Thursday, February 23, 2017

Pantai Batu Mandi Yang Gak Cocok Buat Mandi

Jumanto.Com - Pantai Batu Mandi Yang Gak Cocok Buat Mandi. Masih hujan-hujanan di sore hari, sepanjang perjalanan menembus hujan, niat kita untuk mandi di pantai tak surut jua. Akibat tidak bisa mandi di Pantai Marines Eco Park, kita orang pun memutuskan untuk mandi saja di Pantai Batu Mandi Lampung, dekat dengan Pantai Klara.

Selepas dari Marines Eco Park, mampir dulu di Yonif 9 untuk sholat Ashar, kemudian kita langsung bergerak menembus hujan menuju Pantai Batu Mandi yang dikenal juga dengan Pantai Klaura.

Lokasi Pantai Batu Mandi Pesawaran Lampung


pantai batu mandi
Alya di pinggiran Pantai Batu Mandi

Bagi Anda yang sering melewati Pantai Klara di Jalan Way Ratai menuju Piabung, saya yakin Anda pasti sudah sering melihat ada tulisan "Pantai Batu Mandi" di pinggir jalan.

Yap, Pantai Batu Mandi memang terletak persis di pinggir jalan dari arah Pasar Hanura menuju Piabung.

Dari Pantai Dewi Mandapa, jalan lagi menuju Dermaga Ketapang, Pantai Klara, dan setelahnya di kiri jalan akan ada tulisan besar pintu masuk menuju Pantai Batu Mandi.

Sesampai di pintu masuk, kita langsung menuju warung di dekat gerbangnya. Perut tidak bisa dibohongi. Apalagi dingin pula kena hujan sepanjang perjalanan.

Alya yang belum makan siang tak kalah kelaperannya. Satu bungkus pop mie pun langsung dihabiskan Alya.

Sementara saya memesan mie rebus, sambil ngemil keripik kacang. Duh, enak banget, dingin-dingin makan indomie rebus. Mantap jiwa :)

Pemilik warungnya cukup ramah, beliau ternyata berasal dari Piabung. Kalau malam, beliau menginap di warung ini, bersama anak-anak dan suaminya.

Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan pemilik warung ini, kita jadi tahu, kalau Pantai Batu Mandi ini sebenarnya belum lama. Sebelumnya, Pantai Batu Mandi ini bernama Pantai Klaura.

Penduduk sekitar pun sampai sekarang sering menyebutnya Pantai Klaura. Atau kadang menyebutnya Pantai Klaura Batu Mandi.

Pantai Batu Mandi Gak Cocok Buat Mandi


Selepas makan di warung Pantai Batu Mandi, Alya yang dari rumah sudah pengin berenang, langsung minta mandi di pantai.

Saya pun menemani Alya mandi di pinggiran Pantai Batu Mandi.

pondokan pantai batu mandi
Pondokan berjejer di Pantai Batu Mandi

Di pinggiran pantai, terlihat berjejer-jejer pondokan-pondokan untuk pengunjung, di samping berjejeran pula pohon-pohon kelapa yang membuat suasana menjadi rimbun.

Suasana Pantai Batu Mandi sebenarnya cukup cantik, apalagi di sore hari. Pasir di pinggir pantainya juga cukup halus, berupa pasir putih.

Sayangnya, saat kaki mulai menginjak di air laut, saya langsung kaget. Awalnya, saya pikir, akan menjumpai pasir yang lembut, atau batu-batu kerikil dengan sedikit bebatuan karang.

Ternyata apa yang diinjak oleh kaki saya?

Lumpur.

Hmmm, begitu kaki menginjak air, air langsung keruh karena lumpur-lumpur yang terinjak kaki membuat air menjadi keruh.

Duh, kecewa banget, pantai yang sebenarnya cukup cantik, ternyata airnya berlumpur, bukan berpasir. Sangat tidak recommended untuk mandi di Pantai Batu Mandi.

Dari pinggiran, saya sama Alya jalan ke tengah, dan sepanjang itu pula yang terinjak oleh kaki adalah lumpur. Bahkan, kalau masih saya teruskan ke tengah lagi, terlihat masih lumpur juga.

Akhirnya pun kita main pasir, bikin gunung, di pinggiran Pantai Batu Mandi.

pantai batu mandi pesawaran lampung
main pasir di Pantai Klaura
 
Nah, buat Anda yang berniat untuk berenang di pantai, Pantai Batu Mandi ini sangat tidak recommended. Tapi buat Anda yang ingin menikmati suasana sore hari di pantai dengan pemandangan menarik, Pantai Batu Mandi ini bisa Anda kunjungi.

Berdasarkan hasil ngobrol-ngobrol saya dengan pemilik warung tadi, beliau bilang pantai ini memang tidak cocok buat mandi, makanya kalah ramai dengan Pantai Klara.

Biasanya, pantai ini ramai dengan anak-anak mahasiswa yang menggelar camping.

Untuk fasilitasnya, sebenarnya cukup lengkap, ada kamar mandi untuk bilas, ada warung makan, ada mushola, pondokan, sewa ban, dan juga ada sewa perahu untuk penyeberangan ke Pulau-pulau cantik di Teluk Lampung.

Fasilitasnya tidak kalah dengan Pantai Klara Lampung.

Namun, Pantai Batu Mandi yang cukup indah ini, sekali lagi, tidak cocok untuk mandi, karena pantainya berlumpur. Pengin mencoba Pantai Batu Mandi? Biarkan batu aja kali ya yang mandi, Anda gak usah mandi, cukup menikmati pemandangannya saja hehehe.

