yang cukup banyak.

Perlu diperhatikan juga, jangan membiarkan anak kecil bermain sendirian di Octopus Kids Fun ini tanpa diawasi.

Dragon River

Masuk ke Dragon River
Pintu Masuk Dragon River

Setelah cukup lama main di Octopus Kids Fun, kami pun akhirnya mencoba Dragon River ini. Pada saat pertama kali kami datang, dragon river ini masih dibersihkan sehingga kami pun menuggu Dragon River ini selesai dibersihkan.

Sebelum ke Dragon River ini, kami sewa loker dulu untuk menitipkan barang-barang kami. Setelah itu kami sewa ban angka 8 untuk masuk ke Dragon River dan juga berseluncur di Fast 2 Furious.

Dragon River ini berbentuk seperti sungai kecil, lalu masuk ke dalam ruangan yang di dalamnya ada lampu warna-warni dan hiasan patung-patung berbentuk ikan dan naga.

dragon river
Suasana di dalam Dragon River dengan hiasan lampu warna warni

Sama seperti seluncuran di Octopus Kids Fun tadi, pertama kali masuk ke Dragon River ini pun Alya juga ketakutan dan nangis-nangis tak mau masuk lagi.

Tapi kami paksa untuk masuk lagi berkeliling Dragon River, dan akhirnya malah Alya ketagihan pengin masuk lagi, susah diajak turun.

Kedalaman air di Dragon River ini, paling dalam hanya satu pinggang saya sehingga aman buat anak-anak kecil yang sudah masuk SD.

Sepanjang berkeliling Dragon River, pengunjung dapat merasakan diguyur air oleh patung ikan lumba-lumba dan patung singa yang mulutnya mengeluarkan air mancur.

Dragon River ini sangat seru jika berkeliling naik ban ramai-ramai bersama teman atau keluarga.

Fast 2 Furious

fast 2 furious dan crazy slide
Wahana waterboom dan slide di Slanik Waterpark

Awalnya, kami ingin naik bertiga bersama Alya dan Mama di Fast 2 Furious ini. Sepertinya sangat menyenangkan berseluncur di waterboom setinggi 25 meter bertiga bersama Mama dan Alya.

Kami pun naik ke atas melewati Food Court, lewat tangga-tangga. Sesampai di atas, keinginan kami pupus sudah. Ternyata anak kecil seumuran Alya belum boleh naik karena pengelola tidak mau mengambil risiko.

Kami pun batal mencoba Fast 2 Furious ini.

Tapi, di samping kami, ternyata ada seorang Bapak yang bernasib sama seperti saya. Akhirnya, saya pun menawarkan diri, bagaimana kalau kita berdua saja yang meluncur bareng di wahana ini.

Jadilah saya dan Bapak tadi akhirnya bisa mencoba Fast 2 Furious Slanik Waterpark ini, dan rasanya sungguh luar biasa. Meluncur dari ketinggian 25 meter, berkelok-kelok mengikuti lintasan waterbook naik ban double, dan jantung rasanya langsur serrrrrrrr.

Hanya beberapa detik saja, kami pun sampai di kolam renang bawah dan byurrrr. Ban yang kami naiki langsung menghantam air di kolam renang.

Sensasinya luar biasa dan bikin ketagihan, sayangnya saya hanya bisa naik 1 kali, karena Mama dan Alya tidak bisa ikut.

Mungkin, lain kali datang ke sini lagi ramai-ramai biar bisa menikmati Fast 2 Furious ini sepuasnya.

Crazy Slide


Berbeda dengan Fast 2 Furious, Crazy Slide ini berbentuk lintasan lurus dengan 3 jalur slide dengan ketinggian sekitar 15 meter yang cukup menantang.

Wahana Crazy Slide ini terletak persis di samping Fast 2 Furious, dan anak kecil juga dilarang meluncur di wahana ini.

Saat saya mencoba Crazy Slide ini, sensasinya lebih menantang dibandingkan dengan Fast 2 Furious. Di Crazy Slide ini, kita benar-benar meluncur dengan cepat dan dengan keras juga menghantam air kolam saat sampai di bawah.

