Tuesday, May 31, 2016

Dan Pengumuman USM STAN Pun Tiba

Tibalah saat-saat yang paling saya nantikan, setelah menunggu hampir 4 minggu dengan penuh kegelisahan. STAN ini adalah peluang saya satu-satunya untuk bisa kuliah di tahun itu. USM STIS, saya cuma lulus Tes tertulis. Tes Tahapan Kedua, Psikotest dan Wawancara, saya gagal.

Perasaan saya betul-betul gelisah waktu itu, bagaimana kalau STAN ini tidak lulus, satu tahun mau ngapain. Mau nyari kerja di mana. Atau mau melakukan apa.

Jadilah, 25 Agustus 2006 adalah hari yang paling saya nantikan dalam hidup saya. Menunggu itu memang betul-betul tidak enak. Satu detik saja terasa lama, apa lagi hampir 4 minggu menunggu.

Namun, hari demi hari terus berlalu, dan 25 Agustus pun akhirnya datang juga.

Memang dasar watak saya yang tidak sabaran, saya pun datang pagi-pagi ke Purbalingga, ke sebuah warnet di dekat terminal kota.

pukul 8 pagi saya sudah sampai di warnet, padahal pengumuman katanya baru ada pukul 9 pagi.

Pengumuman hasil USM STAN sebenarnya diumumkan lewat 3 cara, bisa datang ke lokasi ujian sebelumnya, lewat HP, atau lewat internet.

Berhubung lokasi ujian demikian jauhnya, saya pun tidak mungkin ke sana hanya untuk melihat pengumuman hasil USM STAN.

Demikian pula dengan HP, saya belum punya HP, sehingga alternatif terakhir, saya datang pagi-pagi ke warnet untuk melihat pengumuman USM STAN 2006.

Pukul 8 pagi, saya sampai di warnet, dan warnet masih cukup sepi. Hanya terlihat beberapa orang yang ada di dalam.

Saya pun langsung masuk dan menghidupkan komputer. Jantung makin berdebar-debar begitu layar komputer menyala. Dan begitu saya buka situs STAN dan BPPK, ternyata pengumuman belum keluar. .

Saya tunggu terus komputer di depan saya, detik demi detik terlewati, dan pukul 9.00 pun tiba, hasilnya belum muncul juga pengumuman di layar komputer. Padahal beritanya, hasil USM STAN akan diumumkan pukul 09.00 pagi.

Saya pun tetap setia menunggu tanpa beranjak dari tempat duduk.

Pukul 10.00, dan masih sama, belum ada juga pengumuman USM STAN. Saya pun makin deg degan dan makin tidak sabar.

Pukul 11.00 siang, dan lagi lagi pengumuman belum nongol juga. Saya masih tetap setia menanti, dan hingga jarum jam menunjukkan pukul 11.45, masih belum muncul juga.

Menunggu terlalu lama, dan waktu sudah menjelang waktu dzuhur, saya pun keluar warnet, berjalan menuju belakang RS Harapan Ibu, menuju Masjid As Shobari.

Tak selang lama, adzan berkumandang, dan saya pun segera masuk ke masjid, sholat dzuhur berjamaah di Masjid itu.

Kejutan Luar Biasa

Selepas sholat dzuhur, sekitar pukul 12.30, saya kembali ke warnet, jalan kaki dari masjid yang jaraknya hanya sekitar 100 meter saja.

Perasaan deg-degan belum juga bisa dihilangkan. Pengumuman yang molor dari jadwal membuat perasaan jadi tak menentu.

Tanpa makan siang, saya langsung menuju warnet di depan terminal Purbalingga.

Sesampai di lokasi, keramaian pengunjung sudah luar biasa. Saya pun segera naik ke lantai 2 di mana warnet berada.

Begitu sampai di pintu masuk, saya dapati pengunjung berjubel melihat satu komputer beramai-ramai. Rupanya pengumuman USM STAN sudah keluar.

Saya pun langsung mendekat. Berusaha masuk ke kerumunan orang yang begitu ramai. Berkali-kali mencoba masuk tapi belum bisa, saking rapatnya.

Banyak pengunjung yang mengeluh karena tidak menemukan nama mereka di pengumuman kelulusan USM STAN tersebut.

Saya sudah tidak sabar lagi, dan dengan sekuat tenaga saya mencoba lagi masuk ke dalam kerumunan orang. Dan akhirnya saya bisa melihat seseorang sedang memegang mouse di tangan kanannya sambil memandang ke monitor dengan seriusnya, dan di sekelilingnya orang-orang ikut melihat dengan pandangan yang sama.

Saya pun semakin mendekat, dan akhirnya bisa melihat layar monitor dengan jelas.

Perasaan semakin deg-degan. Dan keajaiban pun datang.

Pandangan pertama mata saya ke monitor, dan langsung saja jumpai keajaiban Tuhan yang luar biasa. Tahukah anda, pertama kali saya melihat ke monitor, apa yang saya lihat? Inilah yang pertama kali saya temukan di monitor komputer waktu itu:

pengumuman kelulusan USM STAN 2006

568.0414.727.7 JUMANTO III KEBENDAHARAAN NEGARA STAN JAKARTA

Itu adalah nama pertama yang saya lihat, dan betul-betul nama pertama yang saya lihat begitu saya menerobos kerumunan orang dan melihat dengan jelas layar monitor.

Tidak perlu menunggu bermenit-menit lamanya, dan pada saat itu juga benar-benar langsung saya temukan nama itu tertulis di file pengumuman kelulusan USM STAN 2006.

Alhamdulillah, rasa syukur dan kelegaan tidak henti-hentinya terucap dalam hati saya. Ini adalah nikmat Tuhan yang paling agung.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan.

Seorang PNS yang sedang belajar menulis. Mohon kritik dan sarannya. Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Mohon maaf atas segala kekurangan.

2 komentar

Wah senangnya bisa masuk PTN itu sesuatu banget, kalau aku juga kuliah, alias kuli payah hahaha...doain ye moga tahun depan ane bisa menuntut ilmu juga di perguruan tinggi, amin...salam kenal...

aamiin. Tapi perguruan tinggi mah bukan jaminan mas. Banyak juga kok sarjana nganggur, dan banyak juga cuma lulusan SMP tapi sukses, kayak Mas Sugeng (sugeng.id) itu. hehehe. Yang penting punya skill, pendidikan gak harus tinggi. hehehe sok ngerti


EmoticonEmoticon