Thursday, February 16, 2017

Marines Eco Park Lampung, Pantai di Tanah Marinir

jumanto.com - Marines Eco Park Lampung, Pantai di Tanah Marinir. Pernah mendengar Marines Eco Park? Kalau belum pernah denger, wajar juga sih. Tempat wisata di Lampung ini memang belum terlalu lama dibuka, tepatnya baru dibuka di bulan Desember 2015 lalu.

marines eco park
Alya di Jembatan Cinta Marines Eco Park

Sebelumnya, berdasarkan hasil ngobrol-ngobrol saya sama penjual makanan di warung Pantai Batu Mandi, pantai ini sebelumnya bernama Pantai Lembing.

Saya yang penasaran banget sama pantai yang satu ini, akhirnya kesampaian juga untuk melihat secara langsung keberadaan Marines Eco Park setelah foto-foto di Muncak Teropong Laut di Desa Munca, dekat dengan Pantai Tirtayasa.

Marines Eco Park ini diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi.

Oh iya, Tahun 2016 lalu, Marines Eco Park merupakan tempat dilaksanakannya Festival Pahawang 2016 lho.

Entah mengapa Festival Pahawang 2016 kok digelar di Marines Eco Park, bukan di Pulau Pahawang hehehe.

Demi Marines Eco Park, Hujan Bukan Halangan :)


Saat masih di Muncak Tirtayasa, cuaca masih panas. Matahari juga masih terlihat terik. Meskipun terlihat dengan jelas awan hitam sudah menggelayuti daerah pantai dari Pantai Mutun sampai pantai-pantai lain di Teluk Lampung.

Begitu keluar dari Muncak Teropong Laut, cuaca mulai gelap, angin berhembus sedikit kencang, tinggal menunggu hujan turun dari langit.

Lewat PPI Lempassing, masih aman, belum ada gerimis yang turun.

Lewat Pantai Mutun, masih aman juga, meskipun gerimis mulai turun sedikit. Tapi gak terasa, karena saking sedikitnya.

Masuk ke Pasar Hanura, lalu Pantai Dewi Mandapa, masih aman karena gerimis juga masih kecil banget.

Begitu mau sampai Dermaga Ketapang, tempat penyeberangan ke Pulau Pahawang, hujan turun dengan derasnya.

Lewat Pantai Klara dan Pantai Batu Mandi terus sampai ke Batalyon Infanteri, hujan turun dengan deras. Kita pun berhenti di Batalyon Infanteri, mampir ke masjid, untuk sholat.

Setelah itu, lanjut lagi, menuju Marines Eco Park, setelah bertanya kepada penduduk setempat.

Dan lagi-lagi hujan turun dengan lebat. Ternyata lokasinya juga jauh dari Pantai Klara.

Untungnya jalanan tidak terlalu parah, relatif bagus, meskipun ada beberapa kerusakan serta ada jalan yang longsor juga.

Alhasil, benar-benar hujan-hujanan sepanjang perjalanan, cuma karena penasaran pengin tahu Marines Eco Park Lampung ^_^.

Dan Ini Dia Marines Eco Park Lampung


marines eco park lampung
Gerbang masuk Marines Eco Park

Setelah perjalanan yang cukup panjang, menguras tenaga, waktu, dan pikiran, akhirnya sampailah kita di Marines Eco Park Lampung ^_^.

Kalau dilanjutkan terus, sampai deh ke Teluk Kiluan hehehe.

Di pertigaan Padang Cermin, ada tulisan "Teluk Kiluan 32 km". Wah, sudah dekat berarti ya. Hmmm, kapan-kapan deh lanjut ke Teluk Kiluan.

Sampai di gerbang masuk Marines Eco Park, hujan sedikit reda, tinggal gerimis saja. Dari depan gerbang masuk ini, terlihat beberapa remaja wanita sedang foto-foto di lapangan. Hmmm, maksa amat ya, ujan-ujan aja foto-foto di lapangan hehehe.

Kita langsung masuk saja, menjelajahi jengkal demi jengkal tanah berpasir di Pantai Marines Eco Park ^_^.

Sepi. Iya, sepi pengunjung. Mungkin karena hujan.

Penjaga tiket masuknya juga gak ada. Jadi kita asal masuk saja, gak ada tiket masuk :)

Ujan kali ya, jadi males si penjaganya, karena pengunjungnya sedikit hehehe.

Lumayan lah, wisata gratis hihihi.

pantai marines eco park
suasana pantai yang sepi, mendung, gelap, gak cocok buat renang

Harapan awalnya, kita sebenarnya mau mandi di Pantai Marines Eco Park ini, memenuhi janji saya sama Alya. Apa mau di kata, ternyata suasana pantai Marines Eco Park ini sangat tidak mendukung untuk mandi. Pantainya tenang banget, gak berombak.

Selain itu, kelihatannya pantai ini berlumpur. Air sedang surut juga.

Kecewa banget.

Alya nagih terus mau mandi di laut.

Hmmm, akhirnya saya janjikan, untuk mandi di pantai dekat pantai Klara saja, dan ini benar-benar di luar planning :)

Di Marines Eco Park ini, saya ajak Alya menuju Jembatan Cinta, lalu foto-foto di sana.

jembatan cinta marines eco park
hujan di jembatan cinta

Di jembatan cinta, terlihat dengan jelas, air laut memang sedang surut.

Perahu-perahu, yang mungkin disewakan untuk snorkling pengunjung, terlihat tergeletak di belakang Jembatan Cinta.

Lihat ke kiri, pondokan-pondokan tanpa penghuni terlihat berjejer.

Ada satu pondokan yang ada penghuninya. Di sampingnya ada ban-ban yang disewakan, kano, banana boat, mungkin ia si pemilik barang-barang yang disewakan ini. Namun, suasana sepi tetap terlihat karena ketiadaan pengunjung.