Jantung berasa lebih deg-degan, dan serrrrnya luar biasa.

Tidak usah khawatir akan menabrak orang di bawah, karena area di bawah Crazy Slide disterilkan oleh petugas sehingga dilarang bagi pengunjung bermain-main persis di bawah Crazy Slide dan Fast 2 Furious ini.

Fast 2 Furious ini dibuka sampai pukul 09.00 - 12.00 siang, lalu pukul 12.00-13.00 ditutup untuk istrirahat. Wahana dibuka lagi pada pukul 13.00-17.00.

Olympic Pool

Olympic Pool
Kolam Renang Olympic yang dalam

Terakhir, kami juga mencoba wahana Olympic Pool, yang merupakan kolam renang orang dewasa ini. Kolam renang ini memiliki kedalaman sampai dengan 2 meter, sehingga bagi pengunjung yang belum bisa renang bisa menggunakan ban di Olympic Pool ini.

Alya juga senang sekali bermain di Olympic Pool ini, sambil naik ban bareng mama. Lalu, minta turun juga untuk belajar renang bareng saya.

Selain itu, Alya juga senang sekali loncat dari pinggir kolam, lalu saya tangkap saat sampai di air. Berkali-kali loncat dan tak mau berhenti.

Saya sendiri juga senang sekali main di Olympic ini karena bisa puas berenang dengan airnya yang dalam.

Setelah puas bermain air, kami pun akhirnya pergi ke ruang ganti dan ruang bilas. Lokasinya ada di dekat Olympic Pool ini.

Selain Olympic Pool, sebenarnya ada satu lagi wahana yang sedang dibangun oleh Slanik Waterpark, tapi pembangunannya belum selesai. Wahana tersebut adalah kolam ombak. Jika kolam ombak ini selesai, pasti bakal lebih seru bermain di sini.

Dan enaknya lagi, kita cukup membayar sekali tiket masuk saja dan tidak usah bayar lagi saat menikmati Fast 2 Furious, Crazy Slide, dan wahana-wahana lainnya.

Tips Liburan ke Slanik Waterpark


Pada saat perjalanan menuju Slanik Waterpark, jangan lupa bertanya kepada warga sekitar supaya tidak nyasar. Lokasinya memang mudah ditemukan, karena lurus terus dari Jalan Untung Suropati, tapi mengingat jaraknya cukup jauh juga dari Pusat Kota, maka tidak ada salahnya juga bertanya agar tidak salah jalan.

Liburan akan lebih aman dan nyaman jika anda menyewa loker untuk menyimpan barang-barang bawaan anda. Dengan demikian anda bebas menikmati wahana tanpa takut kehilangan barang bawaan.

Jangan lupa sewa ban jika anda ingin menikmati Dragon River dan Fast 2 Furious.

Disediakan juga pondokan/gazebo bagi anda yang datang dengan rombongan banyak. Sewa gazebo cukup Rp50.000, seharian. Gazebonya juga cukup luas.

Perhatikan selalu dan awasi anak-anak, jangan sampai bermain tanpa di awasi.

Jika sewa ban, mohon untuk tidak meletakkan ban sembarangan dan tanpa diawasi. Saya 2 kali kehilangan ban dan harus muter-muter mencari siapa yang mengambil. Untungnya tiap ban ada nomornya dan saya pun bisa kembali menemukannya meskipun dengan susah payah.

Jika punya penyakit jantung, diharapkan untuk tidak mencoba wahana Fast 2 Furious dan Crazy Slide.

Akhirnya


Akhirnya, setelah puas mandi di kolam renang dan bermain-main di Slanik Waterpark, kami pun pulang sekitar pukul 01.40.

Puas juga seharian di Slanik Waterpark menemani Alya bermain. Sampai jumpa lagi Slanik Waterpark, lain kali kami bakal main lagi. Happy Weekend.

Seorang PNS yang sedang belajar menulis. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Mohon maaf atas segala kekurangan.


EmoticonEmoticon