Ada satu tempat yang benar-benar ramai, tempat karauke. Beberapa orang terlihat sedang bernyanyi ria, membelah suara rintik hujan, dan sedikit memecah kehampaan suara manusia di Marines Eco Park sore itu.

Ah, kita datang di waktu yang tidak tepat. Di kala hujan turun mengusir manusia dari tempat ini. Di kala laut sedang surut.

Kecewa.

Kecewa, karena Marines Eco Park ternyata tidak sesuai dengan yang saya harapkan.

Wednesday, February 15, 2017

Muncak Teropong Laut Yang Bikin Saya Takjub, Inilah Surganya Wisata Pesawaran Lampung

Jumanto.Com - Muncak Teropong Laut Yang Bikin Saya Takjub, Inilah Surganya Wisata Pesawaran Lampung. Hari Rabu, 15 Februari 2017, di saat sebagian masyarakat Indonesia asyik dengan pesta pilkada serentak, saya menikmati liburan sehari saya bersama keluarga dengan jalan-jalan keliling Lampung :)

Dari rumah, Alya sudah berkali-kali ngomel, minta ke kolam renang, karena sudah beberapa minggu ini kita janjikan mau ke kolam renang.

Niat awalnya sih mau ke Citra Garden Waterpark, tetapi di pertengahan jalan saya tawarin Alya untuk berenang di tempat lain saja. Setelah merayu sebentar, akhirnya Alya bilang "Iya".

Muncak Teropong Laut atau Muncak Tirtayasa


muncak teropong laut pesawaran
pemandangan aslinya jauh lebih indah daripada foto hp ini

Tujuan utama saya sebenarnya pengin jalan-jalan ke Marines Eco Park di Piabung, pengin tahu saja. Sudah lama merencanakan datang ke sana, tapi gagal terus.

Usaha terakhir menuju Marines Eco Park, setelah jalan-jalan ke Pantai Dewi Mandapa, sudah sampai ke Yonif dekat Pantai Batu Mandi, gagal di pertengahan jalan, karena kehujanan, kesorean, dan tidak bisa menemukan lokasi hehehe.

Saking penasarannya, hari Rabu kemarin, meskipun hujan deras, tetap kita paksakan, mau tidak mau, harus sampai ke Marines Eco Park ^_^.

Sebelum ke Marines Eco Park, kita pun mampir dulu ke tempat wisata di Lampung yang sedang ngehits, Muncak Teropong Laut atau Muncak Tirtayasa, Pesawaran.

Dari rumah, kita berkendara ke arah Kemiling, masuk jalur dua, di Palang Besi ambil arah kiri menuju Lembah Hijau, Citraland, Sumur Putri, lalu jalan terus lewat belakang perumahan Citra Garden sampai ketemu simpang Pom Bensin Keteguhan di Jalan RE Martadinata.

Berhubung perut sudah lapar, sebelum foto-foto cantik di Muncak Teropong Laut, kita memutuskan untuk menikmati kuliner favorit saya, Soto Sokaraja di Lampung. Duh, nikmatnya.

Rute Menuju Muncak Teropong Laut Pesawaran


Rute menuju Muncak Teropong Laut Pesawaran mudah banget ditemukan. Setelah makan sroto Sokaraja di RM Barokah, kita jalan lagi ke arah Pom Bensin, lalu belok kiri menyusuri Jalan RE Martadinata, satu jalur menuju Pantai Mutun, Pantai Dewi Mandapa, Pulau Pahawang, dll.

Dari Pom Bensin di pertigaan Jalan RE Martadinata ini, lokasi Muncak Teropong Laut tidak terlalu jauh.

Setelah melewati Pantai Duta Wisata, lalu jalan lagi ke depan, sekitar 2 km sebelum PPI Lempassing, di sebelah kanan jalan, setelah melihat papan penunjuk arah menuju Muncak Teropong Laut, kita pun langsung ambil jalan belok arah kanan.

rute menuju muncak tirtayasa
foto ini saya ambil pas pulang dari muncak tirtayasa

Dari papan penunjuk arah ini, kita mesti jalan sekitar 1,5 km lagi dengan medan jalan beragam, dari aspal cukup halus, aspal mengelupas, jalan onderlagh.

Overall, jalannya masih cukup mudah dilewati baik oleh mobil maupun motor.

Papan penunjuk jalan banyak kita jumpai sepanjang jalan sehingga kita pun dapat menjangkau Muncak Teropong Laut ini dengan mudah. Tidak nyasar.

pintu masuk muncak teropong laut
pintu masuk muncak tirtayasa

Setelah perjalanan beberapa menit, kita pun akhirnya sampai di Muncak Teropong Laut Pesawaran.

MuncaPas Dulu, Sebelum Masuk Muncak Teropong Laut


Selain papan penunjuk arah menuju Muncak Teropong Laut, di sepanjang perjalanan juga kita jumpai papan penunjuk arah menuju MuncaPas dengan tulisan "MuncaPas 5 km".

Karena penasaran, kita pun memutuskan untuk jalan dulu menuju MuncaPas, yang harus kita tempuh sekitar 3 km lagi dari Muncak Teropong Laut.

Gak sia-sia, kita jalan dulu ke MuncaPas. Kalau kita cuma mentok di Muncak Teropong Laut, kita tidak tahu kalau ternyata pemandangan indahnya teluk Lampung tidak cuma berhenti di Muncak Teropong Laut.

Di sekitaran Muncak Teropong Laut, sebenarnya ada banyak sekali tempat yang bisa kita jadikan spot foto-foto, tapi harus bayar 3 ribu rupiah per spotnya.

Kalau mau puas foto-foto dengan banyak spot, langsung masuk saja ke Muncak Teropong Laut, cuma bayar 5 ribu rupiah, dapat banyak spot foto-foto.

Nah, kita memutuskan jalan ke depan lagi, menuju MuncaPas.

Ternyata, masih banyak sekali spot di sepanjang perjalanan, yang cantik-cantik, untuk menikmati keindahan Teluk Lampung dari ketinggian, selain Muncak Teropong Laut.

Jika Muncak Teropong Laut cuma bisa menikmati Teluk Lampung di pantai-pantai Pesawaran, yang ada di sebelah kiri jalan, kita bisa menikmati juga pemandangan Teluk Lampung di Pantai-pantai Teluk Betung serta pemandangan kota Bandar Lampung dari ketinggian, di sebelah kanan jalan, saat kita jalan lurus lagi menuju MuncaPas.

Di sebelah kanan, ada tempat wisatanya juga, untuk spot foto-foto khusus pemandangan kota Bandar Lampung dan pemandangan Teluk Lampung di Bandar Lampung.

Persis di tanjakan sebelum tempat wisata yang satu ini, di sebelah kiri jalan, pemandangan Teluk Lampung di Pesawaran juga tidak kalah indahnya.

Ini dia foto kita (sayangnya pakai kamera HP, kalau pakai kamera digital akan lebih bagus lagi. Pemandangan aslinya jauh lebih bagus dari yang di foto):

pemandangan arah muncapas
pemandangan Teluk Lampung dan pulau-pulaunya

Saat kita mentok, sampai ke MuncaPas, kelihatannya tempat ini belum selesai dibangun. Jalan masih tanah, dan masih ada alat berat beroperasi.

Kita pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke Muncak Teropong Laut.

Inilah Muncak Teropong Laut yang Bikin Takjub


Setelah puas menikmati pemandangan yang menakjubkan sepanjang perjalanan menuju MuncaPas, kita pun mampir ke Muncak Teropong Laut, membayar tiket 5 ribu rupiah per orang, lalu segera saja berfoto-foto di tempat ini.

Cukup dengan 5 rupiah, kita bisa menikmati banyak spot foto, gak rugi kan.

Pengunjungnya cukup ramai, meskipun hari sedang terik-teriknya. Pengunjungnya juga bukan cuma anak muda saja, anak-anak kecil, ibu-ibu, dan pasangan remaja, semua ada.

Rumah Pohon Muncak Teropong Laut


muncak teropong laut
foto di rumah pohon

Spot foto yang pertama ada rumah pohon dengan tulisan "Muncak" di bawahnya. Tempat ini favorit banget lho buat pengunjung.

Satu rumah pohon memiliki kapasitas maksimal 2 orang, jadi jangan sampai berlebih untuk keselamatan bersama.

Saat naik ke sini, rasanya agak serem-serem gimana gitu, agak goyang sedikit, dan kalau melihat ke bawah, langsung deg deg ser perasaannya :)

Rumah pohon di Muncak Teropong Laut Pesawaran ini sangat tidak recommended bagi yang takut ketinggian.

Kita sih kemarin melebihi kapasitas, bertiga: saya, mama, Alya. Tapi karena sama anak kecil, jadi ya gapapa kali ya hehehe.

Spot Foto Muncak Teropong Laut Paling Atas


spot foto muncak teropong laut paling atas

Spot foto paling atas juga harus Anda coba saat berkunjung ke Muncak Teropong Laut. Dari spot ini, pemandangan laut Teluk Lampung akan terlihat lebih lebar dan lebih jelas.

Sama dengan rumah pohon tadi, kapasitas maksimal juga 2 orang, dan jangan lupa gantian dengan pengunjung lain kalau pengunjung sedang ramai.

Kalau lagi sepi pengunjung sih boleh seharian foto-foto di situ hehehe.

Spot Papan Berbentuk Lingkaran


spot foto muncak teropong laut berbentuk lingkaran

Mau di mana spot yang dipilih, semuanya cantik-cantik. Latar belakang pemandangannya memang menakjubkan, dan Anda baru bisa betul-betul merasakan keindahannya kalau sudah pernah datang ke sini.

Pertama kali saya lihat foto di instagram, kelihatannya juga tidak terlalu wah. Tapi pas sampai di sini, ternyata wah banget pemandangannya. Wonderful. Ajib. Edan. Kata apa lagi yang bisa menggambarkan kekaguman yang sangat :)

Spot Foto Lainnnya


Masih banyak sih spot foto lainnya di Muncak Teropong Laut Pesawaran. Kalau mau tahu lengkapnya, datang langsung aja yah ke sini, soalnya gak akan ngerasakan indahnya kalau gak dateng langsung sih hehehe.

Ini dia spot foto lainnya:

muncak tirtayasa
maksimal 6 orang ya
pohon kelapa muncak teropong laut
rindang banget ngadem di sini
tempat foto di muncak teropong laut
masih banyak spot foto yang belum bisa saya upload :)

Total Biaya Masuk Teropong Laut Pesawaran


Biaya yang saya keluarkan saat jalan-jalan ke Muncak Teropong Laut:
  • Tiket Masuk 3 orang: Rp15.000,-
  • Parkir Motor: Rp3.000,-
  • Jajan Alya beli Es Teh Manis: Rp7.000,-
  • Total: Rp25.000,-

Di dalam Muncak Teropong Laut ada warung yang berjualan. Ada juga toilet dan mushola,

Gimana, tertarik untuk berkunjung ke Muncak Teropong Laut Pesawaran?

Sunday, February 12, 2017

Macarena Foodcourt, Tempat Nongkrong Asyik di Lampung

Jumanto.Com - Macarena Foodcourt, Tempat Nongkrong Asyik di Lampung. Beraneka macam foodcourt bermunculan di Kota Bandar Lampung. Para pencinta kuliner Lampung kini punya banyak pilihan untuk menikmati hidangan favoritnya.


Selain Perut Bulat Cafe & Resto yang sedang ngehits, atau Central Kuliner Lampung, di Kota Bandar Lampung juga ada salah satu foodcout yang layak untuk Anda kunjungi, yaitu Macarena Foodcourt.

Bagi Anda yang hobi nongkrong, jika ingin mencari tempat nongkrong di Lampung, bisa mencoba tempat yang satu ini.

Lokasi Macarena Foodcourt Lampung


Macarane Foodcourt terletak di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung. Persis sebelum sampai PKOR Way Halim, di sebelah kiri jalan, di samping Samsung Superstore.

macarena foodcourt lampung

Kalau dari arah Mall Boemi Kedaton, jalan lurus terus ke arah Way Halim, melewati Yu One Milk, Rumah Merah Pujasera, dan berbagai foodcourt lain di Way Halim.

Saat sampai di perempatan/lampu merah, masih jalan lurus terus lagi, sampai ketemu Samsung Superstore di sebelah kiri jalan.

Nah, di sinilah letak Macarena Foodcourt.

Macarena Foodcourt ini terbilang masih baru, baru resmi dibuka pada tanggal 25 Agustus 2016 lalu.

Menu Makanan Macarena Foodcourt yang Kita Pesan


Kita sebenarnya sudah cukup lama makan di sini, yaitu 5 November 2016 lalu. Pilihan menu makanan di Macarena Foodcourt ini cukup beragam, dari makanan ringan, sampai makanan berat, makanan lokal dan makanan ala luar.


Nah, saat kita berkunjung ke Foodcourt Macarena di Way Halim ini, saya pesan menu makanan Mie Mangkok dari Raja Mie Piring.

Istimewanya mie mangkok ini, mie dan mangkoknya bisa dimakan, mantap deh rasanya. Lumayan enak. Mangkok mie ayamnya terbuat dari pangsit sehingga dimakan juga mangkoknya.

mie mangkok macarena foodcourt
mie mangkok pesanan saya

Kalau saya pesan mie mangkok, mama lebih memilih untuk mencicipi bakmie mangkok cah cabe dari Raja Mie Piring juga.

Dan inilah bakmie mangkok cah cabe pesanan mama:

bakmie mangkok cah cabe foodcourt macarena
bakmie mangkok pesanan mama

Sedangkan Alya malah pesan kwetiaw mangkok raja, yang ujung-ujungnya gak dimakan, karena kekenyangan makan es durian.

kwetiaw foodcourt macarena
kwetiaw pesanan Alya

Semua pesanan kita mangkoknya bisa dimakan, khas sajian dari Raja Mie Piring. Karena Alya cuma makan sedikit kwetiawnya, jadilah saya yang disuruh menghabiskan, dan beneran deh, perut saya kekenyangan banget menghabiskan satu porsi mie ayam dan kwetiaw.

Untuk minumnya, Alya pesan Sop Durian Oreo, dan rasanya ternyata nikmat banget. Sop Durian Oreonya recommended banget deh buat dicoba hehehe.

sop durian oreo macarena foodcourt
Alya kenyang duluan makan sop durian ini

Sop Duriannya dikasih irisan keju di atasnya, dilengkapi juga dengan satu buah oreo.

Sedangkan minuman untuk kita, kita memesan satu botol Aqua ukuran sedang.

harga makanan macarena foodcourt


Total harga makanan Macarena Foodcourt yang harus kita bayar:
  • 1 porsi mie mangkok: Rp12.000,-
  • 1 porsi bakmie mangkok cah cabe: Rp17.000,-
  • 1 porsi kwetiaw mangkok raja: Rp12.000,-
  • 1 porsi Sop Durian Oreo: Rp20.000,-.
  • 1 botol aqua sedang: Rp5.000,-
  • Total: Rp66.000,-

Gimana, harga makanan di Macarena Foodcourt Lampung terjangkau banget bukan?

Menu makanan lain di Macarena Foodcourt Lampung yang bisa Anda pesan ada aneka macam bakso, aneka macam sop durian dari The King Sop Durian, sate jepang, nasi bakar, sosis bakar, aneka pempek, soto betawi, iga, sop buntut, bebek, dimsum, pizza, dan aneka makanan dan minuman lainnya.

Untuk sarana dan prasarananya ada parkiran yang luas, mushola, dan toilet juga.

Nah, buat Anda yang belum pernah berkunjung ke Macarena Foodcourt, rasanya belum lengkap jelajah kuliner Anda jika belum mengunjungi Macarena Foodcourt Lampung. Selamat mencoba ya.

Saturday, February 11, 2017

Camp 91 Kedaung Outbound Kemiling, Cocok Banget Buat Refreshing Bareng Si Kecil

Jumanto.Com - Camp 91 Kedaung Outbound Kemiling, Cocok Banget Buat Refreshing Bareng Si Kecil. Setelah malam mingguan di daerah Teluk Betung dan makan malam di Jumbo Seafood Lampung, hari Minggunya kita jalan-jalan lagi ke tempat wisata baru di Lampung, yaitu Camp 91 Kedaung Outbound Kemiling, Bandar Lampung.


Masih ada beberapa tempat wisata di sekitaran Kota Bandar Lampung yang belum sempat kita kunjungi, di antaranya ada Puncak Mas Sukadanaham, Muncak Tirtayasa, dan Camp 91 Kedaung.

Berhubung Camp 91 ini merupakan tempat wisata di Lampung yang paling dekat dengan rumah, jadi kita memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata yang satu ini.

Setelah sempat nyasar, karena saya pikir pintu masuknya lewat jalan setelah SMA 7 Bandar Lampung, akhirnya kita pun putar balik, dan ketemu juga Camp 91 Kedaung ini.

Rute Menuju Camp 91 Kedaung


Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Outbond Camp 91 Kedaung Kemiling ini, bisa ditempuh lewat Kemiling, Citraland (Tugu Duren, Puncak Mas), atau lewat Pasar Tamin.

Yang jelas, rute paling mudah bisa kita tempuh lewat Palang Besi, Kemiling.

Dari lampu merah Kemiling, masuk ke Jalur Dua, melewati Pasar Tani, sampai ketemu simpang, kalau ke kiri menuju Palang Besi/Lembah Hijau dan kalau lurus menuju SMA 7 Bandar Lampung/Taman Kupu-kupu Gita Persada/Penangkaran Rusa Tahura WAR.

Ambil yang arah kiri menuju Palang Besi/Lembah Hijau. Jalan sekitar 100 meter dari simpang ini, akan ada simpang ke kanan dengan tulisan "Sekolah Polisi Negara (SPN)" dan ada juga papan penunjuk arah "Camp 91 Kedaung".

Jika ketemu tulisan ini, ambil arah kanan, lalu ikuti saja jalan ini sampai ketemu penunjuk arah ke Camp 91 Kedaung.

Kalau sudah ketemu papan arah, ambil arah kiri, dan ikuti terus papan penunjuk arah.

Di tiap-tiap pengkolan sudah ada penunjuk arahnya kok, meskipun kecil.

Kita kemarin sempat nyasar sedikit juga, yang harusnya ambil kiri, malah kita lurus terus sampai ketemu SPN. Setelah ketemu SPN, kita ambil jalan ke kiri, lalu sekitar 100 meter, ternyata ada papan penunjuk arahnya juga, dan kita ambil kiri lagi, mengikuti papan penunjuk arah, dan akhirnya sampai juga.

Kalau sudah ketemu spanduk seperti ini, berarti kita sudah sampai di kompleks Camp 91 Kedaung Kemiling, Bandar Lampung.

camp 91 kedaung kemiling


Kalau dari arah Citraland, atau Pasar Tamin, ambil jalan menuju Lembah Hijau. Melewati Lembah Hijau, masih jalan lurus terus menuju Palang Besi.

Setelah sampai Palang Besi, akan kita temukan papan SPN dan penunjuk arah Camp 91 Kedaung. Ikuti papan arah ini seperti rute di atas.

Mudah banget ditemukan bukan?

Ngapain Aja di Outbond Camp 91 Kedaung?


Tempat wisata di Kedaung ini tidak sebesar Lembah Hijau. Tapi, daya tariknya adalah karena lokasinya yang berada di perbukitan dan ada satu spot cantik untuk foto-foto dengan latar belakang Gunung Betung.

Suasananya seperti sedang berada di Bandung saja.

foto camp 91 kedaung kemiling
spot favorit saya

Spot ini adalah spot paling menarik buat saya untuk mengambil gambar. Ada kolam renang mini, lalu bisa duduk-duduk di kursi cantik, dengan hiasan dua buah teko dari tanah liat, dan paling memukau adalah latar belakang berupa pemandangan Gunung Betung.

Cakep banget tempat yang satu ini, dan favorit banget buat pengunjung untuk mengambil gambar.

Selain itu, ada jembatan menuju rumah pohon yang instagramable banget.

tempat foto di camp 91 kedaung
spot foto menarik di instagram

Di tempat inilah biasanya pengunjung mengunggah fotonya di instagram atau facebook, karena cantik benar memang pemandangannya.

Tempat ini bernama Canopi Trail dengan kapasitas maksimal 6 orang. Jadi, pengunjung harus bergantian untuk dapat menikmati tempat ini.

Kalau mau bebas, datanglah ke sini di pagi hari, karena pengunjung biasanya belum terlalu banyak dan kita bebas menikmati apa saja.

Siang hari dari jam 2 ke atas, sudah mulai ramai pengunjung.

Sesuai dengan namanya, Camp 91 Kedaung memang merupakan tempat Outbond sehingga wahana yang ada pun adalah wahana Outbond.

Bagi Anda yang hobi dengan flying fox, bisa bermain flying fox, cukup membayar 15 ribu rupiah saja. Selain itu, ada juga Motor ATV untuk memacu adrenalin Anda.

outbond camp 91 kedaung
tempat anak bermain, ada flying fox mini

Buat kita yang membawa anak kecil, tempat ini juga cocok banget buat tempat bermain si kecil. Ada beberapa arena yang bisa dijadikan tempat bermain anak, dan saya yakin si kecil akan betah bermain di sini.


Untuk anak di bawah usia 5 tahun harus dengan pengawasan orang tua.

Camp 91 Kedaung Kemiling dilengkapi dengan villa/cottage yang bisa disewa bagi pengunjung yang ingin menginap di sini. Tersedia juga warung, toilet, parkir kendaraan, kursi-kursi untuk duduk-duduk di alam terbuka, pondokan-pondokan, dan spot-spot untuk foto-foto.

Camp 91 Outbound Kedaung, Kemiling, dapat menjadi salah satu alternatif liburan keluarga Anda di Bandar Lampung.

Tiket Masuk Camp '91 Kedaung Kemiling cukup 10 ribu rupiah saja per orangnya. Gimana, pengin main ke Camp 91 Kedaung Kemiling?

Soto Sokaraja di Lampung, Di Sinilah Tempatnya ....

Jumanto.Com - Soto Sokaraja di Lampung, Di Sinilah Tempatnya. Sebagai warga asli Banyumas, yang sekarang sedang merantau di Lampung, atau sudah pindah ke Lampung, baik karena transmigrasi atau karena tuntutan pekerjaan, akan selalu ada makanan khas Banyumas, Sokaraja, Purbalingga, Cilacap, Purwokerto, dan sekitarnya yang tidak akan pernah bisa dilupakan rasanya. Makanan khas tersebut salah satunya adalah Sroto atau Soto Sokaraja.

Sroto Sokaraja adalah makanan khas masyarakat eks Karesidenan Banyumas, dengan bumbu khasnya berupa sambal kacang. Inilah yang membedakan Soto Sokaraja dengan soto-soto lainnya di Indonesia.

A photo posted by Jumanto (@jumantodiary) on

Sroto sendiri memiliki rasa manis dan gurih kacang, diisi dengan irisan daging ayam, lalu ditambahkan kerupuk, mie bihun, kecambah, ketupat, dan ditaburi dengan daun bawang mentah, lalu disiram dengan kuah panas yang nikmat. Duh, membayangkan saja, saya sudah langsung ngiler :)

Buat saya, tidak ada makanan seenak Sroto Purbalingga atau Sroto Sokaraja, sehingga di manapun akan selalu saya cari. Apalagi kalau mudik ke Purbalingga, Sroto adalah makanan wajib buat saya.

Nah, sayangnya, di Lampung ini, saya belum bisa menemukan Sroto Purbalingga atau Sroto Sokaraja dengan rasa yang original, yang seenak sroto di Purbalingga sana.

Namun, setidaknya, ada satu warung Sroto Sokaraja yang bisa Anda coba, saat Anda berada di Lampung, atau kalau saat ini tinggal di Lampung.

Soto Sokaraja di Lampung


Ya, ada satu warung Soto Sokaraja di Lampung yang bisa sedikit mengobati rasa kangen kita pada kuliner khas Banyumas ini, yaitu Warung Sroto Mas Budi, yang berada di daerah Teluk Betung. Tepatnya berada di daerah Keteguhan.

Letaknya persis ada di pinggir jalan raya yang mau ke Pantai Mutun dan sekitarnya. Kalau lewat sini, pasti akan kelihatan di kiri jalan bertuliskan Soto Sokaraja.

soto sokaraja di lampung
Warung Sroto di Lampung

Nama warungnya sebenarnya bukan Warung Mas Budi, tapi RM Barokah. Di warung makan inilah kita bisa menikmati kuliner Soto Sokaraja di Lampung.

Untuk pilihan dagingnya ada pilihan daging ayam atau daging sapi. Pas saya dateng ke sini, saya pilih daging sapi, mengikuti kedua kawan saya yang memesan daging sapi.

Saya tahu ada warung sroto ini dari kawan sekantor saya, Pak Tiono dan Pak Wondo, yang sama-sama berasal dari Purbalingga.

Ini dia dua kawan saya yang mengajak saya makan sroto di Warung Makan Barokah di Keteguhan:

A photo posted by Jumanto (@jumantodiary) on

Sama-sama berasal dari satu kampung halaman, sehingga cita rasa kami terhadap kuliner Khas Purbalingga ini pun sama.

Mendapatkan menu sroto di Lampung ini cukup susah, dan belum pernah saya dapatkan menu yang benar-benar pas di lidah.

Saya sudah beberapa kali melihat warung makan yang menjual sroto, namun rasanya jauh banget dari harapan.

Sroto di RM Barokah di Keteguhan, Teluk Betung ini, cukup lumayanlah untuk mengobati rasa kangen pada sroto Purbalingga, meskipun soal rasa tentunya masih belum bisa menyamai sroto yang ada di Purbalingga.

Kata kawan saya, kalau yang masak Mas Budi ini, memang rasanya kurang pas. Tapi sewaktu mertua Mas Budi yang masak, katanya enak banget.

Maklum, mertua Mas Budi ini asli dari Cilacap, sedangkan Mas Budi baru belajar dari mertuanya. Belum terserap semua ilmunya hehehe.

Bagi Anda yang kangen sama sroto, boleh lah mampir ke Warung Mas Budi ini. Bisa sedikit mengobati rasa kangen Anda.

Demikian info mengenai Soto Sokaraja di Lampung, mudah-mudahan para sedulur Panginyongan dapat mencicipi makanan favorit kita ini hehehe. Selamat mencoba.

Jumbo Seafood Lampung Memang Mantap, Gak Rugi Dah Makan di Resto Ini

Jumanto.Com - Jumbo Seafood Lampung Memang Mantap, Gak Rugi Dah Makan di Resto Ini. Hai sobat, jalan-jalan akhir pekan kali ini saya habiskan di Teluk Betung, Bandar Lampung.

Sorenya, saya foto-foto dulu di Citraland Bandar Lampung, lalu lanjut sholat di Masjid dekat Jumbo Seafood, beli ikan di Pasar Ikan Gudang Lelang, kemudian makan di Jumbo Seafood Bandar Lampung, terakhir menikmati hiburan musik cantik di Little Europe komplek Perumahan Citra Garden Bandar Lampung.

jumbo seafood lampung
makan di Jumbo Seafood Lampung

Jumbo Seafood Lampung konon dulunya bernama Jumbo Kakap, karena terletak di Jalan Ikan Kakap, Teluk Betung. Namun, karena lokasinya sudah pindah, gak di Jalan Kakap lagi, jadi namanya berubah jadi Jumbo Seafood.

Nah, selain makanan seafood di Pindang Riu Bandar Lampung, ternyata masih ada resto yang recommended banget nih buat dikunjungi. Buat Anda yang ingin menikmati kuliner Lampung, Jumbo Seafood Kota Bandar Lampung bisa menjadi alternatif pilihan Anda untuk menghabiskan akhir pekan atau nongkrong bareng kawan di Lampung ini.

Alamat Jumbo Seafood Lampung


Jumbo Seafood Lampung terletak di Jl. Ikan Sepat Kompleks Naga Intan, Teluk Betung, Bandar Lampung. Letaknya tidak jauh dari Pasar Ikan Gudang Lelang, sekitar 500 meter saja.

Dari Pusat Oleh-oleh Manisan Yen Yen juga tidak terlalu jauh, sekitar 1 km.

Kalau bingung mencari tempatnya, tanya saja kepada warga setempat. Penunjuk arah menuju Jumbo Seafood Lampung juga sebenarnya sudah ada sehingga mudah sekali dijangkau.

Kalau mau memesan makanan di Jumbo Seafood Lampung, bisa juga lewat jasa Ojek Kuliner, buat dianter ke rumah. Resto di Bandar Lampung ini sudah bekerja sama dengan Ojek Kuliner Lampung.

Kalau mau menghubungi langsung, bisa menghubungi nomor telepon Jumbo Seafood Lampung: (0721) 476159.

Jam Buka Jumbo Seafood Bandar Lampung


Jam buka Jumbo Seafood Bandar Lampung Resto mulai dari pukul 11.00 pagi sampai dengan pukul 22.00 malam.

Tapi, kemarin, saat kita makan malam di resto ini, jam 9 malam saja sudah closed, mungkin karena saking ramainya sehingga banyak bahan makanan yang sudah habis.

Malam minggu kemarin memang ramai banget pengunjung yang makan malam di Jumbo Seafood Lampung. Untungnya, kita datang persis pas habis maghrib sehingga masih cukup banyak meja makan yang kosong.

Untuk tempat makannya ada tiga pilihan: lesehan, di ruangan ber ac, atau di ruangan terbuka (tetap pakai atap).

Kita memilih makan di ruangan terbuka, dan pilih tempat paling pojok :)

Menu Makanan Jumbo Seafood Lampung yang Kita Pesan


Menu makanan yang kita pesan di Jumbo Seafood Lampung tidak jauh-jauh dari ikan, karena kita memang suka ikan. Dan ikannya tentu ikan laut.

menu makanan jumbo seafood lampung
ikan bawal dan tauge tahu yang kita pesan

Berhubung ikan simba dan ikan kerapu sudah habis, tinggal ikan bawal saja, maka kita pun memesan satu porsi ikan bawal saus asam manis. Beratnya 0,35 kg atau 3,5 ons.

Lalu kita pesan juga tumis toge dan tahu, sambal, satu es jeruk, dua es teh manis, dan dua buah nasi putih.

Menunggu makanan datang ternyata cukup lama, dan datangnya juga gak bareng-bareng. Dicicil. Mungkin karena saking ramainya pengunjung.

Yang paling mengecewakan, sambal pesanan kita ternyata gak datang. Padahal nasi sudah mau habis. Duh, kecewa bener sama yang satu ini.

Untungnya, rasa bawal asam manis mantap, dan tumis tauge tahunya juga nikmat. Harga juga ramah di kantong.


Gak nyesel deh makan di Jumbo Seafood Lampung ini. Beda banget dengan makan di Warung Makan Bunga Matahari, kapok kita makan di sana :).

Setelah makanan habis, kita sikat semua, kita pun memesan udang goreng tepung, dibungkus, buat di bawa pulang.

Daftar Harga Makanan di Jumbo Seafood Lampung


Saat kita mau memesan makanan, waitress akan mengantarkan daftar menu beserta harga menunya.

Oiya, perlu dicatat juga, harga menu yang tercantum di daftar menu itu belum termasuk pajak (PPN), jadi jangan kaget kalau bayarnya lebih besar dari itu.

PPN besarnya 10% dari daftar harga makanan.

harga menu makanan di jumbo seafood lampung
harga makanan yang kita pesan

Total harga makanan di Jumbo Seafood Lampung yang kita pesan sebagai berikut:
  • Ikan Bawal Sambal Asam Manis seberat 3,5 ons, per ons Rp14.000,- (belum PPN), total Rp49.000,-.
  • Tauge Tahu 1 porsi Rp12.500,-
  • Nasi putih 2 Rp10.000,-
  • Es Jeruk 1 Rp9.000,-
  • Es Teh Manis 2 Rp4.000,-
  • Udang 1 porsi (5 ons) Rp100.000,-
  • Total Rp184.500,-, PPN 10% sebesar Rp18.450,- sehingga total yang harus kita bayar Rp202.950,- dan saya bayar pakai Debit Mandiri.

Es Teh Manisnya murah banget lho, dua ribu rupiah per gelasnya. Kita pesan 2, cuma 4 ribu rupiah, belum termasuk PPN.

Gimana, harganya masih ramah di kantong kan? Hehehe. Recommended deh buat dijadikan tempat nongkrong di Lampung.

Untuk sambel pesanan yang tidak datang, akhirnya kita cancel dan saat bayar kita bilang bahwa sambalnya dicancel. Sama kasirnya pun ditulis cancel sayur Rp3.000,-.

Penutup


Untuk pencinta makanan seafood, tempat ini recommended banget buat dikunjungi. Harga menunya cukup ramah di kantong. Rasa pun enak.

Resto di Bandar Lampung ini juga selalu ramai pengunjung, jadi jangan heran kalau sampai tidak kebagian meja makan.

Selain menu seafood, ada juga menu lain seperti sate, gurameh, dan aneka menu makanan dan minuman lainnya.

Jumbo Seafood Lampung wajib buat Anda kunjungi saat Anda jalan-jalan ke Lampung. Tempat nyaman, harga ramah, rasa pun maknyus. Selamat mencoba.